Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Bolehkah Ibu Hamil Menyantap Makanan Bersantan?

Bolehkah Ibu Hamil Menyantap Makanan Bersantan?

Saat hamil, tentu ibu sangat menjaga asupan nutrisi dan gizi dari makanan yang akan dikonsumsi. Hal ini karena ada sebagian makanan yang bisa menimbulkan efek atau masalah kesehatan tertentu untuk kehamilan. Makanan bersantan misalnya kerap dipertanyakan oleh sebagian ibu. Lantas, bolehkah menyantap makanan santan untuk ibu hamil? Simak dulu penjelasannya dalam artikel ini.

Santan untuk ibu hamil, apa boleh?

santan untuk ibu hamil

Ibu hamil perlu mengonsumsi makanan dengan gizi serta nutrisi seimbang untuk menunjang perkembangan janin dalam kandungan.

Mengutip dari American Pregnancy Association, ibu hamil tidak hanya mengonsumsi makanan yang memang dibutuhkan, tetapi juga bisa menginginkan suatu makanan tertentu seperti ngidam.

Seperti halnya ketika ibu sangat menginginkan makanan bersantan, tetapi merasa khawatir sehingga memepertanyakan bolehkah ibu hamil makan santan?

Apalagi, sebagian besar orang berpikir bahwa santan adalah makanan tinggi lemak serta dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Padahal, santan adalah salah satu makanan yang baik untuk ibu hamil sekaligus aman apabila dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai.

Santan memang mempunyai kandungan lemak yang cukup tinggi. Akan tetapi, jangan khawatir berlebihan karena itu merupakan kandungan lemak baik.

Perlu Anda ketahui pula bahwa selama masa kehamilan ibu juga perlu mendapatkan asupan lemak sekitar 25% – 35% dari jumlah kalori harian.

Seberapa banyak santan untuk ibu hamil yang diperbolehkan?

Belum ada patokan atau takaran pasti seberapa banyak makanan bersantan boleh dikonsumsi ibu hamil.

Maka dari itu, hal yang perlu Anda ingat adalah untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan santan secukupnya saja, tidak berlebihan.

Makanan jenis apa pun jika mengonsumsinya terlalu berlebihan kemungkinan besar akan memberikan efek tertentu bagi tubuh.

Lalu, sebelum ibu hamil mengonsumsi makanan dengan kandungan kelapa atau santan, pastikan terlebih dahulu Anda tidak mempunyai alergi.

Ketika ibu hanya mempunyai santan kemasan kaleng, pastikan pula bahwa produk tersebut tidak mengandung zat kimia BPA karena berisiko memicu gangguan otak pada bayi.

Konsultasikan pula dengan dokter makanan apa saja yang sebaiknya ibu konsumsi sesuai dengan kondisi kesehatan. Lalu, tanyakan pula mengenai makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil.

Manfaat santan untuk ibu hamil

santan untuk ibu hamil

Sebagian orang mungkin menghindari untuk mengonsumsi santan karena takut memicu naiknya kadar kolesterol.

Padahal, makanan yang mempunyai rasa gurih ini juga dapat membantu Anda dalam meningkatkan energi yang dihasilkan tubuh.

Santan dapat memberikan tambahan kalori yang sehat untuk ibu hamil. Tidak hanya itu saja, santan juga bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan.

Berikut adalah beberapa manfaat makanan bersantan untuk ibu hamil, di antaranya adalah:

1. Menjaga kekebalan tubuh

Lemak sebagai salah satu kandungan santan disebut sebagai asam laurat mempunyai manfaat untuk membantu mendukung sistem kekebalan tubuh.

Tak hanya itu saja, asam laurat juga merupakan senyawa yang berfungsi sebagai antimikroba dan antiinflamasi.

Dalam penelitian Antioxidant and Nutritional Properties of Domestic and Commercial Coconut Milk Preparations ada penjelasan bahwa santan mempunyai senyawa antioksidan yang lebih tinggi daripasa susu sapi dan susu kambing.

Maka dari itu, sesekali Anda juga bisa mengonsumsi makanan dengan kandungan santan karena bermanfaat untuk ibu hamil.

2. Menjaga kesehatan jantung

Selain itu, santan juga bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah ibu hamil.

Hal ini karena santan dapat berfungsi secara efektif membantu menjaga kadar kolesterol baik atau HDL dalam darah.

Maka dari itu, asam lemak yang terkandung dalam santan dapat membantu melancarkan peredaran darah, sehingga mengurangi risiko penyumbatan di jantung.

3. Mengurangi asam lambung

Selain kolesterol, sebagian orang juga menghindari asupan santan karena kandungannya dapat memicu asam lambung.

Santan juga mempunyai kandungan magnesium yang bermanfaat karena membantu menetralkan sekaligus mengurangi asam lambung.

Asupan magnesium pada santan juga mempunyai manfaat lain untuk ibu hamil, yaitu mencegah rahim kontraksi sebelum waktunya.

Magnesium juga mempunyai manfaat untuk membantu perkembangan gigi dan tulang yang kuat pada bayi dalam kandungan.

Walaupun makanan bersantan tergolong aman untuk dikonsumsi ibu hamil, perhatikan pula penggunaan bahan-bahan lainnya saat membuat makanan.

Sebagai contoh, kurangi penggunaan minyak atau bahan tertentu saat mengolah makanan bersantan sehingga tidak memicu risiko lainnya untuk tubuh.

Lalu, daripada menggunakan santan kemasan, ibu juga bisa memilih santan segar sehingga lebih sehat dan bisa langsung memasaknya.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days
Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Encyclopedia, M., & pregnancy, E. (2021). Eating right during pregnancy: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 23 April 2021, from https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000584.htm

Eating Right Before and During Pregnancy. (2021). Retrieved 23 April 2021, from https://www.ucsfhealth.org/education/eating-right-before-and-during-pregnancy

Pregnancy Nutrition | American Pregnancy Association. (2012). Retrieved 23 April 2021, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-health-wellness/pregnancy-nutrition-1008/

Khaw, K., Sharp, S., Finikarides, L., Afzal, I., Lentjes, M., Luben, R., & Forouhi, N. (2018). Randomised trial of coconut oil, olive oil or butter on blood lipids and other cardiovascular risk factors in healthy men and women. BMJ Open, 8(3), e020167. doi: 10.1136/bmjopen-2017-020167

Ekanayaka, R., Ekanayaka, N., Perera, B., & De Silva, P. (2013). Impact of a Traditional Dietary Supplement with Coconut Milk and Soya Milk on the Lipid Profile in Normal Free Living Subjects. Journal Of Nutrition And Metabolism, 2013, 1-11. doi: 10.1155/2013/481068

Antioxidant and Nutritional Properties of Domestic and Commercial Coconut Milk Preparations. Researchgate. (2021). Retrieved 23 April 2021, from https://www.researchgate.net/publication/343424782_Antioxidant_and_Nutritional_Properties_of_Domestic_and_Commercial_Coconut_Milk_Preparations

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 27/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita