10 Kiat Kembali ke Berat Badan Ideal Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Prioritas Anda setelah si buah hati terlahir ke dunia tentu adalah menjaga dan merawatnya sepenuh hati, sekaligus memastikan kesehatan Anda tetap optimal terutama di masa menyusui. Namun jika Anda merasa kurang percaya diri atau sampai stress akibat berat badan yang masih melar, tak ada salahnya mula melakukan beberapa hal di bawah ini untuk membantu tubuh kembali ke berat sebelum hamil.

1. Tak perlu diet

Anda baru saja melahirkan bayi yang lucu tapi Anda masih khawatir dengan berat badan berlebih. Lalu Anda merasa bahwa diet ketat adalah cara terbaik, dan tercepat, untuk mengembalikan berat badan Anda? Anda salah. Diet justru akan membuat Anda kesulitan menurunkan berat badan. Cara termudah dalam menurunkan berat badan adalah dengan mengurangi “kalori kosong”. Makanan dengan kalori kosong adalah makanan yang penuh dengan lemak dan gula, namun tidak mengandung nutrisi yang baik untuk Anda. Coba hindari kue, cookies, dan minuman manis seperti soda dan alkohol, serta kurangi konsumsi junk food seperti pizza dan burger.

2. Makan banyak “superfood”

Rasanya memang lebih mudah jika kita makan makanan yang ada  dan tersedia di dekat kita, tapi Anda perlu nutrisi, terutama karena Anda sedang menyusui. Pilih makanan yang tinggi protein seperti daging, ayam, dan kacang-kacangan. Anda juga perlu kalsium yang bisa didapat dari susu, yogurt, dan keju. Ikan seperti salmon adalah jenis superfood yang baik karena mengandung DHA dan asam lemak omega 4 yang baik untuk bayi Anda.

3. Pilih camilan yang baik

Ngemil tak akan jadi masalah jika Anda memilih camilan yang baik dan mengurangi camilan yang banyak mengandung gula dan lemak. Pilih camilan seperti buah segar atau sereal tanpa pemanis, kurangi camilan tidak sehat seperti soda, permen, dan keripik karena tinggi kalori namun tak memiliki nutrisi yang cukup. Anda bisa makan camilan saat sedang menyusui.

4. Susui bayi Anda

Menyusui memang sudah terkenal baik untuk kesehatan, namun ternyata menyusui juga baik untuk mengecilkan lingkar pinggang. Banyak wanita yang mengatakan bahwa menyusui dapat membantu mereka mengembalikan berat badan mereka seperti sedia kala. Menyusui dapat membakar ratusan kalori per hari.

5. Minum air putih

Anda harus banyak minum air putih. Terkadang memang sulit membedakan kapan Anda haus dan kapan Anda lapar. Jika Anda minum banyak air putih sekaligus, Anda malah merasa kenyang dan tidak ingin makan camilan. Dan jika tubuh Anda dehidrasi, tubuh akan lebih lambat dalam membakar kalori. Setidaknya minum segelas air tiap kali Anda menyusui.

6. Bergerak

Kabar baiknya, Anda tak perlu ke gym! Letakkan bayi Anda pada stroller dan ajak ia jalan-jalan keliling komplek sambil mencari udara segar. Melihat orang-orang di jalan dan mengganti pemandangan akan mencegah terjadinya stress. Bergerak dapat menguatkan tubuh dan memberi Anda energi untuk beraktivitas. Mulailah berjalan-jalan selama 30 menit, 5 kali seminggu. Tanyakan dokter kapan Anda bisa mulai olahraga setelah melahirkan

7. Tidur cukup

Tidurlah minimal 7 jam sehari tiap hari. Jika Anda kurang tidur, berat badan Anda dapat naik. Penelitian yang dilakukan pada ibu yang hanya tidur 5 jam atau kurang dalam sehari menunjukkan bahwa mereka punya peluang berat badan mereka naik dibandingkan dengan ibu yang tidur cukup 7 jam sehari. Tentukan jam tidur untuk bayi Anda, mudahkan mereka untuk terlelap dengan cara mandi air hangat, menyanyi, atau membaca buku cerita. Selalu ikuti jadwal tiap hari hingga bayi Anda terbiasa.

8. Makan dengan porsi kecil namun sering

Makan makanan sehat dengan porsi kecil tiap hari sehingga Anda merasa kenyang. Jangan lewati jam makan Anda, terutama sarapan. Jika Anda melewatkan jam makan, Anda akan cenderung lebih lapar dan akan memilih jenis makanan dengan lemak tinggi tanpa sadar. Dan dalam kondisi lapar, tubuh Anda akan lebih lambat membakar kalori.

9. Sabar

Turun 2 kg per minggu adalah target yang masih masuk akal. Kalau lebih dari ini, malah tidak sehat. Anda hamil dan naik berat badan melalui proses yang panjang selama 9 bulan, jadi kenapa merasa perlu buru-buru dalam menurunkan berat badan?

10. Cari bantuan

Dokter atau ahli diet Anda akan membantu jika Anda mengalami kesulitan menurunkan berat badan. Ada beberapa program diet yang dapat diterapkan oleh ibu muda. Dan jika Anda kesulitan menyiapkan makanan sehat, minta bantuan teman atau pasangan supaya Anda tak perlu kesulitan sendirian.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

    Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

    Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

    Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

    Ada berbagai jenis makanan pokok yang bisa Anda pilih, mulai dari nasi, mie, pasta, atau roti. Namun, yang mana sumber karbohidrat paling sehat?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Apa Penyebab Anak dan Tantrum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

    Tantrum pada anak bisa terjadi kapan pun di manapun, termasuk di tempat umum. Berikut cara untuk mengatasi dan mencegahnya di kemudian hari,

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 2 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    Konten Bersponsor
    potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

    Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    darah tinggi setelah melahirkan

    Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
    makanan untuk yang kurang tidur

    Berbagai Makanan yang Perlu Dikonsumsi Jika Anda Kurang Tidur

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit