home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Hamil 6 Bulan, Saat Janin Bisa Diajak Bicara dan Mengenali Suara Ibu

Hamil 6 bulan|Hamil 23 minggu: janin sudah bisa cegukan |Kehamilan 24 minggu: telinga janin semakin sempurna|Kehamilan 25 minggu: janin sudah bisa ibu ajak bicara|Hamil 26 minggu: mata janin mulai berkedip|Kehamilan 27 minggu: janin bisa mengenali suara ibu dan ayahnya|Hal yang ibu rasakan saat hamil 6 bulan|Hal yang perlu ibu perhatikan saat konsultasi ke dokter|Tips menjaga kesehatan saat hamil 6 bulan
Hamil 6 Bulan, Saat Janin Bisa Diajak Bicara dan Mengenali Suara Ibu

Usia kehamilan sudah masuk 23-27 minggu? Artinya Anda sudah masuk fase hamil 6 bulan di trimester 2. Di fase ini, perut sudah semakin membesar, gerak janin semakin terasa, dan stretch mark mulai muncul. Selain itu, apa saja yang terjadi pada fase hamil 6 bulan? Berikut penjelasannya.

 

Hamil 6 bulan

Umumnya, tidak ada rasa mual di masa-masa hamil 6 bulan, sehingga Anda bisa lebih nyaman beraktivitas dengan keadaan dan perut yang semakin membesar.

Namun, meski tidak ada rasa mual, ibu hamil akan merasakan beberapa perubahan pada tubuh untuk mendukung perkembangan janin.

Berikut penjelasan lengkapnya.

Hamil 23 minggu: janin sudah bisa cegukan 

perkembangan janin 22 minggu kehamilan atau hamil 6 bulan

Pada masa hamil 6 bulan, tepatnya usia 23 minggu, ukuran bayi kira-kira sudah seukuran buah naga. Berat janin sekitar 453 gram dengan panjang 27,9 cm.

Saat usia kehamilan ini, lapisan lemak sudah mulai ada dalam tubuh janin.

Selain itu, bayi juga akan lebih sering ‘olahraga’ dalam perut seperti menggerakkan jari tangan, jari kaki, lengan, dan kakinya.

Jadi, jangan kaget bila ibu akan lebih sering merasakan gerakan janin dari dalam perut.

Kemungkinan bayi lahir prematur pada kehamilan usia 23 minggu juga mungkin terjadi.

Bila bayi prematur lahir saat minggu ini, umumnya ia dapat bertahan hidup dengan perawatan medis intens dari dokter.

Akan tetapi, mungkin juga bayi mengalami cacat lahir ringan sampai parah bila bayi lahir saat usia 23 minggu kehamilan.

Tidak hanya itu, mengutip dari Mayo Clinic, pada usia hamil 23 minggu, janin sudah mulai bisa cegukan karena gerakan yang tiba-tiba.

Ibu bisa merasakan detakannya saat mengelus perut.

Kehamilan 24 minggu: telinga janin semakin sempurna

perkembangan janin 24 minggu kehamilan

Saat usia kehamilan 24 minggu, janin dalam perut ibu sudah seukuran jeruk bali. Janin memiliki panjang hampir 30 cm dan berat naik sekitar 113 gram daripada minggu lalu.

Paru-paru janin semakin berkembang di masa hamil 6 bulan, tepatnya usia 24 minggu.

Memang selama perkembangan janin masih di perut, bayi masih menerima oksigen melalui plasenta, tidak terkecuali saat usia kehamilan 24 minggu.

Akan tetapi setelah lahir, paru-parunya akan mulai aktif dan otomatis berisi oksigen.

Supaya paru-parunya dapat langsung berfungsi, selama dalam rahim organ tersebut akan mulai memproduksi zat surfaktan.

Surfaktan adalah zat yang mencegah kebocoran pada kantung udara di paru-paru dan melindunginya ketika mengembuskan napas.

Selain paru-paru, indera pendengaran janin juga kian berkembang saat ini.

Organ telinga dalam semakin sempurna sehingga kemampuan keseimbangan si kecil juga semakin baik.

Hal ini membuat dokter bisa dengan mudah mengetahui posisinya dalam rahim saat itu, apakah dalam keadaan terbalik atau tegak.

Kehamilan 25 minggu: janin sudah bisa ibu ajak bicara

perkembangan janin 25 minggu kehamilan

Pada masa hamil 6 bulan, tepatnya kehamilan 25 minggu, janin dalam kandungan mungkin sudah seukuran seperti blewah.

Kira-kira panjang tubuh janin sudah 37,6 cm dengan berat 680 gram.

Ibu hamil mungkin sudah memerhatikan kapan jadwal si kecil istirahat dan aktif selama ia ada dalam kandungan.

Kalau ingin lebih merasakan lagi gerakan janin pada usia kehamilan ini, lakukan sambil berdiam diri dan tidak melakukan aktivitas apapun.

Cara ini membuat ibu lebih fokus untuk merasakan gerakan janin. Ketika si kecil mulai bergerak, ibu juga bisa mengajaknya berbicara.

Pasalnya, mengutip dari Mayo Clinic, saat usia kehamilan 25 minggu, pendengaran janin mengalami perkembangan yang cepat dan sudah dapat mendengar suara ibu.

Hamil 26 minggu: mata janin mulai berkedip

perkembangan janin 26 minggu atau hamil 6 bulan

Memasuki minggu 26 kehamilan, perkembangan tubuh janin sudah sebesar kembang kol.

Kira-kira, panjang badan janin dari ujung kepala sampai kaki sekitar 39 cm dengan berat 750 gram.

Mata janin mulai terbuka dan berkedip saat masa hamil 6 bulan. Meski begitu, Anda baru bisa mengetahui apa warna mata bayi ketika ia sudah lahir.

Warna bola mata bayi akan tergantung pada ras atau etnis keturunannya.

Beberapa bayi akan lahir dengan mata biru atau abu-abu yang bisa berubah menjadi cokelat atau gelap saat tahun pertama kehidupannya.

Bulu mata dan rambut di kepala juga mulai tumbuh pada usia kehamilan ini.

Kehamilan 27 minggu: janin bisa mengenali suara ibu dan ayahnya

perkembangan janin 27 minggu kehamilan

Perkembangan badan bayi pada minggu 27 kehamilan sudah seukuran selada.

Normalnya berat janin sudah mencapai sekitar 900 gram dengan panjang badan kira-kira 36,8 cm.

Pada masa hamil 6 bulan, wajah janin sudah mulai terlihat jelas dan akan tetap sama sampai waktunya lahir nanti.

Meski begitu, perkembangan fisik janin pada minggu 27 kehamilan belum begitu sempurna.

Organ paru-paru, hati, dan sistem imunnya masih butuh waktu berkembang secara utuh.

Memasuki minggu 27 kehamilan, janin sudah bisa mulai mendengar serta mengenali suara ibu dan ayah.

Namun, suara yang bayi dengar masih teredam karena telinganya masih tertutup lapisan lilin tebal yang bernama vernix caseosa.

Hal yang ibu rasakan saat hamil 6 bulan

Saat hamil 6 bulan, ibu hamil umumnya makin susah untuk tidur bahkan sampai insomnia.

Rasa cemas yang ibu rasakan kadang mengakibatkan sering buang air kecil, sakit maag, hingga nyeri pada kaki.

Berbagai hal inilah yang kemudian bisa menjadi gangguan tidur saat malam hari. Tidak hanya sulit tidur, beberapa perubahan yang terjadi saat ibu hamil 6 bulan yaitu:

Mengutip dari laman Kids Health, pada usia kehamilan ini, banyak dokter merekomendasikan agar posisi tidur ibu hamil tidur miring ke sebelah kiri.

Posisi ini bermanfaat agar aliran darah ke plasenta tidak terbatasi.

Jika ibu merasa tidak nyaman, coba tempatkan bantal pada bawah lutut untuk mengurangi tekanan dari berat badan sambil berbaring pada satu sisi.

Hal yang perlu ibu perhatikan saat konsultasi ke dokter

ibu hamil berkonsultasi ke dokter mengenai persalinan caesar

Saat hamil 6 bulan dengan rentang usia kehamilan 23-27 minggu, ada beberapa kondisi yang perlu ibu laporkan ke dokter, seperti:

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, hubungi dokter agar tidak sampai mengganggu perkembangan janin dalam kandungan.

Namun, jika setelah memeriksakan ke dokter menyatakan bahwa berbagai masalah yang ibu alami masih normal, tak perlu khawatir.

Tes yang perlu ibu ketahui saat hamil 6 bulan

Saat usia kehamilan ibu memasuki 23-27 minggu, dokter akan memeriksa beberapa hal seperti:

  • berat badan dan tekanan darah,
  • urine untuk mengetahui kadar glukosa dan protein,
  • denyut jantung janin,
  • ukuran rahim dengan palpasi eksternal (perabaan dari luar) untuk melihat bagaimana korelasinya dengan tanggal lahir,
  • ketinggian posisi bawah (atas rahim) atau tinggi fundus,
  • pembengkakan kaki dan tangan,
  • melihat varises pada kaki, dan
  • gejala kontraksi palsu.

Pemeriksaan tekanan darah rutin ibu lakukan setiap konsultasi ke dokter.

Pasalnya, mengutip dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), tekanan darah tinggi bisa memicu preeklampsia, eklampsia, sampai stroke pada ibu.

Sementara pada anak, bisa menyebabkan berat bayi lahir rendah (BBLR) dan kelahiran prematur.

Tidak hanya tekanan darah tinggi, saat ibu hamil 6 bulan, tes skrining glukosa juga penting ibu hamil lakukan.

Tes ini umumnya mulai ibu lakukan pada usia kehamilan 24-28 minggu.

Pemeriksaan gula darah ini dapat membantu dokter mendiagnosis apakah ibu mengidap diabetes gestasional atau tidak.

Tips menjaga kesehatan saat hamil 6 bulan

kaki kram saat hamil

Agar memudahkan dan membuat nyaman ibu saat hamil 6 bulan, ada beberapa hal yang harus ibu perhatikan, berikut penjelasan lengkapnya.

Meluruskan kaki saat kram

Semakin besar perut, maka tekanan pada kaki juga semakin berat sehingga kram kaki tidak bisa terhindari.

Ketika serangan kram terjadi, pastikan kaki lurus dan tekuk pergelangan kaki ke dalam.

Cara ini akan segera mengurangi rasa sakit sehingga perkembangan janin tidak akan terganggu.

Untuk mengurangi tekanan pada kaki, posisikan kaki ke atas sesering mungkin dan istirahat saat jeda kegiatan secara rutin.

Tidak lupa menekuk kaki secara berkala agar lebih nyaman saat hamil 6 bulan.

Rutin menghitung gerakan janin saat hamil 6 bulan

Saat hamil 6 bulan sangat penting untuk menghitung gerakan janin.

Ibu hamil bisa memeriksa gerakan janin sekali aat pagi hari (ketika aktivitas cenderung lebih jarang) dan sekali pada malam hari ketika janin lebih aktif.

Tanyakan dokter tentang cara menghitung gerakan bayi agar mengetahui dengan pasti.

Ibu bisa memulai dari jam-jam bayi aktif, berapa kali tendangan atau gerakan bayi dalam perut.

Coba tandai dengan hitungan kalau gerakan sudah mencapai 10, lalu lihat berapa lama waktu yang janin butuhkan untuk bergerak lagi.

Biasanya, ibu akan merasakan 10 gerakan dalam 10 menit atau kadang-kadang akan memakan lebih banyak waktu.

Tidak perlu khawatir, ini wajar terjadi pada masa hamil 6 bulan, terutama usia kehamilan 25 minggu.

Jika dalam 10 menit belum ada 10 gerakan, minumlah jus atau makan sesuatu yang ringan, dan berjalan sedikit.

Ibu juga bisa menepuk perut sedikit kemudian berbaring, bersantai, dan kembali hitung gerakan. Jika dua jam berlalu tanpa adanya 10 gerakan, hubungi dokter.

Perhatikan makanan yang ibu konsumsi

Makanan seperti sosis, daging asap, dan daging olahan lainnya terkadang memiliki jenis bakteri dan mikroorganisme berbahaya untuk perkembangan janin.

Bakteri ini hanya dapat hancur saat melalui proses pemasakan dengan suhu tinggi.

Jadi saat sedang hamil, akan lebih baik jika menghindari makan makanan mentah, kecuali sudah matang.

Selain itu, saat ibu hamil 6 bulan sampai waktu melahirkan, ibu rentan terkena penyakit yang bisa mengganggu perkembangan janin.

Alasannya karena saat hamil sistem kekebalan tubuh akan berubah. Bakteri atau virus dalam tubuh ibu dapat melewati plasenta dan menyerang bayi.

Hal ini karena sistem kekebalan tubuh bayi belum cukup untuk melawan penyakit.

Waspada terhadap kesemutan

Jika ibu mengalami mati rasa, kesemutan atau tegang pada jari jemari saat hamil, mungkin ini adalah gejala carpal tunnel syndrome (CTS).

Kondisi ini lebih sering ibu rasakan pada malam hari.

Menekan tangan yang sakit membuat masalah menjadi lebih buruk, jadi cobalah untuk meletakkan kepala di atas bantal pada waktu tidur.

Ketika jari mulai mati rasa coba goyangkan tangan untuk mengurangi sensasinya.

Jika ini tidak efektif dan mati rasa membuat tak bisa tidur, silakan konsultasikan dengan dokter.

Boleh minum obat asam lambung atas saran dokter

Bila ibu sedang maag, boleh minum obat asam lambung asalkan dengan saran dokter.

Konsumsi obat asam lambung secara tidak berlebihan dan sesuaikan dosis seperti yang tertera dalam label atau anjuran dokter.

Jika minum terlalu banyak obat asam lambung, bisa memicu sembelit pada ibu hamil.

Penjelasan tentang hamil 6 bulan sudah lengkap, lalu bagaimana kondisi janin dan ibu saat hamil 7 bulan?

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Week 25 (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 13 February 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/week25.html

Week 26 (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 13 February 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/week26.html

Pregnancy Week 26 – 26 Weeks Pregnant. (2012). Retrieved 13 February 2020, from https://americanpregnancy.org/week-by-week/26-weeks-pregnant/

Week 24 (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 13 February 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/week24.html

Week 23 (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 13 February 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/week23.html

Week 27 (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 13 February 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/week27.html

Fetal development: What happens during the 2nd trimester?. (2021). Retrieved 1 April 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/fetal-development/art-20046151

High Blood Pressure During Pregnancy. (2020). Retrieved 1 April 2021, from https://www.cdc.gov/bloodpressure/pregnancy.htm

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 13/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x