Salah Satu Penyebab Anda Sulit Hamil: Ketika Sperma Diserang Oleh Sistem Imun

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kalau Anda sudah satu tahun lebih mencoba hamil tapi tak kunjung berhasil, bisa jadi Anda atau pasangan tidak subur. Penyebab tidak subur ada bermacam-macam. Namun, tahukah Anda kalau sistem imun (kekebalan tubuh) Anda sendiri ternyata bisa mengurangi kesuburan? Kira-kira bagaimana hal ini bisa terjadi, ya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Mengapa sistem imun bisa menyerang sperma?

Sistem imun manusia bertugas untuk menyerang organisme asing yang bisa menyebabkan penyakit atau kerusakan pada tubuh. Baik itu bakteri, virus, atau kuman. Akan tetapi, sistem imun rupanya juga bisa keliru menyerang sel sperma laki-laki jika dianggap sebagai organisme asing.

Untuk menyerang organisme tertentu, sistem imun Anda akan memproduksi antibodi. Antibodi ada banyak jenisnya, tergantung pada organisme apa yang diserang. Dalam kasus ini, antibodi yang menyerang sel sperma disebut antibodi antisperma, disingkat ASA.

ASA bisa dihasilkan baik oleh sistem imun dalam tubuh pria maupun wanita. Kalau ASA menyerang sperma, peluang terjadinya pembuahan dan kehamilan pun jadi lebih kecil.

Antibodi antisperma (ASA) pada tubuh laki-laki

Dalam kondisi sehat, sperma dilindungi oleh testikel dan tidak mengalami kontak dengan darah. Antibodi sendiri terdapat dalam darah. Artinya, sperma dan antibodi idealnya tidak saling bertemu. Akan tetapi, karena penyakit tertentu, cedera, infeksi, atau tindakan operasi di area testis, kontak antara sperma dan darah yang mengandung antibodi  bisa terjadi. Kedua komponen seharusnya tidak pernah bertemu, maka tidak heran bila selanjutnya antibodi mengenali sperma sebagai musuh. Sejak itulah, tubuh kemudian memproduksi ASA.

Ketika antibodi bertemu dengan benda yang dianggap asing, maka respon imun pun dimulai. Tujuannya satu: menghilangkan benda asing tersebut agar tubuh tetap aman dan sehat. Bila ASA bertemu dengan sperma yang dianggap sebagai benda asing, maka tubuh akan berusaha melawan sperma hingga hancur. Maka, saat pria mengeluarkan air mani, sudah tidak ada sel sperma yang bisa melakukan pembuahan pada rahim wanita. Inilah yang jadi salah satu penyebab tidak subur pada pria.

Antibodi antisperma (ASA) pada tubuh wanita

Pada tubuh wanita, reaksi imun terhadap sperma ini belum sepenuhnya dipahami oleh para ahli. Penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan mengapa sistem imun wanita menganggap sperma sebagai organisme berbahaya yang perlu diserang.

Di tubuh wanita ASA bisa menyerang kapan saja. Pasalnya, antibodi ini tidak hanya terdapat dalam darah, namun juga terdapat pada cairan vagina. Jadi ketika sel sperma masuk ke vagina, ASA sudah bisa menyerang dan menggagalkan pembuahan.

Reaksi ASA pun berbeda-beda di tubuh setiap wanita. Ada ASA yang bereaksi dengan cara menggumpalkan sel-sel sperma jadi satu sehingga tidak bisa masuk ke rahim. Ada juga yang langsung memblokir sperma agar tak bertemu sel telur.

Jadi kalau tubuh Anda memiliki ASA, Anda akan lebih sulit hamil. Sayangnya para peneliti belum menemukan apa saja persisnya faktor risiko gangguan ini pada wanita. Memang ada satu teori yang masih terus dikembangkan sampai saat ini. Teori tersebut menduga bahwa bila kualitas sperma kurang baik, misalnya karena pasangan Anda merokok, sistem imun wanita pun melihat sel sperma tersebut sebagai ancaman terhadap sistem reproduksi dan harus segera dihentikan.

Apakah masih bisa hamil jika sistem imun menyerang sperma?

Tenang, meskipun ASA bisa jadi penyebab tidak subur, bukan berarti Anda tidak bisa hamil sama sekali. ASA tidak akan membuat Anda jadi mandul. Pasalnya, Anda masih bisa mengusahakan kehamilan dengan cara pembuahan di luar atau in vitro fertilization (IVF).

Ketika pembuahan dilakukan di luar, sel sperma tidak akan diserang oleh ASA karena tidak bercampur darah dan tidak berada dalam saluran reproduksi wanita. Maka, kemungkinan embrio terbentuk masih ada. 

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan yang enak, gurih, dan lebih sehat. Simak beragam resep membuat bakwan yang mudah berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Resep Sehat, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit