Bagaimana Caranya Agar Cepat Hamil Setelah Haid?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Salah satu cara kehamilan bisa terjadi apabila kondisi Anda dan pasangan sehat serta subur. Masalahnya, masa subur wanita itu tidak terjadi setiap hari. Ada masa di mana wanita subur, yaitu di sekitar hari ovulasi (sel telur dilepaskan dan siap dibuahi). Namun, ada juga masa di mana peluang kehamilan sangat kecil, yaitu saat wanita menstruasi. Lalu, setelah menstruasi selesai apakah bisa langsung hamil? Nah, di dalam artikel ini akan dibahas mengenai berbagai cara cepat hamil setelah haid yang bisa Anda terapkan.

Apakah bisa hamil jika berhubungan intim setelah haid?

Sebetulnya, proses pembuahan bisa terjadi kapan saja. Hanya saja, kemungkinan atau peluangnya tentu berbeda-beda setiap saat. Contohnya, peluang hamil saat pembuahan di masa subur akan lebih tinggi dibanding pembuahan yang terjadi di waktu lainnya.

Kehamilan hanya bisa diwujudkan lewat pembuahan. Pembuahan terjadi ketika sel telur bertemu dengan sel sperma. Berarti sperma harus sudah ada di dalam saluran tuba falopi pada saat sel telur wanita dilepaskan oleh indung telur atau paling lambat 24 jam setelah sel telur dilepaskan.

Biasanya proses pelepasan sel telur terjadi sekitar dua minggu sebelum dan sesudah Anda menstruasi. Namun, hitungan ini hanya berlaku bila siklus menstruasi Anda setiap bulan sama, yaitu 28 hari.

Maka dari itu, salah satu cara agar Anda bisa hamil setelah haid adalah berhubungan seksual adalah dengan pasangan setelah haid meski belum terjamin cepat. Hal ini disebabkan, kemungkinan terjadinya kehamilan sangat kecil. Pasalnya, sehari sesudah menstruasi sel telur Anda belum dilepaskan oleh indung telur.

Sedangkan kalau sel sperma masuk, sel sperma hanya bisa bertahan hidup dalam tubuh wanita selama lima hari. Jadi ketika akhirnya sel telur dilepaskan pada masa subur, sel sperma sudah mati duluan sehingga tidak dapat membuahi.

Jika sel sperma tidak mati dan berhasil membuahi sel telur, barulah kehamilan mungkin terjadi. Cara mudah untuk menghitung kapan masa subur Anda selanjutnya adalah dengan Kalkulator Masa Subur yang bisa digunakan dengan mengklik gambar berikut ini:

6 cara cepat hamil setelah haid

Jika hamil setelah haid merupakan hal yang benar-benar penting bagi Anda, ada beberapa cara cepat yang bisa Anda praktikkan dengan pasangan. Hal ini akan mungkin dapat membantu Anda memaksimalkan waktu yang ada agar bisa lekas punya anak. Simak tips-tipsnya berikut ini.

1. Periksakan kesehatan ke dokter

Jika Anda ingin cepat hamil setelah menstruasi, cara yang harus Anda lakukan adalah memeriksakan kesehatan diri ke dokter kandungan. Sebaiknya, tanyakan kepada dokter serba-serbi kehamilan yang belum Anda ketahui.

Bahkan, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan sebelum memasuki kehamilan. Misalnya, tanyakan kepada dokter mengenai vitamin yang bagus untuk program kehamilan. Vitamin ini biasanya mengandung asam folat yang dapat mencegah cacat lahir pada bayi Anda nanti.

Anda boleh berkunjung ke dokter kandungan bersama pasangan untuk merencanakan kehamilan. Dokter mungkin akan memeriksa kondisi tubuh Anda dan membantu melacak kapan masa subur Anda. Bahkan, dokter mungkin akan memberikan berbagai saran dan cara cepat hamil, salah satunya setelah haid.

Anda juga bisa bertanya kepada dokter apa saja obat-obatan yang sebaiknya Anda hindari jika Anda hamil nanti. Biasanya, akan dilakukan pula pemeriksaan menyeluruh kepada Anda dan pasangan. Hal ini dilakukan demi mencari tahu adakah masalah kesuburan yang Anda miliki saat ini.

Selain itu, dokter juga dapat membantu Anda mempersiapkan tubuh untuk kehamilan yang sehat. Misalnya dengan menyarankan untuk mengonsumsi makanan sehat atau suplemen tertentu.

2. Cari tahu frekuensi dari siklus menstruasi dan ketahui masa subur

Jika Anda ingin cepat hamil setelah haid, cara yang harus Anda lakukan terlebih dahulu adalah mencari tahu mengenai siklus menstruasi yang Anda miliki. Seorang perempuan yang ingin memiliki momongan sebaiknya memerhatikan dengan cermat mengenai siklus menstruasinya agar bisa mengetahui kapan masa subur.

Pasalnya, mungkin saja siklus menstruasinya berbeda-beda. Artinya, siklus yang dimilikinya bisa berbeda-beda setiap bulannya. Dengan memahami frekuensi dari siklus menstruasinya, seorang perempuan mungkin bisa memprediksi kapan dirinya akan mengalami ovulasi. Saat itu rahim akan melepaskan sel-sel telur yang luruh menjadi darah haid saat tidak dibuahi.

Berdasarkan sebuah artikel yang dimuat di dalam American Pregnancy Association,  Sel telur dari seorang perempuan hanya akan subur selama 12-24 jam setelah dilepaskan. Meski begitu, sel sperma dapat bertahan di dalam tubuh wanita hingga lima hari lamanya.

Tanpa mengetahui masa subur diri sendiri, Anda akan menjadi lebih sulit untuk hamil. Pasalnya, masa subur merupakan adalah waktu terbaik untuk berhubungan seks tanpa metode kontrasepsi agar pembuahan terjadi.

Sementara, Anda bisa mengetahui masa subur Anda dengan teliti mencatat kapan Anda menstruasi setiap bulannya. Dengan begitu, Anda bisa mengira-ngira di hari keberapa sesudah haid Anda mulai memasuki masa subur.  Cara ini sangat membantu Anda agar bisa cepat hamil setelah haid.

3. Pilih waktu terbaik untuk berhubungan intim

Jika Anda memang ingin bisa segera hamil, tentu Anda sebaiknya berhubungan seksual pada saat masa subur. Biasanya, masa subur akan tiba tiga hari sebelum hingga pada hari sel telur wanita dilepaskan. Ingat, sperma dapat bertahan hidup sekitar lima hari dalam tubuh wanita, sedangkan sel telur hanya mampu bertahan hidup sehari.

Masa subur bisa berlangsung selama enam hari lamanya. Lima hari sebelum ovulasi, dan hari di mana Anda akan mengalami ovulasi tersebut. Ini adalah hari-hari di mana seorang wanita sedang subur-suburnya.

Anda bisa menggunakan aplikasi atau berbagai alat teknologi yang bisa membantu Anda mencari tahu kapan masa subur Anda. Namun, perlu diingat bahwa aplikasi dan berbagai macam alat teknologi yang Anda gunakan tidak selalu akurat.

Akan lebih baik jika Anda bisa berhubungan seksual dengan pasangan setiap hari selama masa subur. Pasalnya, kemungkinan Anda mengalami kehamilan akan lebih besar jika dibandingkan hanya melakukannya selama satu kali atau mungkin melakukannya di luar masa subur.

Selain melakukan hubungan seksual dengan pasangan, Anda sebenarnya tidak perlu terlalu percaya dengan mitos yang menyatakan bahwa salah satu cara cepat hamil adalah melakukan hubungan seksual dengan posisi tertentu. Bahkan, ada pula mitos yang menyatakan bahwa wanita harus berbaring setelah berhubungan seks agar sperma tidak keluar dari vagina.

Justru, jika Anda ingin cepat hamil setelah haid, cara yang lebih tepat adalah melakukan foreplay tanpa menggunakan pelumas. Sebab, pelumas yang terbuat dari minyak dapat mengubah tingkat keasaman dari vagina, sehingga sel sperma pasangan menjadi kesulitan untuk masuk ke dalam rahim.

Bahkan, air ludah, yang mungkin digunakan sebagai pelumas alami juga bisa membunuh sperma. Agar Anda bisa memulai aktivitas seks dengan pasangan tanpa pelumas, Anda bisa menonton film dewasa bersama. Kegiatan ini merupakan salah satu cara yang bisa dengan cepat merangsang hasrat seksual pasangan. Cara ini bisa dilakukan jika Anda ingin cepat hamil setelah haid.

4. Belajar mengelola stres

Tahukah Anda bahwa saat sedang mengalami menstruasi, Anda sering kali merasa stres? Bahkan, tanpa ada niatan untuk merasa stres, perubahan hormon memicu rasa stres yang berlebih. Sehingga, Anda menjadi lebih sensitif terhadap berbagai kondisi hingga stres melanda.

Padahal, stres secara berlebihan bisa membuat seseorang lebih sulit hamil. Oleh sebab itu, Anda harus melatih diri agar bisa mengelola stres. Harapannya, saat menstruasi selesai, suasana hati Anda telah jauh menjadi lebih baik. Cara ini akan sangat membantu jika Anda memang ingin cepat hamil saat selesai haid.

Namun, Anda tidak perlu terlalu memaksakan diri karena tiap orang memiliki cara yang berbeda untuk meredakan stres yang dialaminya. Jadi, lakukan hal yang Anda tahu dapat mengurangi beban pikiran dan hal-hal lain yang memicu stres. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir akan kesulitan hamil.

5. Menjaga berat badan

Tahukah Anda bahwa berat badan berlebih bisa mempersulit Anda mengalami kehamilan? Namun, kekurangan berat badan justru akan membuat Anda lebih sulit lagi memiliki momongan. Jika wanita yang memiliki berat badan berlebih mungkin membutuhkan waktu hingga dua kali lebih lama untuk mengalami kehamilan dibanding wanita dengan berat badan ideal.

Sementara, pada wanita yang berat badannya di bawah normal, justru membutuhkan hingga empat kali lebih lama dari waktu yang dibutuhkan wanita dengan berat badan normal untuk mengalami kehamilan. Memiliki lemak tubuh yang berlebihan membuat Anda memproduksi hormon estrogen yang juga berlebih.

Padahal, hormon estrogen yang melebihi batas normal dapat mengganggu proses ovulasi. Jika Anda memang ingin cepat hamil setelah haid, cara yang bisa Anda lakukan adalah menurunkan 5-10% dari berat badan Anda. Hal ini dapat meningkatkan kesuburan Anda.

6. Makan makanan sehat

Biasanya, menjelang menstruasi, nafsu makan Anda akan semakin meningkat. Bahkan, Anda mungkin akan mengonsumsi berbagai makanan tanpa pandang bulu. Sayangnya, hal itu tidak membantu Anda segera hamil. Cara cepat hamil setelah haid justru mengonsumsi makanan sehat.

Meski belum dapat dipastikan makanan apa saja yang harus dimakan demi meningkatkan kesuburan, akan lebih baik jika Anda mengonsumsi makanan sehat setiap hari. Pasalnya, makanan sehat dapat membantu Anda mempersiapkan tubuh untuk masa kehamilan Anda nanti.

Pilih makanan yang kaya akan kandungan nutrisi seperti kalsium, protein, dan zat besi. Anda bisa mendapatkan kandungan nutrisi tersebut dari berbagai sayur-sayuran, buah-buahan, protein, gandum utuh, produk olahan susu, dan sumber lemak yang sehat.

Di samping itu, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin B9 atau asam folat. Meski begitu, Anda juga bisa mendapatkan nutrisi asam folat dari sayuran hijau, brokoli, roti dan sereal yang telah difortifikasi, buah-buahan sitrus, hingga jus jeruk.

Anda juga patut menghindari makanan yang kurang baik untuk kesehatan dan kesuburan. Misalnya, makanan yang kaya akan merkuri, seperti ikan makerel dan hiu. Tidak hanya itu, cara cepat hamil setelah haid adalah mengurangi konsumsi kafein.

Mengonsumsi 1-2 cangkir kopi mungkin masih tergolong wajar. Namun, jika Anda mengonsumsi kopi lebih dari itu setiap harinya, jangan heran jika Anda mengalami masalah kesuburan hingga susah hamil.

Baca Juga:

Sumber