home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Perlu Melakukan USG 4D? Berikut Manfaat dan Tahapan Prosedurnya

Apa itu prosedur USG 4D?|Kapan waktu yang tepat melakukan USG 4D?|Bagaimana prosedur USG 4D dilakukan?|Apa saja manfaat dari prosedur USG 4D?|Apakah ada risiko saat melakukan USG 4 dimensi?
Apakah Perlu Melakukan USG 4D? Berikut Manfaat dan Tahapan Prosedurnya

Saat mengandung, tentunya Anda perlu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Hal ini dilakukan untuk memantau kesehatan Anda serta bayi di dalam kandungan. Metode yang bisa dilakukan untuk melihat perkembangan bayi yaitu dengan prosedur USG, salah satunya adalah USG 4D. Apa saja yang perlu diketahui mengenai prosedur USG 4 dimensi? Ini penjelasan lengkapnya!

Apa itu prosedur USG 4D?

Dikutip dari Planned Parenthood, ultrasonografi (USG) merupakan prosedur yang dapat dilakukan untuk mengetahui perkembangan janin.

Tidak perlu khawatir, karena prosedur USG merupakan cara melihat kandungan yang aman tanpa rasa sakit.

Apabila sebelumnya terdapat prosedur USG 3D, kini ada pula prosedur lainnya seperti USG 4 dimensi.

Prosedur ini dilakukan untuk melihat gerakan janin atau bayi secara nyata. Melalui prosedur ini Anda bisa melihat bentuk wajah bayi hingga pergerakannya dengan cukup detail.

Kapan waktu yang tepat melakukan USG 4D?

Prosedur USG sudah dapat dilakukan ibu hamil sejak kehamilan trimester 1. Hal ini dilakukan agar dokter bisa memeriksa bagaimana perkembangan janin dan sudah seberapa jauh kehamilan Anda.

Biasanya, Anda akan direkomendasikan untuk melakukan USG 3D maupun 4D saat sudah memasuki kehamilan trimester 2 serta trimester 3.

Hal ini karena bayi sudah mempunyai kandungan lemak yang cukup sehingga Anda bisa melihat tubuhnya dengan jelas.

Namun, perlu pula diketahui apabila USG jenis apa pun dapat dilakukan kapan saja selama masa kehamilan.

Termasuk ketika dokter mencurigai adanya komplikasi atau masalah kehamilan sehingga diperlukan USG tambahan agar gambar terlihat jelas.

Bagaimana prosedur USG 4D dilakukan?

Persiapan yang perlu dilakukan

Sebenarnya, tidak ada persiapan khusus ketika Anda akan melakukan USG 4 dimensi karena ini bukanlah tindakan pembedahan.

Namun, sebaiknya hindari makan atau minum terlalu banyak agar gambarnya terlihat lebih jelas.

Lalu, gunakanlah pakaian yang nyaman dan longgar karena Anda akan diminta untuk memperlihatkan bagian perut saat proses berlangsung.

Saat prosedur

Pertama, dokter akan meminta Anda berbaring dan memperlihatkan area tubuh tertentu yaitu perut. Lalu, ia akan mengoleskan gel khusus yang akan terasa dingin.

Gel dingin nantinya akan dioleskan menggunakan alat pemindai khusus. Alat yang digunakan akan bergerak maju mundur juga mengitari perut hingga gambar dan pergerakan bayi terlihat jelas.

Dokter akan menjelaskan bagaimana keadaan kehamilan serta bayi di dalam kandungan saat dan setelah prosedur USG 4D. Setelah selesai, gel yang tersisa akan dibersihkan.

Apa saja yang dilihat dokter saat prosedur?

Pemeriksaan USG standar maupun 4 dimensi, dokter akan melihat bagaimana perkembangan fisik bayi di dalam kandungan.

Selain itu, ada pula informasi lainnya yang diberikan dokter, seperti:

  • Posisi, pergerakan, napas, serta detak jantung bayi
  • Estimasi ukuran dan berat badan bayi
  • Mengetahui posisi plasenta

Apa saja manfaat dari prosedur USG 4D?

Selain untuk mengetahui kondisi kesehatan janin, USG 4 dimensi kerap dilakukan orangtua karena ingin melihat wujud bayi dengan lebih jelas.

Dikutip dari American College of Obstetricians and Gynecologists, salah satu manfaat penting prosedur USG 4D juga dilakukan untuk memeriksa perkembangan bayi dan mencari kelainan bawaan.

Maka dari itu, hal ini memungkinkan dokter untuk menghitung volume serta strukur organ tubuh seperti celah bibir, tumor, cacat, dan lain-lain.

Lalu, ada pula teknik dari USG 4D seperti Spatio Temporal Image Correlation yang memungkinkan untuk melihat lebih detil anatomi jantung.

Berikut beberapa manfaat lainnya dari prosedur USG 4D, diantaranya adalah:

  • Mendiagnosis ketidaksempurnaan janin.
  • Melihat karakteristik bayi yang berpotensi down syndrome.
  • Mendiagnosis terjadinya kelainan bawaan.
  • Melihat kadar air ketuban apakah lebih, kurang, atau cukup.
  • Mengamati penampilan dan gerakan bayi.
  • Mencari tahu kelainan rahim serta area panggul wanita.

Apakah ada risiko saat melakukan USG 4 dimensi?

Ultrasonografi atau USG 4D merupakan jenis prosedur non-invasif sehingga apabila dilakukan oleh ahlinya tidak akan mengakibatkan masalah pada janin.

Prosedur ini menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk membuat gambar serta video di waktu sekarang dari rahim Anda.

Hingga kini, belum ada bukti pasti bahwa USG berbahaya bagi janin yang sedang berkembang.

Belum ada penelitian yang menemukan adanya hubungan antara USG dengan kanker, cacat lahir, atau masalah kesehatan anak lainnya.

Maka dari itu, suatu keharusan apabila USG 4D hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis serta dilakukan untuk keperluan yang tepat.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Ultrasound: Sonogram – American Pregnancy Association. (2020). Retrieved 7 December 2020, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-health-wellness/ultrasound-720/

Ultrasound Exams. (2020). Retrieved 7 December 2020, from https://www.acog.org/womens-health/faqs/ultrasound-exams

s.r.o., R. (2020). 3D-4D ultrasound. Retrieved 7 December 2020, from https://www.femicare.org/en/3d-4d-ultrasound

Dr. Florentina-Daniela Lebit, P. (2011). The Role of 4D Ultrasound in the Assessment of Fetal Behaviour. Mædica, 6(2), 120. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3239390/

Fetal ultrasound – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 7 December 2020, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/fetal-ultrasound/about/pac-20394149

Ultrasound & What to Expect. (2020). Retrieved 7 December 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/4995-your-ultrasound-test

Ultrasound Imaging | FDA. (2020). Retrieved 7 December 2020, from https://www.fda.gov/radiation-emitting-products/medical-imaging/ultrasound-imaging

What Is an Ultrasound Test? | Procedure, Cost & Risks. (2020). Retrieved 7 December 2020, from https://www.plannedparenthood.org/learn/pregnancy/prenatal-care/whats-ultrasound

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 25/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x