backup og meta
Kategori

7

Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi

8 Cara Cepat Hamil Setelah Haid yang Bisa Dilakukan

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Atifa Adlina · Tanggal diperbarui 13/10/2023

8 Cara Cepat Hamil Setelah Haid yang Bisa Dilakukan

Setelah masa menstruasi alias haid selesai, Anda yang menantikan momongan tentu ingin melakukan segenap cara agar cepat hamil. Nah, sudah tahukah Anda apa saja yang harus dilakukan untuk mencapai kehamilan?

Jika belum, mari simak penjelasannya berikut ini.

Apakah bisa langsung hamil setelah haid?

Anda bisa langsung hamil setelah haid jika mengalami pembuahan pada masa subur. Proses pembuahan itu sendiri terjadi saat sel telur dan sperma bertemu.

Dikutip dari American Pregnancy Association, masa subur dimulai ketika haid selesai. Peluang untuk hamil setelah haid sebenarnya cukup besar jika Anda tahu triknya.

Terlebih lagi jika Anda dan pasangan tidak menggunakan alat pengaman seperti kondom saat berhubungan intim.

Meski begitu, memang tidak semua orang bisa langsung hamil. Pasalnya, ada banyak faktor yang memengaruhi berhasil atau tidaknya proses pembuahan.

Cara agar cepat hamil setelah haid

covid-19 gangguan kesuburan

Ada beberapa cara yang dipercaya bisa membuat seorang wanita cepat hamil setelah haid.

Walaupun kondisi kesehatan setiap orang berbeda, cara ini mungkin dapat membantu meningkatkan peluang terjadinya kehamilan.

1. Periksakan kesehatan ke dokter

Walaupun Anda tidak mengalami gangguan kesehatan, tidak ada salahnya untuk tetap memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Pasalnya, pemeriksaan ke dokter kandungan dapat menunjukkan apakah Anda dan pasangan memiliki masalah kesuburan.

Anda pun bisa memahami lebih jelas mengenai perencanaan kehamilan, termasuk obat apa yang perlu dihindari agar Anda cepat hamil setelah haid.

Selain itu, dokter juga dapat menyarankan perbaikan gaya hidup agar Anda bisa mempersiapkan diri menuju kehamilan yang sehat.

Ini termasuk asupan makanan yang bergizi seimbang, pemberian suplemen, rekomendasi aktivitas fisik, dan penyesuaian berat badan sebelum hamil.

2. Cari tahu masa subur Anda

Salah satu tips yang perlu Anda lakukan sebelum berhubungan intim setelah haid adalah mengetahui masa subur.

Dengan mengetahui masa subur, wanita bisa memprediksi kapan dirinya akan mengalami pelepasan sel telur dari ovarium (ovulasi).

Proses pelepasan sel telur terjadi sekitar dua minggu sebelum haid. Biasanya, masa subur jatuh pada lima hari sebelum ovulasi, saat hari terjadinya ovulasi, dan satu hari setelahnya.

Anda bisa menghitung masa subur wanita secara manual dengan menandai kalender. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan kalkulator masa subur.

3. Jangan melakukan hubungan intim setiap hari

Jangan salah kaprah, berhubungan intim pada masa subur bukan berarti Anda harus melakukannya setiap hari.

Agar cepat hamil, Anda hanya perlu berhubungan intim dengan pasangan sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu saat masa subur.

Ini bertujuan untuk menjaga kualitas sperma agar tetap sehat. Apalagi, sperma mempunyai masa bertahan hidup hingga lima hari setelah ejakulasi.

Hal yang paling penting adalah berhubungan intim menjelang waktu ovulasi, yaitu pada waktu paling subur.

4. Lakukan gaya bercinta yang sesuai

Tips berhubungan intim lainnya yang bisa Anda lakukan agar cepat hamil setelah haid adalah melakukan gaya bercinta yang tepat.

Beberapa orang percaya bahwa ada gaya bercinta yang meningkatkan peluang kehamilan. Faktanya, tidak ada gaya bercinta yang akan langsung membuat Anda hamil.

Meski begitu, beberapa posisi bercinta dapat mempermudah jalannya sperma menuju sel telur, contohnya misionaris, woman on top, dan doggy style.

5. Hindari penggunaan pelumas

pelumas untuk seks

Ada kalanya Anda dan pasangan perlu menggunakan pelumas untuk melicinkan vagina.

Namun, jika Anda ingin cepat hamil setelah haid, sebaiknya hindari penggunaan pelumas saat berhubungan intim.

Pasalnya, pelumas dipercaya dapat mengubah tingkat keasaman di dalam vagina dan menghambat gerak sperma.

Hal ini menyebabkan sel sperma kesulitan untuk masuk ke dalam rahim sehingga bisa menjadi penyebab gagal hamil.

6. Kelola stres dengan sebaik mungkin

Tahukah Anda bahwa stres adalah salah satu hal yang bisa menggagalkan kehamilan? Ini lantaran stres bisa berpengaruh pada kualitas sperma dan sel telur.

Oleh karena itu, cobalah untuk melakukan hal-hal menyenangkan agar Anda terhindar dari stres.

Lakukan apa pun yang Anda sukai untuk mengurangi beban pikiran sehingga dapat meningkatkan peluang hamil dengan cepat.

7. Menjaga berat badan ideal

Tahukah Anda bahwa terlalu kurus serta obesitas dapat menurunkan peluang terjadinya kehamilan?

Jadi, salah satu cara yang dapat Anda lakukan agar cepat hamil setelah haid adalah menjaga berat badan tetap ideal.

Hal ini berlaku baik untuk wanita maupun pria karena persentase lemak bisa memengaruhi kesuburan kedua jenis kelamin.

Lemak yang berlebihan di dalam tubuh dapat memengaruhi produksi hormon estrogen serta sel sperma.

Selain itu, kelebihan atau kekurangan berat badan berisiko tinggi pada gangguan ovulasi. Padahal, ovulasi dibutuhkan agar sperma bisa bertemu dengan sel telur sehingga terjadi pembuahan.

8. Konsumsi makanan sehat

Umumnya, wanita mengalami peningkatan nafsu makan menjelang menstruasi. Bahkan, ada kemungkinan Anda mengonsumsi berbagai makanan, termasuk yang tidak sehat.

Padahal, salah satu cara agar cepat hamil setelah haid adalah mengonsumsi makanan sehat yang bisa memenuhi asupan gizi harian.

Jadi, jika Anda ingin cepat hamil setelah haid, pastikan menu harian Anda diisi oleh makanan sehat dan makanan penyubur kandungan.

Menu harian Anda haruslah mengandung zat gizi seperti kalsium, protein, zat besi, vitamin B9, serta asam folat. Ini akan membantu mempersiapkan tubuh Anda untuk menyambut kehamilan nanti.

Kesimpulan

  • Seorang wanita bisa langsung hamil setelah haid jika mengalami pembuahan pada masa subur.
  • Namun, memang tidak semua orang bisa langsung hamil karena ada banyak faktor yang memengaruhi berhasil atau tidaknya proses pembuahan.
  • Beberapa cara yang bisa Anda lakukan antara lain memeriksakan diri ke dokter, mengetahui cara dan waktu yang tepat untuk berhubungan intim, mengelola stres dengan baik, dan mengonsumsi makanan sehat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Atifa Adlina · Tanggal diperbarui 13/10/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan