backup og meta
Kategori
Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi

4 Posisi Duduk yang Baik untuk Ibu Hamil, Aman Tanpa Pegal

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 13/09/2023

4 Posisi Duduk yang Baik untuk Ibu Hamil, Aman Tanpa Pegal

Ibu hamil sering kali kesulitan melakukan aktivitas tertentu, bahkan untuk sekedar menemukan posisi duduk yang baik. Kondisi ini tentu tidak terlepas dari berbagai perubahan fisik dan hormon selama kehamilan.

Posisi duduk yang salah tentu dapat menyebabkan punggung ibu hamil terasa nyeri dan tidak nyaman. Supaya tidak lagi mengalami hal tersebut, simak informasi berikut!

Posisi duduk yang baik untuk ibu hamil

Ukuran perut yang membesar selama kehamilan dapat menyebabkan ketegangan otot di sekitar punggung.

Akibatnya, gerakan tubuh bagian bawah menjadi terbatas dan ibu hamil pun sering kali kesulitan menemukan posisi duduk yang tepat.

Untungnya, masih ada beberapa posisi duduk yang baik untuk ibu hamil sehingga ibu tetap merasa nyaman. Berikut adalah beberapa contohnya.

1. Duduk di kursi dengan sandaran

ursodeoxycholic acid untuk ibu hamil

Meski perut terus membesar, ibu hamil tetap disarankan untuk duduk dalam posisi tegak. Supaya lebih nyaman, Anda bisa memanfaatkan kursi dengan sandaran punggung.

Jika posisi duduk kurang nyaman atau tubuh Anda terus merosot ke depan, tambahkan bantal kecil di antara panggul dan sandaran kursi.

Selain itu, pastikan bahwa telapak kaki menyentuh lantai supaya tubuh Anda tidak menopang terlalu banyak beban.

Jika memungkinkan, Anda disarankan untuk memilih kursi dengan sandaran tangan sehingga bahu dan siku bisa lebih rileks dan nyaman.

2. Duduk menghadap sandaran kursi

Tidak hanya berguna untuk menahan punggung, sandaran kursi juga bisa digunakan untuk “menahan” perut.

Caranya, ambil posisi duduk menghadap sandaran kursi sampai perut menempel ke sandaran, tetapi jangan ditekan. 

Setelah itu, letakkan lengan pada sisi atas sandaran kursi untuk menahan punggung agar tetap tegak dan rileks.

Jika kurang nyaman, Anda bisa menyelipkan bantal kecil di antara perut dan kursi. Sering-seringlah mengubah posisi duduk, mengingat Anda tidak boleh duduk terlalu lama saat hamil.

3. Duduk di lantai

Beberapa ibu hamil mungkin masih bertanya-tanya apakah mereka boleh duduk langsung di lantai. Jawabannya, tentu saja boleh.

Dalam dunia kedokteran, posisi duduk ini dikenal dengan istilah tailor sitting dan trunk turns.

Posisi duduk di lantai tersebut dianggap baik untuk ibu hamil karena bisa meningkatkan kekuatan otot panggul, pinggang, dan paha sehingga sakit punggung dapat berkurang.

Mengutip dari laman Saint Luke’s Health System, tailor sitting adalah posisi duduk di lantai dengan badan tegak dan telapak kaki saling menempel.

Sementara itu, trunk turns adalah duduk dengan posisi kaki menyilang satu sama lain. Dalam posisi ini, Anda bisa memanfaatkan tangan untuk menahan tubuh supaya tetap tegak.

Penting untuk diketahui!

Saat melakukan trunk turns, Anda perlu sering mengganti posisi kaki yang menyilang di atas dan bawah secara bergantian.

4. Duduk di kursi tanpa sandaran

Meskipun tidak mempunyai kursi dengan sandaran, ibu hamil tetap bisa menemukan posisi duduk yang baik dengan bantuan bantal.

Caranya, manfaatkan dinding sebagai pengganti sandaran kursi, lalu posisikan bantal hamil di antara punggung Anda dan dinding.

Pastikan posisi duduk Anda tetap tegak dengan bahu sedikit ditarik ke belakang.

Selain itu, posisikan pinggul dan lutut berada dalam sudut 90 derajat sehingga telapak kaki bisa menempel ke lantai dengan nyaman.

Cara bangun dari duduk yang baik untuk ibu hamil

Bukan hanya saat duduk, ibu hamil juga perlu memperhatikan cara bangun dari tempat duduk supaya nyaman dan terhindar dari cedera. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti.

  1. Posisikan tangan pada sandaran sisi kursi atau di atas lutut sebagai tumpuan.
  2. Condongkan tubuh bagian atas seperti punggung dan dada ke depan secara perlahan. Pastikan punggung tetap lurus.
  3. Gerakkan panggul ke depan secara perlahan tanpa menggerakkan bahu.
  4. Berdiri secara perlahan dengan posisi punggung tetap tegak. Pertahankan posisi ini sampai Anda benar-benar berdiri tegak.

Jika ukuran perut yang terlalu besar menyulitkan Anda untuk berdiri dari tempat duduk sendirian, jangan ragu untuk meminta bantuan suami atau orang lain di sekitar Anda.

Ibu hamil juga disarankan lebih berhati-hati saat berdiri dari kursi dengan roda mengingat risiko kecelakaan dan jatuh yang lebih besar.

Terlepas dari posisi mana pun yang dipilih, ibu hamil tidak disarankan untuk duduk dalam posisi yang sama selama lebih dari 30 menit.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 13/09/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan