Kupas Tuntas Anovulasi, Ketika Sel Telur Wanita Tak Lepas

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Siklus menstruasi melibatkan perubahan hormon di tubuh wanita. Kadar hormon harus naik dan turun pada waktu-waktu tertentu untuk mencapai ovulasi atau pelepasan sel telur. Namun, dalam beberapa kondisi, wanita sama sekali tidak mengalami ovulasi atau bisa disebut sebagai anovulasi. Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa itu anovulasi?

anovulasi

Anovulasi adalah kondisi yang terjadi ketika seorang wanita tidak mengalami ovulasi seperti wanita normal pada umumnya.

Ovulasi adalah proses pelepasan sel telu dari indung telur (ovarium). yang terjadi setiap bulan pada wanita.

Dikutip dari University of  Florida Health, anovulasi kronis atau gangguan ovulasi merupakan penyebab paling umum infertilitas pada wanita.

Padahal ketika sedang merencanakan kehamilan, Anda perlu mengetahui siklus masa subur dan ovulasi.

Namun ketika anovulasi terjadi, wanita tentu tidak bisa hamil karena tak ada sel telur untuk dibuahi sperma.

Jika terjadi pada usia subur, umumnya ada kondisi yang mengganggu kadar hormon pada tubuh atau merusak ovarium.

Apa gejala dan tanda-tanda anovulasi?

gangguan ovulasi

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, anovulasi adalah jenis gangguan ovulasi (disfungsi ovulasi).

Biasanya wanita dengan kondisi ini akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur.

Bisa dikatakan, gejala awal dari anovulasi adalah jadwal menstruasi yang kurang atau tidak teratur.

Namun, hal ini tidak selalu terjadi karena setiap orang mempunyai kondisi berbeda.

Dalam kondisi yang lebih parah, seorang wanita mungkin tidak mengalami menstruasi sama sekali.

Jika siklus menstruasi lebih pendek dari 21 hari atau lebih dari 36 hari, Anda mungkin mengalami disfungsi ovulasi.

Apabila siklus menstruasi dalam kisaran waktu normal antara 21-36 hari, tapi lamanya siklus berbeda-beda setiap bulan, ini mungkin juga gejala dari disfungsi ovulasi.

Penyebab anovulasi

penyebab anovulasi

Ovulasi merupakan proses tubuh yang cukup kompleks.

Ini karena ovulasi melibatkan banyak kelenjar, zat kimiawi, serta organ yang dilepaskan secara berurutan.

Saat tidak berjalan dengan semestinya atau salah satu bagian terganggu, gangguan ovulasi bisa terjadi.

Beberapa hal atau faktor yang bisa menjadi penyebab anovulasi, di antaranya adalah:

1. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS merupakan kondisi ketika hormon androgen (hormon pria) di dalam tubuh wanita berlebih sehingga terjadi resistensi insulin.

Hal ini juga membuat adanya kista kecil di indung telur. PCOS menjadi salah satu penyebab anovulasi karena adanya ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh.

2. Obesitas

Kelebihan berat badan bisa memberikan efek pada siklus ovulasi sehingga terjadi anovulasi.

Faktanya, penyebab ini dialami oleh 6 persen wanita yang belum pernah mengalami kehamilan. Sel lemak dapat memengaruhi fungsi ovarium serta reproduksi lainnya.

3. Berat badan rendah

Tidak hanya obesitas, penyebab anovulasi lainnya adalah saat berat badan Anda terlalu rendah.

Hal ini mengakibatkan menurunnya produksi hormon LH dan FSH. Anda bisa mencari tahu indeks massa tubuh yang ideal pada Kalkulator BMI ini.

4. Stres

Lakukan hal-hal yang bisa membuat Anda senang dan nyaman agar terhindar dari stres.

Stres atau kecemasan berlebihan dapat menyebabkan hormon GnRH, LH, serta FSH menjadi tidak seimbang sehingga memengaruhi kesuburan.

Maka dari itu, kondisi ini juga bisa menyebabkan anovulasi.

Tidak hanya itu saja, penyebab potensial anovulasi atau gangguan ovulasi termasuk:

  • Hiperprolaktinemia
  • Kegagalan ovarium prematur
  • Perimenopause, atau cadangan ovarium rendah
  • Disfungsi tiroid (hipertiroidisme)

Bagaimana anovulasi menyebabkan masalah kesuburan?

dideteksi lewat pap smear

Pada pasangan yang tidak mempunyai masalah kesuburan, kemungkinan pembuahan terjadi sekitar 25 persen setiap bulan.

Bahkan ketika ovulasi terjadi secara normal, masih ada kemungkinan tidak terjadinya kehamilan.

Sementara ketika wanita mengalami anovulasi atau gangguan ovulasi, ia tidak dapat hamil karena tidak ada sel telur yang dibuahi.

Jika Anda mengalami ovulasi yang tidak teratur, Anda memiliki lebih sedikit kesempatan untuk hamil, karena lebih jarang mengalami ovulasi.

Selain itu, ovulasi yang terlambat tidak menghasilkan telur berkualitas terbaik. Ini juga membuat peluang terjadinya pembuahan lebih sedikit.

Tidak hanya itu saja, ovulasi yang tidak teratur berarti hormon dalam tubuh wanita tidak seimbang.

Ketidakseimbangan hormonal ini kadang-kadang dapat menyebabkan masalah lainnya, termasuk:

  • Kurangnya lendir serviks
  • Penipisan atau penebalan berlebihan dari endometrium (dinding rahim)
  • Tingkat progesteron yang sangat rendah
  • Fase luteal yang lebih pendek

Apakah anovulasi bisa diobati?

Karena ada banyak faktor yang memengaruhi hormon wanita dan siklus menstruasi, sampai saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan anovulasi.

Namun, dalam banyak kasus, penyebab utama sel telur tidak lepas atau masalah yang memengaruhi kadar hormon dapat didiagnosis oleh dokter dan diobati.

Maka dari itu, masih ada kemungkinan Anda yang mengalami kondisi anovulasi bisa hamil walaupun kesempatannya kecil.

Jika kondisi ini terkait dengan pengaruh luar seperti asupan nutrisi atau gaya hidup, memperbaiki pola makan dan aktivitas fisik mungkin bisa membantu.

Anda juga perlu mengendalikan berat badan seperti menambah atau menurunkan berat badan seperti yang dianjurkan oleh dokter.

Kadang hormon yang tidak seimbang adalah penyebab seorang wanita tidak mengalami ovulasi. Dalam hal ini, dokter Anda mungkin meresepkan obat penyubur kandungan.

Obat-obatan ini dirancang untuk memerangi masalah kesuburan seorang wanita.

Ada obat yang dirancang untuk mematangkan folikel, meningkatkan estrogen, dan membantu ovarium melepaskan telur.

Apabila diperlukan, ada kemungkinan dilakukan laparoskopi untuk mengobati masalah kesuburan seperti anovulasi.

Dokter akan menentukan yang paling tepat untuk kondisi Anda.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mioma Uteri (Fibroid Rahim)

Mioma uteri adalah sel otot rahim yang tumbuh secara abnormal, tetapi tidak memiliki sifat kanker. Apa saja gejalanya? Bagaimana mengatasi kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Fibroid Rahim, Kesehatan Wanita 3 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik)

PCOS atau sindrom polikistik ovarium adalah kondisi yang menyebabkan penderitanya memiliki banyak kista kecil pada indung telur atau ovarium. 

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Wanita, Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS) 2 Januari 2021 . Waktu baca 17 menit

Hiperprolaktinemia, Masalah Hormon yang Bisa Memengaruhi Kesuburan Anda

Hiperprolaktinemia bisa menyebabkan masalah kesuburan, tetapi Anda masih punya kesempatan untuk hamil. Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 31 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

Sebentar marah, sebentar bahagia. Wanita mana yang tidak familiar dengan gejala PMS yang satu ini. Simak cara mengatasi mood swing saat menstruasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Kesehatan Wanita, Menstruasi 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara agar hamil anak laki-laki

7 Cara yang Bisa Dicoba Agar Hamil Anak Laki-laki

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
cara pakai test pack alat tes kehamilan

Cara Menggunakan Alat Test Pack atau Tes Kehamilan Sendiri

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 24 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit
Kapan kehamilan bisa terdeteksi

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
endometriosis adalah, penyakit endometriosis, operasi endometriosis, gejala endometriosis, penyebab endromentriosis, kista endometriosis

Endometriosis

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit