Cara Mudah Merawat Bekas Luka Operasi Caesar

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: Hello Sehat Medical Review Team

Pada saat melakukan operasi caesar mungkin Anda tidak merasakan sakit sedikitpun karena pengaruh obat bius yang disuntikkan pada Anda sebelum operasi. Namun, setelah selesai menjalani operasi, pengaruh obat bius tersebut lama-kelamaan akan menghilang dan Anda mulai merasakan sakit. Oleh karena itu, Anda membutuhkan pemulihan beberapa hari di rumah sakit sampai kondisi Anda pulih kembali.

Tak hanya sampai situ, operasi caesar pun membawa bekas luka pada perut Anda. Ya, pada saat operasi caesar, perut Anda disayat dengan menggunakan alat khusus kemudian setelahnya ditutup kembali, sehingga meninggalkan bekas luka.

Seperti apa bekas luka operasi caesar?

Pada awalnya, bekas luka akan sedikit timbul, bengkak, dan warnanya lebih gelap dibandingkan kulit Anda lainnya. Bekas luka operasi caesar memiliki panjang sekitar 10-15 cm dan lebar sekitar 0,3 cm. Namun, lama-kelamaan, lebar bekas luka ini juga akan menyusut dan warnanya akan menyamai warna kulit Anda sebenarnya, kurang lebih sekitar 6 minggu setelah operasi caesar.

Terdapat dua bentuk bekas luka sayatan operasi caesar, yaitu:

1. Horizontal

Sayatan horizontal atau transversal merupakan yang paling sering ditemukan sekarang ini, lebih dari 95% operasi caesar menerapkan sayatan ini. Sayatan horizontal dibuat melintang pada bagian perut paling bawah atau pada bagian terendah dari rahim Anda. Sayatan ini membuat perdarahan lebih sedikit. Juga, kemungkinan Anda melahirkan normal setelah melakukan operasi caesar dengan sayatan ini bisa jadi lebih besar.

2. Vertikal

Sayatan vertikal banyak dilakukan pada operasi caesar zaman dulu, sekarang sudah sedikit dokter yang menerapkan sayatan vertikal ini. Sayatan vertikal biasanya diterapkan untuk kasus-kasus tertentu, seperti jika Anda sudah mempunyai bekas luka operasi caesar sebelumnya dengan bentuk vertikal, jika bayi berada rendah di dalam rahim atau pada posisi bayi yang tidak biasa, atau pada keadaan darurat yang membutuhkan persalinan segera, seperti perdarahan hebat karena plasenta previa.

Sayatan vertikal dibentuk pada bagian tengah perut, biasanya di bawah pusar sampai ke garis rambut kemaluan Anda. Sayatan ini mungkin lebih menyakitkan dan membutuhkan lebih banyak waktu dalam penyembuhannya.

Jika Anda ingin melahirkan normal setelah operasi caesar dengan sayatan ini, maka risiko Anda mengalami komplikasi saat persalinan normal (seperti ruptur rahim) lebih besar. Namun, perlu Anda ketahui, biasanya sayatan pada perut Anda tidak sama dengan sayatan pada rahim Anda (dokter melakukan sayatan sebanyak dua kali pada perut dan rahim saat operasi caesar).

Bagaimana cara merawat bekas luka operasi caesar?

Perlu diketahui bahwa dokter menutup sayatan Anda saat operasi caesar bisa dengan tiga cara, yaitu:

  • Staples. Menutup sayatan dengan staples kulit merupakan cara yang paling mudah dan paling cepat dilakukan. Sebelum Anda meninggalkan rumah sakit, dokter akan mencabut staples dari luka sayatan Anda.
  • Jahitan. Cara ini membutuhkan waktu sekitar 30 menit dan dilakukan menggunakan jarum dan benang. Jahitan ini kemudian akan menyatu sendiri dengan kulit Anda. Terdapat penelitian bahwa cara ini merupakan cara yang lebih baik dilakukan. Penelitian tahun 2014 menunjukkan bahwa wanita yang jahitannya ditutup dengan cara dijahit, kemungkinannya lebih kecil sebesar 57% untuk mengembangkan komplikasi luka dibandingkan dengan wanita yang menggunakan staples untuk menutup jahitan.
  • Lem. Lem khusus digunakan untuk menutup luka sehingga kulit menyatu kembali. Beberapa ahli mengatakan bahwa cara ini dapat menyembuhkan luka lebih cepat dan meninggalkan bekas luka yang lebih baik. Dokter akan menggunakan cara lem dengan faktor-faktor tertentu, seperti bagaimana operasi caesar dilakukan, apakah dilakukan dengan sayatan horizontal, serta konsistensi kulit dan lemak perut Anda.

Sebelum Anda keluar dari rumah sakit, bekas luka sayatan Anda akan ditutupi dengan kertas seperti pita atau dikenal sebagai Steri-Strips. Pita ini berguna untuk melindungi luka Anda tetap tertutup dan bersih, serta akan terlepas sendiri sekitar 1 minggu. Pada saat penyembuhan, mungkin Anda akan merasakan gatal dan ini hal yang normal.

Agar bekas luka Anda cepat sembuh, Anda disarankan untuk tidak mengangkat sesuatu yang berat selama kurang lebih 2 minggu pertama setelah operasi caesar. Selama menunggu bekas luka sembuh, Anda dapat mandi dengan sabun tanpa menggosok bekas luka Anda. Pita yang menutupi bekas luka Anda tidak masalah jika basah karena mandi, namun tidak disarankan bagi Anda untuk berendam atau berenang.

Setelah sekitar 6 minggu, bekas luka Anda akan sembuh dan Anda bisa menjalankan aktivitas Anda seperti biasa. Walaupun bekas luka Anda sudah sembuh atau mengering, namun mungkin warnanya masih agak kemerahan. Ini adalah hal yang normal terjadi. Membutuhkan waktu 6 bulan sampai warna luka memudar, menjadi lebih pucat, dan hampir menyamai warna kulit Anda sebenarnya.

Apa yang dapat saya lakukan untuk mempercepat penyembuhan luka sayatan?

Terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu tubuh Anda menyembuhkan luka bekas sayatan operasi caesar lebih cepat, yaitu:

  • Jangan sampai Anda mengalami kelelahan

    Ambilah waktu istirahat sebisa mungkin. Tempatkan segala sesuatu yang Anda dan bayi Anda butuhkan dekat dengan Anda. Juga, hindari mengangkat barang-barang yang berat, pekerjaan rumah tangga yang berat, atau gerakan besar yang memungkinkan terjadinya peregangan pada kulit bekas luka atau mengiritasi bekas luka selama enam minggu pertama.

  • Mendukung perut Anda

    Gunakan postur tubuh yang baik ketika berdiri atau berjalan. Tahan sedikit perut Anda yang berdekatan dengan bekas sayatan selama Anda melakukan gerakan tiba-tiba, seperti bersin, batuk, atau tertawa.

  • Makan dengan baik dan minum banyak cairan

    Sehingga tubuh Anda memiliki nutrisi yang tepat untuk penyembuhan dan dapat menumbuhkan jaringan yang sehat. Minum banyak cairan dapat membantu cairan yang hilang saat melahirkan dan menyusui, juga dapat membantu mencegah sembelit.

  • Jaga kebersihan luka sayatan Anda

    Menjaga kebersihan selama masa penyembuhan awal berguna untuk mencegah infeksi. Saat mandi, Anda dapat membasuhnya menggunakan air dan sedikit sabun, gosok dengan lembut. Setelah selesai, keringkan dengan handuk bersih cukup dengan menepuknya lembut.

  • Jaga sirkulasi udara pada luka

    Jangan terlalu menutup luka, sehingga luka tidak terpapar dengan udara. Padahal, udara dapat mendorong penyembuhan luka. Anda bisa mengenakan baju agak longgar di malam hari untuk menjaga sirkulasi udara pada luka.

  • Penuhi janji Anda dengan dokter

    Jika sayatan Anda ditutup dengan jahitan yang tidak menyatu dengan kulit, Anda harus rutin memeriksakannya ke dokter, sehingga jahitan dapat diangkat dan bekas luka Anda dapat sembuh dengan cepat. Jika sayatan berwarna merah, bengkak, atau mengeluarkan cairan; Anda mengalami demam tinggi; dan Anda merasakan sakit pada daerah sekitar sayatan, sebaiknya bicarakan dengan dokter Anda.

BACA JUGA

Sumber
Yang juga perlu Anda baca