backup og meta
Kategori

1

Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi
Konten

Hamil 2 Bulan, Organ Mulai Terbentuk dan Jantung Berdetak

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Riska Herliafifah · Tanggal diperbarui 7 hari lalu

Hamil 2 Bulan, Organ Mulai Terbentuk dan Jantung Berdetak

Meski ukuran perut belum terlalu besar, janin sebenarnya sudah menunjukkan berbagai perkembangan saat usia hamil memasuki 2 bulan.

Ingin tahu apa saja yang dilakukan janin di dalam kandungan saat berusia dua bulan? Simak ulasan berikut untuk informasinya.

Perjalanan dan perkembangan janin saat 2 bulan

Wanita sering kali belum menyadari kehamilan pada bulan pertama, sebab Anda mungkin mengira bahwa kehamilan hanya sebatas keterlambatan haid.

Tanda-tanda kehamilan akan semakin jelas setelah memasuki usia dua bulan karena di sinilah embrio yang terbentuk mulai berubah menjadi janin.

Hamil 2 bulan bisa dihitung mulai dari minggu ke-5 sampai ke-8. Dalam kurun waktu tersebut, berikut adalah berbagai perkembangan yang terjadi pada janin.

1. Minggu ke-5

hamil kebo

Bentuk janin di minggu ke-5 kehamilan memang belum terlihat jelas karena embrio belum berubah menjadi janin.

Meski begitu, dokter biasanya sudah menemukan berbagai perkembangan seperti berikut melalui pemeriksaan USG.

  • Tabung saraf yang membentang dari atas embrio sampai ke bawah. Ini merupakan bakal sumsum tulang belakang dan otak.
  • Terbentuk tonjolan di tengah-tengah embrio yang akan berkembang menjadi jantung janin.
  • Plasenta atau ari-ari mulai terbentuk.

2. Minggu ke-6

Saat memasuki enam minggu kehamilan, ukuran janin sudah sebesar kacang polong atau sekitar 2–5 mm dari puncak kepala sampai bokong.

Pada usia kehamilan ini, janin biasanya sudah mengalami beberapa perkembangan berikut.

  • Penebalan pada area yang akan berkembang menjadi mata.
  • Terdapat beberapa bagian menonjol yang akan berkembang menjadi kaki dan tangan.
  • Terbentuk cekungan kecil pada kedua sisi kepala yang akan berkembang menjadi telinga.
  • Jantung mulai berdenyut, bisa mencapai 150 denyut per menit.

3. Minggu ke-7

Pada minggu ke-7, ukuran janin sudah menyerupai sebutir bluberi atau sekitar 10 mm.

Selain itu, seperti dikutip dari laman Nemours KidsHealth, berikut adalah perkembangan lain yang kerap ditunjukkan saat kehamilan usia 7 minggu.

  • Plasenta sebagai jalan nutrisi dan oksigen bagi janin sudah terbentuk.
  • Janin sudah memiliki ginjal.
  • Mulut, lubang hidung, telinga, dan mata sudah semakin terlihat.
  • Sel otak berkembang dengan pesat sehingga mulai terbentuk sistem saraf.
  • Tulang rawan mulai terbentuk.

4. Minggu ke-8

Ketika kehamilan memasuki usia 8 minggu, ukuran janin sudah sebesar kacang tanah atau sekitar 2 cm. Janin terus berkembang pesat hingga menunjukkan berbagai perubahan berikut.

  • Peningkatan volume cairan ketuban.
  • Alat kelamin sudah terbentuk, tetapi jenis kelamin belum bisa dibedakan.
  • Ukuran rahim semakin membesar.
  • Jari tangan dan kaki mulai terbentuk.
  • Mata sudah semakin jelas karena keberadaan pigmen warna di retina.

Perubahan pada ibu hamil saat 2 bulan

Seiring dengan perkembangan janin, ibu hamil juga akan merasakan berbagai perubahan.

Namun, tak dapat dipungkiri bahwa berbagai perubahan selama kehamilan berikut kerap membuat Anda merasa kurang nyaman.

1. Mood swing

Sering kesal, gembira, dan marah saat hamil pada waktu yang hampir bersamaan? Suasana hati yang mudah berubah atau mood swing memang kerap terjadi pada awal kehamilan.

Penyebab utama dari mood swing pada ibu hamil adalah peningkatan hormon estrogen dan progesteron secara drastis.

Meskipun mood swing sering terjadi, bukan berarti Anda bisa mengabaikannya. Jika mood swing terjadi secara terus menerus selama dua minggu, jangan ragu untuk segera menemui dokter.

2. Perubahan serviks

Sebelum hamil, bagian bawah rahim yang terhubung dengan vagina atau serviks berada dalam kondisi tertutup serta lebih panjang dan kokoh.

Saat hamil, serviks akan secara alami melunak dan memendek seiring dengan membesarnya rahim.

Namun, Anda perlu waspada jika kondisi ini disertai dengan keputihan atau nyeri punggung bagian bawah. Ini mungkin menandakan inkompetensi serviks yang kerap berujung pada persalinan prematur.

3. Payudara membengkak

Selain mood swing, peningkatan estrogen dan progesteron juga menyebabkan pembengkakan payudara saat hamil 2 bulan.

Kondisi ini sering kali juga membuat payudara terasa lebih sensitif sehingga sakit saat tersentuh.

Di samping keberadaan hormon, ukuran payudara yang membesar selama kehamilan juga disebabkan oleh peningkatan aliran darah di sekitarnya.

4. Penurunan nafsu makan

Salah satu keluhan ibu hamil pada awal kehamilan adalah penurunan nafsu makan. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh morning sickness, stres, hingga efek samping obat-obatan.

Untuk menyiasati kondisi ini, Anda bisa menggunakan makanan pengganti. Contohnya, jika kehamilan membuat Anda tidak suka bau daging, gantilah sumber protein dengan telur, tahu, atau olahan ayam.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat hamil 2 bulan

Setelah melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan kehamilan, ibu hamil biasanya sudah mendapatkan jadwal pemeriksaan rutin.

Ketika jadwal pemeriksaan tiba, Anda mungkin mendapatkan berbagai pertanyaan berikut.

  • Riwayat penyakit dalam keluarga dan kehamilan sebelumnya.
  • Kenaikan berat badan.
  • Detak jantung janin.
  • Golongan darah dan faktor Rhesus.
  • Obat-obatan yang sering dikonsumsi.

Jangan ragu untuk bertanya kepada dokter tentang berbagai hal terkait kehamilan yang masih membuat Anda ragu atau khawatir.

Tips menjaga kesehatan saat hamil 2 bulan

Hamil dua bulan masih termasuk dalam trimester pertama kehamilan. Artinya, risiko keguguran pada masa ini terbilang cukup tinggi.

Untuk meminimalkan risiko keguguran sekaligus menjaga kesehatan ibu dan janin, berikut adalah berbagai upaya yang bisa Anda lakukan.

1. Tidur yang cukup

Berbagai perubahan selama kehamilan cenderung membuat wanita lebih mudah lelah. Oleh karena itu, usahakan untuk tidak kurang tidur saat hamil.

Ibu hamil sering kali terbangun di malam hari. Bila memungkinkan, tidurlah lebih awal dari biasanya sehingga waktu istirahat Anda lebih banyak.

2. Sesuaikan pola makan

perkembangan janin 1 minggu kehamilan

Mual dan muntah yang kerap dirasakan pada awal kehamilan kerap menjadi alasan ibu hamil kehilangan nafsu makan.

Meskipun mual, ibu hamil harus memenuhi kebutuhan nutrisi harian bagi janin. Untuk menyiasatinya, cobalah makan dengan porsi kecil tetapi lebih sering.

3. Tetap aktif

Ibu yang hamil 2 bulan memang harus lebih banyak beristirahat. Namun, bukan berarti Anda harus berdiam diri di kasur sepanjang hari.

Tetap aktif beraktivitas fisik merupakan salah satu kunci kehamilan yang sehat. Pilihlah jenis olahraga yang aman bagi ibu hamil, contohnya jalan santai atau berenang selama 30 menit setiap pagi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa awal masa kehamilan merupakan salah satu masa yang cukup berat, sebab Anda harus menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan.

Oleh karena itu, jangan sungkan untuk meminta bantuan pada orang terdekat, terutama pasangan. Salah satunya tentu saja dengan meminta bantuan pendampingan saat harus periksa kehamilan.

Kesimpulan

Saat hamil 2 minggu, janin Anda sudah menunjukkan berbagai perkembangan, mulai dari kemunculan detak jantung, terbentuknya plasenta dan sistem saraf, dan terbentuknya bakal berbagai bagian tubuh, seperti tangan, kaki, hingga mata.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Riska Herliafifah · Tanggal diperbarui 7 hari lalu

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan