Benarkan Makan Makanan Pedas Bisa Mempercepat Proses Persalinan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 Desember 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jika ibu hamil tak kunjung menunjukkan tanda melahirkan, padahal sudah waktunya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memicu persalinan. Salah satunya adalah dengan makan makanan pedas. Apa kata dunia medis soal bisik tetangga yang bilang bahwa makanan pedas memicu persalinan?

Benarkah makanan pedas memicu persalinan?

Banyak perempuan yang percaya bahwa makan makanan pedas memicu persalinan. Makanan pedas pada umumnya membuat perut sakit dan mulas, sehingga dipercaya bisa merangsang datangnya kontraksi tanda melahirkan. Makanan pedas juga disinyalir dapat menyebabkan tubuh melepaskan hormon prostaglandin melalui proses pencernaan, yang akan memicu kontraksi pada rahim.

Namun, teori yang bilang bahwa makanan pedas dapat mempercepat kelahiran ditolak mentah-mentah oleh dunia kedokteran. Dilansir dari WebMD, Tery Harper, MD, pakar pengobatan ibu dan anak, bahkan mengatakan bahwa tidak ada hubungannya antara makanan yang tersimpan di lambung dengan kerja otot rahim untuk berkontraksi. “Sampai saat ini, belum ada satupun studi ilmiah yang dapat membuktikan bahwa makanan pedas dapat memicu persalinan,” tandas Harper.

Pernyataan ini pun diamini oleh Elizabeth Stein, seorang bidan di New York. Stein mengatakan, “Tidak ada cara alami yang terbukti efektif dan aman untuk mempercepat persalinan.” Tidak ada makanan manapun yang dapat mendorong terjadinya persalinan. Satu-satunya cara yang dapat diandalkan untuk mempercepat kelahiran anak adalah dengan induksi medis di rumah sakit yang melibatkan obat-obatan.

Lantas, kenapa banyak perempuan yang melaporkan bahwa makanan pedas dapat memicu persalinan? Hal ini mungkin berangkat dari sugesti. Beberapa orang bisa mengalami kram perut sehabis makan makanan pedas, yang seringnya dianggap sebagai tanda awal kontraksi. Padahal, kram perut ini disebabkan oleh penumpukan gas dari gejala maag dan refluks asam lambung. Kedua hal ini merupakan masalah yang umum terjadi pada orang-orang yang mengonsumsi makanan pedas, terutama jika perutnya memang sensitif.

batu empedu saat hamil

Jadi, apakah ibu hamil tidak boleh makan pedas?

Jika Anda ingin tetap mencoba, tidak ada salahnya. Yang harus Anda perhatikan adalah porsinya. Jangan terlalu banyak, sampai usaha coba-coba Anda malah menyebabkan perut terasa mulas atau bahkan diare.

Berikut beberapa tips bila Anda ingin mengonsumsi makanan pedas, seperti:

  • Dampingi makanan pedas dengan segelas susu untuk membantu meminimalkan rasa panas dalam perut.
  • Satu sendok makan madu juga bisa membantu mencegah mulas setelah mengonsumsi makanan pedas.

Namun, penting untuk Anda ketahui bahwa menghindari makanan pedas tentu menjadi langkah terbaik Anda untuk menjaga kesehatan Anda dan janin Anda. Tetap konsumsi makanan yang direkomendasikan oleh dokter agar nutrisi Anda dan janin Anda tetap tercukupi dengan baik.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Telat haid dan mual-mual adalah tanda-tanda hamil yang paling umum. Namun, tahukah Anda, mimisan dan sakit kepala juga termasuk ciri-ciri hamil muda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Mungkin Anda sedang harap-harap cemas menunggu jadwal mens selanjutnya. Membedakan tanda hamil atau haid itu susah-susah gampang, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bercak darah tanda hamil atau menstruasi

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
program dan cara cepat hamil

7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat flu ibu hamil

Obat Flu untuk Ibu Hamil, Mulai dari Obat Medis Sampai Alami

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
garis hitam di perut linea nigra

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit