Cara Menghitung Masa Subur Wanita Agar Cepat Hamil

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Mengetahui masa subur wanita dapat mempercepat terjadinya kehamilan. Pasalanya, peluang terjadinya proses kehamilan akan meningkat pada masa subur. Anda dapat mengetahui kapan masa subur tersebut, dengan memperhatikan siklus menstruasi (siklus haid). Namun, bagaimana sebenarnya cara menghitung masa subur bagi wanita?

Apa itu masa subur wanita?

Mengetahui kapan masa subur wanita adalah sebuah cara cepat hamil yang sebenarnya bisa ditingkatkan agar pembuahan dapat terjadi. Masa subur wanita terjadi ketika sel telur dilepaskan dari indung telur, sehingga siap dibuahi oleh sperma agar pembuahan berhasil. Sementara itu, di masa tidak subur, peluang kehamilan lebih kecil.

Masa subur wanita ini terjadi di setiap bulan. Jika sel telur yang dilepaskan saat masa subur wanita ini berhasil dibuahi oleh sperma, maka wanita akan berpotensi hamil. Tetapi jika tidak dibuahi oleh sperma, sel telur akan mati dan menstruasi pun terjadi.

Sel telur Anda akan dilepaskan setiap bulan dan dalam jangka waktu yang dapat dideteksi jika Anda punya siklus menstruasi yang teratur.

Namun, bagi Anda yang mempunyai siklus menstruasi yang kurang teratur, mungkin sulit untuk bisa mendeteksi kapan tubuh Anda akan melepaskan sel telur setiap bulan. Artinya, Anda juga kesulitan mendeteksi kapan masa subur Anda sebagai wanita. 

Siklus menstruasi mempengaruhi masa subur wanita

Masa subur wanita bergantung pada siklus menstruasi yang Anda miliki. Tiap wanita memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda. Siklus menstruasi merupakan rentang dari hari pertama menstruasi sampai hari pertama pada menstruasi berikutnya.

Normalnya, siklus menstruasi berlangsung selama 21-35 hari. Namun, rata-rata wanita memiliki siklus menstruasi selama 28 hari.

Nah, di antara siklus menstruasi ini terdapat masa paling subur wanita. Jika terjadi pembuahan (saat sel telur bertemu sperma) di masa subur wanita ini, maka kehamilan pun terjadi.

Namun, jika pembuahan tidak terjadi pada masa paling subur wanita ini, sel telur wanita pun akan meluruh dan keluar dari vagina dalam bentuk darah. Inilah mengapa wanita setiap bulan pasti mengalami menstruasi. Setiap bulan setidaknya wanita pada masa subur akan melepaskan satu sel telur.

Kapan masa subur wanita terjadi?

Secara umum, cara menghitung masa subur wanita adalah mengetahui masa ovulasi Anda. Kapan ovulasi terjadi? Ovulasi terjadi sekitar 12 sampai 14 hari sebelum periode menstruasi dimulai.

Rata-rata masa subur wanita mulai terjadi pada hari ke 10 sampai ke 17 setelah hari pertama menstruasi, jika siklus menstruasi Anda berlangsung selama 28 hari.

Lima hari sebelum ovulasi dan satu hari di mana ovulasi terjadi, merupakan masa paling subur wanita. Ingat, sperma hanya bisa bertahan hidup selama 5 hari dan sel telur bisa bertahan hidup hanya satu hari.

Kemungkinan Anda untuk hamil meningkat, jika Anda berhubungan seksual 2 atau 3 hari sebelum sel telur dilepaskan, dan kemudian 12 sampai 24 jam setelah itu. Berhubungan seksual pada saat wanita berada dalam masa subur merupakan peluang besar bagi seorang wanita untuk cepat hamil.

Siklus menstruasi dan masa subur wanita berbeda-beda tiap individu, maka Anda tahu cara harus menghitung masa subur Anda sendiri sebagai seorang wanita. Anda bisa menggunakan rumus yang akan dijelaskan di bawah ini, atau mencari tahu lewat Kalkulator Masa Subur Hello Sehat dengan mengeklik gambar berikut ini:

Cara menghitung masa subur wanita

Satu cara yang Anda perlukan untuk menghitung masa subur wanita adalah kalender. Anda perlu menandai setiap tanggal di mana Anda mengalami menstruasi sebagai cara menghitung masa subur wanita. Untuk menghitung masa subur wanita, berikut ini adalah cara dan langkah-langkah yang harus dilakukan:

1. Ketahui panjang siklus menstruasi Anda

Sebagai cara menghitung masa subur wanita, Anda harus menandai siklus menstruasi tiap bulan dan menghitung berapa lama hal tersebut berlangsung. Panjang siklus menstruasi dihitung dari hari 1, yaitu hari pertama Anda menstruasi, sampai hari terakhir, yaitu hari sebelum periode menstruasi selanjutnya dimulai.

Karena panjang siklus Anda dapat sedikit berbeda dari bulan ke bulan, sebaiknya Anda mencatatnya selama beberapa bulan untuk mengetahui rata-ratanya. Setidaknya Anda tahu cara menghitung masa subur Anda selama delapan bulan jika memungkinkan.

2. Hitung perkiraan masa subur wanita

Tahap selanjutnya dalam menghitung masa subur wanita, yaitu dengan cara mencari siklus terpanjang dan siklus terpendek dari siklus menstruasi Anda setiap bulannya. Setelah itu:

  • Kurangi 18 hari dari siklus terpendek Anda. Ini adalah hari pertama Anda memasuki masa subur. Misal, siklus terpendek Anda adalah 25 hari, maka hari pertama masa subur Anda adalah hari ke 7 setelah hari pertama menstruasi.
  • Kurangi 11 hari dari siklus terpanjang Anda sebagai hari terakhir masa subur. Sebagai contoh, siklus terpanjang Anda adalah 29 hari, maka hari terakhir masa subur wanita adalah hari ke 18 setelah hari pertama menstruasi.

Berhubungan seks di antara waktu tersebut (antara hari ke 7-18 setelah menstruasi) merupakan kesempatan terbaik Anda untuk cepat hamil. Waktu ini mungkin akan berbeda-beda tiap individu. Lalu, tunggu apalagi? Silakan coba menghitung masa subur Anda dengan cara yang Anda rasa tepat.

Tanda-tanda wanita memasuki masa subur

Jangan khawatir, jika Anda kesulitan memperkirakan masa subur dengan cara menghitung siklus menstruasi. Ada cara lain untuk menghitung masa subur wanita, yaitu dengan mengetahui tanda-tanda yang ditunjukkan oleh tubuh.

Tanda-tanda Anda sedang mengalami ovulasi, yaitu:

1. Suhu tubuh basal sedikit naik

Cara yang bisa Anda lakukan untuk menghitung masa subur adalah memerhatikan perubahan suhu basal tubuh Anda sendiri.

Suhu tubuh basal merupakan suhu tubuh pertama di pagi hari, sebelum Anda beranjak dari tempat tidur. Sehingga, Anda disarankan untuk mengukur suhu tubuh basal ini sebelum Anda bangun dari tempat tidur. Jika Anda beranjak dari tempat tidur dan mengukur suhu tubuh setelah itu, mungkin suhu tubuh berubah dan ini bukan merupakan suhu tubuh basal. Rata-rata suhu tubuh basal berkisar antara 35,5 – 36,6°C.

Suhu tubuh basal bisa berubah mengikuti kadar hormon dalam tubuh. Saat tubuh melepaskan sel telur, hormon tubuh bisa berubah dan ini memengaruhi suhu tubuh basal. Suhu tubuh akan naik sedikit, biasanya kurang dari satu derajat, dan akan tetap tinggi sampai periode menstruasi dimulai.

Jika suhu tubuh Anda naik sedikit, sekitar 0,4-0,8°C dari suhu biasanya, mungkin tubuh sudah melakukan ovulasi dalam 12 sampai 24 jam terakhir. Jika Anda mencatat suhu tubuh basal Anda setiap hari, Anda mungkin bisa melihat perubahan suhu tubuh basal setiap hari. Ini bisa membantu Anda dalam memperkirakan kapan tubuh ovulasi.

Sebaiknya gunakan termometer basal tubuh. Termometer ini lebih sensitif daripada yang standar dan akan menunjukkan perubahan suhu yang lebih rendah beberapa derajat.

2. Perubahan pada lendir serviks (cairan dari vagina)

Cara lain untuk menghitung masa subur wanita adalah dengan melihat perubahan lendir pada serviks (mulut rahim). Hormon-hormon yang mengontrol siklus menstruasi dapat memengaruhi lendir serviks. Tepat sebelum dan selama ovulasi, terjadi perubahan jumlah, warna, dan tekstur lendir. Hal ini membuat tubuh lebih mudah dan lebih siap hamil.

Selama masa ovulasi, lendir pada mulut rahim Anda akan memiliki tekstur yang lebih elastis, transparan, dan licin, seperti putih telur. Tekstur yang seperti ini dapat membantu sperma berenang untuk mencapai sel telur Anda. Saat tekstur lendir pada mulut rahim seperti ini, artinya Anda berada pada masa subur.

Berikut ini merupakan pola tekstur lendir pada mulut rahim yang umum terjadi pada banyak wanita:

  • Mendekati masa ovulasi: lendir lebih lengket, lebih banyak dikeluarkan, berwarna keruh, seperti keputihan
  • Selama masa ovulasi: lendir basah, licin, elastis, dan transparan, seperti putih telur. Ini biasanya berlangsung 3 atau 4 hari, yaitu saat Anda memiliki kemungkinan besar untuk hamil.
  • Setelah ovulasi: lendir lebih kering dan lebih sedikit dikeluarkan

Namun, terdapat beberapa hal lain yang dapat memengaruhi tekstur lendir pada mulut rahim Anda, seperti infeksi vagina atau penyakit menular seksual, gairah seks, dan penggunaan pelumas selama berhubungan seksual.

3. Perubahan ketegangan mulut rahim

Selain menghitung masa subur bagi wanita dengan cara tertentu, Anda mungkin bisa memprediksinya dengan cara ini. Perlu Anda ketahui, selama ovulasi mulut rahim akan terasa lebih lembut, lebih tinggi, dan lebih terbuka. Ini membuat kesempatan sperma untuk masuk ke dalam leher rahim dan membuahi sel telur lebih besar.

Perubahan pada kondisi mulut rahim yang biasanya dan yang sedang mengalami masa ovulasi mungkin sulit untuk dibedakan. Sebagian besar wanita membutuhkan beberapa waktu untuk dapat membedakan antara kondisi mulut rahim yang normal dan kondisi mulut rahim yang sedang mengalami perubahan selama ovulasi.

Anda mungkin harus memeriksa mulut rahim Anda setiap hari dengan menggunakan satu atau dua jari untuk menemukan perbedaan tersebut.

4. Tanda-tanda lain

Selain tanda-tanda di atas, terdapat tanda-tanda lainnya yang bisa menunjukkan bahwa tubuh Anda berada pada masa subur sebagai seorang wanita, yaitu:

  • Kram atau nyeri ringan pada salah satu sisi panggul
  • Nyeri pada payudara atau payudara terasa lebih lembut
  • Perut terasa kembung
  • Keputihan semakin banyak dikeluarkan
  • Gairah seks meningkat
  • Merasa lebih seksi
  • Aroma tubuh lebih baik

Kapan masa tidak subur wanita?

Masa paling subur wanita adalah lima hari setelah ovulasi dan satu hari sesudahnya. Hal ini karena sel telur hanya bertahan selama kurang lebih 24 jam setelah dilepaskan. Setelah itu, sel telur tidak bisa dibuahi, sehingga Anda memasuki masa tidak subur pada saat ini. Masalahnya, tidak ada yang tahu kapan pastinya ovulasi terjadi.

Umumnya pada wanita dengan siklus menstruasi 28 hari, ovulasi terjadi sekitar hari ke 14 pada siklus menstruasi, seperti kata Michele Hakakha, M.D., seorang dokter obstetri dan ginekolog, dilansir dari Parents.com.

Jika pembuahan tidak terjadi setelah telur dilepaskan, maka dinding rahim akan meluruh dan hal ini disebut dengan menstruasi. Biasanya, dinding rahim akan meluruh sekitar 14 hari kemudian setelah telur dilepaskan. Jadi, telur yang tidak dibuahi akan membutuhkan sekitar beberapa hari untuk menyebabkan menstruasi. Pada saat ini (antara telur sudah dilepaskan sampai menstruasi), Anda mengalami masa tidak subur.

Sederhananya, masa tidak subur adalah hari yang tidak termasuk masa subur. Jika menurut perhitungan kalender (seperti contoh di atas), masa subur berlangsung pada hari ke 7-18 setelah hari pertama menstruasi, maka masa tidak subur adalah hari selain hari tersebut pada siklus menstruasi (mulai dari hari ke 19 dan seterusnya sampai Anda menstruasi lagi).

Kemungkinan Anda hamil pada saat hari pertama menstruasi adalah hampir nol persen. Beberapa hari setelahnya, mungkin masih merupakan masa tidak subur bagi wanita. Namun jangan salah, kemungkinan Anda untuk hamil masih terbuka, walaupun kemungkinannya rendah. Kembali lagi, tidak ada yang tahu kapan ovulasi terjadi.

Setelah sel telur tidak dibuahi dan meluruh atau terjadi menstruasi, tubuh Anda kemudian akan mempersiapkan diri untuk melepaskan sel telur lagi. Sehingga, masa subur wanita kemudian akan kembali lagi dan peluang wanita untuk hamil meningkat lagi.

Sumber: New Health Advisor.

Berhubungan seks saat menstruasi, apakah bisa hamil?

Menstruasi terjadi ketika sel telur tidak dibuahi oleh sperma. Menstruasi merupakan peluruhan dinding rahim (membran dalam rahim) yang terjadi hampir setiap bulan. Umumnya, menstruasi berlangsung antara tiga sampai tujuh hari.

Pada hari ketiga menstruasi, kadar hormon progesteron dan estrogen akan meningkat. Hormon-hormon ini berfungsi untuk membantu membangun dinding rahim kembali. Sekitar hari keempat menstruasi, folikel hampir matang, artinya indung telur sudah siap melepaskan sel telur kembali untuk menstruasi berikutnya. Ketika sel telur dilepaskan, artinya Anda sudah memasuki masa subur bagi wanita lagi dan berpeluang untuk hamil.

Tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi selama 28 hari dan mengalaminya secara teratur. Anda mungkin pernah mengalami saat di mana siklus menstruasi Anda tidak teratur. Hal ini membuat peluang Anda untuk hamil setelah menstruasi menjadi sulit untuk ditebak. Pasalnya, saat siklus tidak teratur, Anda pun sulit menghitung masa subur walau sudah melakukan perhitungan dengan cara yang tepat. 

Jika Anda mengalami menstruasi selama tujuh hari dan melakukan hubungan seksual pada hari ketujuh tersebut, dan kemudian sel telur Anda dilepaskan (ovulasi) tiga hari kemudian, Anda bisa saja mengalami pembuahan dan hamil. Ingat, sperma bisa bertahan hidup “menunggu bertemu dengan sel telur” selama lima hari dalam tubuh Anda. Jadi, peluang Anda untuk hamil masih ada jika Anda berhubungan seksual saat menstruasi.

Jika Anda ingin tahu apakah Anda hamil setelah melakukan hubungan seksual, sebaiknya periksakan ke dokter. Atau, Anda juga bisa periksa kehamilan sendiri di rumah menggunakan test pack beberapa minggu setelah Anda berhubungan seksual atau saat Anda merasa telat menstruasi. Gejala-gejala kehamilan, seperti mual dan muntah, mungkin sudah muncul beberapa minggu di awal kehamilan Anda.

Tips cara cepat hamil

Mengetahui kapan kira-kira tubuh wanita mengeluarkan sel telur merupakan cara yang tepat untuk cepat hamil. Namun sayangnya, meski Anda sudah melakukan berbagai cara untuk menghitung masa subur bagi wanita, tidak ada yang tahu kapan tepatnya ovulasi terjadi. Untuk itu, selain menghitung masa subur, Anda perlu berusaha melakukan banyak cara agar cepat hamil.

Beberapa cara cepat hamil yang bisa Anda lakukan adalah:

1. Konsultasi dengan dokter kandungan bersama pasangan Anda

Di samping menghitung masa subur bagi wanita dengan berbagai cara, Anda mungkin perlu melakukan konsultasi dengan dokter kandungan bersama pasangan Anda.

Calon ibu hamil bisa berkonsultasi dan berkunjung ke dokter bersama pasangan untuk merencanakan kehamilan. Nantinya, dokter kandungan mungkin akan memeriksa kondisi tubuh Anda dan membantu melacak kapan masa subur dan masa tidak subur. 

Hal ini akan mempermudah Anda mengetahui kapan dapat melakukan hubungan seksual untuk memperoleh hamil. Selain itu, dokter bisa menyarankan apa saja yang perlu Anda lakukan agar cepat hamil.

Dokter atau bidan juga dapat membantu Anda mempersiapkan tubuh Anda untuk kehamilan yang sehat, misalnya saja dengan menyarankan untuk mengonsumsi makanan sehat atau suplemen tertentu (seperti asam folat).

2. Mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat

Tidak hanya menghitung masa subur bagi wanita dengan cara tertentu, Anda juga butuh menyiapkan tubuh Anda dalam kondisi terbaik. Untuk itu, perubahan gaya hidup mungkin perlu Anda lakukan.

Seperti menjauhi asap rokok, berhenti minum alkohol, melakukan olahraga teratur, mencapai berat badan normal, dan yang paling penting adalah cukupi kebutuhan nutrisi penting sebelum hamil (seperti asam folat).

Hal ini tidak hanya disarankan untuk calon ibu hamil, tapi juga calon ayah. Pola hidup sehat penting diterapkan untuk menjaga kualitas dan kuantitas sperma, sehingga mudah untuk membuahi sel telur.

3. Cari tahu kira-kira kapan ovulasi (pelepasan sel telur) terjadi

Selain menghitung masa subur, Anda mungkin perlu mencari tahu kapan waktu Anda mengalami pelepasan sel telur. Seperti yang sudah dijelaskan, masa sekitar ovulasi merupakan masa subur wanita.

Saat itu, peluang Anda untuk hamil sangat besar pada masa ini. Untuk itu, Anda perlu tahu siklus menstruasi Anda untuk memperkirakan kapan masa subur wanita dan ovulasi terjadi.

4. Melakukan hubungan seksual secara teratur

Dengan mengetahui kapan kira-kira masa subur atau ovulasi terjadi, maka lebih mudah bagi Anda untuk merencanakan kapan harus berhubungan seksual agar sel telur tepat bertemu dengan sperma dan terjadi pembuahan.

Lakukan hubungan seksual secara teratur (setiap dua sampai tiga hari sekali) saat Anda sedang berada pada masa subur. Jika Anda tidak yakin kapan masa subur wanita terjadi, Anda mungkin bisa melakukan hubungan seks lebih sering, setiap hari selama minggu kedua dan ketiga setelah menstruasi terakhir. 

5. Melakukan beberapa tips ini setelah berhubungan seks

Jika Anda telah mengetahui masa subur pada wanita, Anda juga harus menerapkan beberapa tips di bawah ini setelah berhubungan seksual dengan pasangan.

  • Berbaring setelah melakukan hubungan intim dengan mengangkat kaki sedikit ke atas mungkin dapat membantu sperma berenang menuju sel telur. Meski beberapa orang menganggap ini hanyalah mitos, cara ini tetap bisa Anda coba.
  • Lakukan hubungan seksual sebelum tidur, karena beberapa sumber mengatakan bahwa produksi sperma tertinggi berada pada pagi hari. Namun sebenarnya tidak ada waktu yang paling baik dalam sehari untuk berhubungan seksual. Anda bisa melakukannya kapan saja.
  • Temukan posisi berhubungan seksual yang nyaman bagi Anda dan pasangan. Mungkin Anda pernah mendengar beberapa posisi berhubungan seksual adalah posisi terbaik untuk cepat hamil. Namun, semua ini hanyalah mitos. Tidak ada posisi yang terbaik agar Anda cepat hamil. 

6. Hindari stres, lakukan dengan santai dan tenang

Beberapa pasangan mungkin ada yang sampai stres untuk bisa mencapai kehamilan. Hal ini tentu tidak baik. Stres hanya akan membuat kehamilan lebih sulit untuk dicapai. Sebaiknya, jangan terlalu memikirkan berhubungan seks untuk cepat hamil, ini mungkin akan membuat beban tersendiri untuk Anda dan pasangan.

Tanda-tanda lain kehamilan yang harus diperhatikan

memberitahukan kehamilan berita kehamilan

Tidak jarang para ibu hamil tak mengira jika dirinya hamil karena terpaku dengan hanya menghitung masa subur wanita saja dengan berbagai cara. Sebenarnya ada beberapa ciri kehamilan yang dapat Anda kenali, seperti:

  • Payudara nyeri dan membengkak. Perubahan hormon pada awal kehamilan bisa membuat payudara Anda melunak, sensitif, atau sakit. Payudara Anda juga bisa terasa lebih penuh dan berat.
  • Mual, dengan atau tanpa muntah. Morning sickness, yang bisa menyerang setiap saat, baik siang atau pun malam, kadang-kadang dimulai paling awal tiga minggu setelah pembuahan. Penyebab mual selama kehamilan masih belum jelas, tapi hormon kehamilan mungkin menjadi penyebabnya. Wanita hamil juga mungkin mendapati bahwa aroma yang sebelumnya tidak pernah mengganggu akan menyebabkan mual.
  • Sering buang air kecil. Anda bisa saja mendapati diri Anda buang air kecil lebih sering daripada sebelumnya.
  • Merasa lebih lelah. Rasa lelah juga menduduki peringkat tertinggi dari gejala awal kehamilan. Selama awal kehamilan, tingkat hormon progesteron melambung. Hal inilah yang dapat membuat Anda mengantuk.
  • Hilang nafsu makan atau malah mengidam. Saat Anda hamil, Anda mungkin mendadak malah tidak menyukai beberapa makanan. Mengidam juga merupakan hal yang umum. Seperti kebanyakan gejala kehamilan yang lain, keinginan makan makanan tertentu ini mungkin berhubungan dengan perubahan hormon.

Untuk mengetahui cara cepat hamil lain dan yang tepat selain menghitung masa subur bagi wanita dengan berbagai cara, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, Anda akan mengetahui kondisi kesehatan reproduksi Anda dan pasangan secara lengkap, sehingga dapat mengetahui seberapa besar peluang kehamilan yang bisa terjadi.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 18, 2017 | Terakhir Diedit: Februari 14, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca