home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Cara Suami Mendukung Istri Saat Hamil

6 Cara Suami Mendukung Istri Saat Hamil

Masa kehamilan merupakan masa yang ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri yang ingin memiliki anak. Istri memiliki peran yang lebih besar karena harus mengandung dan mengalami perubahan fisik selama proses kehamilan. Dengan adanya dukungan suami, maka istri akan merasa sangat terbantu dan cenderung lebih sedikit mengalami stress. Kondisi ini juga akan berpengaruh terhadap kesehatan bayi karena hormon stress saat hamil dapat membuat anak lebih sensitif terhadap stress.

Berikut beberapa hal yang dilakukan suami dalam mendukung istri selama masa kehamilan:

1. Memberikan dukungan praktis

Kehamilan adalah masa yang melelahkan untuk bagi seorang istri karena dengan energi dengan yang terbatas, ia harus dapat memenuhi kebutuhan untuk dirinya sendiri dan untuk perkembangan bayi. Terlebih lagi perubahan hormon saat kehamilan akan menurunkan energi sehingga ibu hamil akan lebih mudah merasa ngantuk dan terlelap. Bantuan suami sangat dibutuhkan untuk mencegah kelelahan berlebih dan memastikan istri memperoleh istirahat yang cukup.

Hal utama yang dapat dilakukan adalah mengambil alih pekerjaan rumah seperti memasak, membersihkan rumah, dan sebagainya. Dengan begitu istri akan memiliki waktu lebih untuk beristirahat.

2. Bantu memenuhi kebutuhan nutrisi

Pemenuhan nutrisi merupakan hal penting untuk menjaga kesehatan selama kehamilan dan perkembangan bayi dalam kandungan. Ibu hamil akan membutuhkan vitamin dan asupan mineral lebih banyak. Oleh karena itu, suami sangat berperan untuk memenuhi kebutuhan asupan istri dengan menjamin ketersediaan makanan yang diperlukan selama kehamilan, serta mengingatkan istri untuk memeriksakan status gizi dan mengonsumsi vitamin A dan zat besi selama kehamilan

3. Menerapkan pola hidup sehat di keluarga

Perkembangan bayi dalam kandungan sangat terpengaruh oleh gaya hidup orangtuanya. Masa kehamilan juga dapat menjadi waktu yang tepat untuk memulai perubahan gaya hidup. Sebagai calon ayah, suami harus mengingatkan istri untuk menghindari konsumsi yang berbahaya bagi kandungannya seperti alkohol dan rokok. Selain itu, ingatkan untuk mengontrol asupan kafein, gula, dan garam berlebih untuk menghindari komplikasi selama kehamilan. Suami juga harus memberikan contoh dengan menerapkan kebiasaan pola hidup sehat dan yang terpenting adalah untuk tidak mengonsumsi alkohol dan merokok di dekat istri yang sedang hamil. Asap rokok akan sangat berbahaya bagi kandungan dan membuat udara di sekitar rumah dipenuhi dengan racun dari asap rokok.

4. Penuhi dukungan secara sosial dan emosional

Seiring dengan perkembangan kehamilan, istri akan mengalami perubahan fisik dan rasa tidak nyaman dengan kehamilannya. Suami adalah salah satu orang terdekat yang dapat memberikan dukungan untuk melewati masa kehamilan. Berikut beberapa bentuk dukungan sosial dan emosional yang dapat dilakukan oleh suami untuk memberikan dukungan selama kehamilan:

  • Berada di dekat istri selama kehamilan
  • Ajak istri berkomunikasi dan dengarkan semua keluhannya
  • Menyemangati dan memberikan rasa nyaman
  • Penuhi keinginan untuk memakan makanan tertentu dan melakukan sesuatu seperti berjalan-jalan keluar rumah
  • Ciptakan suasana rumah yang menyenangkan dan nyaman untuk beristirahat

5. Temani istri untuk menghadiri pemeriksaan kesehatan

Pemeriksaan kesehatan selama kehamilan atau yang dikenal dengan antenatal care adalah pemeriksaan rutin hal yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan kehamilan, potensi komplikasi pada kehamilan, dan untuk mengetahui apakah istri sudah memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Dengan ikut hadir dalam pemeriksaan kesehatan, akses istri ke pelayanan kesehatan akan lebih mudah dibandingkan jika ia pergi sendiri. Selain itu suami dapat mengetahui kesehatan istrinya secara langsung dan dapat bertanya kepada petugas kesehatan terkait hal apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan istri.

Dengan pengetahuan yang lebih, suami dapat memberikan dukungan kesehatan yang lebih baik dan membantu peluang istri lebih besar untuk dapat melahirkan anak dalam keadaan sehat. Namun jika Anda tidak sempat menemani istri untuk pemeriksaan, setidaknya tunjukkan kepedulian terhadap kondisi kehamilan dengan menanyakan bagaimana hasil pemeriksaan kesehatan.

6. Membantu memutuskan dan memenuhi kebutuhan untuk persiapan melahirkan

Proses melahirkan membutuhkan banyak hal untuk dipersiapkan dan membutuhkan kesiapan untuk mengatasi hal yang tidak terduga. Beberapa hal yang harus direncanakan pasangan suami istri sebelum melahirkan, di antaranya pemenuhan perlengkapan untuk merawat bayi baru lahir, rencana persalinan dengan memperkirakan tanggal melahirkan, metode, dan tempat persalinan. Dengan suami membantu perencanaan yang matang, istri akan merasa aman dan siap untuk menghadapi persalinan. Selain itu istri juga membutuhkan dukungan saat persalinan, dengan adanya suami di samping istri.

BACA JUGA:

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Metode kalkulasi

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Anon., 2014. Dads: how to share in your partner’s pregnancy. [Online] Available at: http://www.babycentre.co.uk/a549793/dads-how-to-share-in-your-partners-pregnancy [Accessed June 2016].

Anon., 2014. Pregnancy, birth and beyond for dads and partners. [Online] Available at: http://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/pages/dad-to-be-pregnant-partner.aspx [Accessed June 2016].

Mullany, B., S, B. & Hindin, M., 2007. The impact of including husbands in antenatal health education services on maternal health practices in urban Nepal: results from a randomized controlled trial. HEALTH EDUCATION RESEARCH, pp.166–76.

Winch, G., 2012. Partners of Pregnant Women Impact Newborn’s Health. [Online] Available at: https://www.psychologytoday.com/blog/the-squeaky-wheel/201211/partners-pregnant-women-impact-newborns-health [Accessed June 2016].

Foto Penulis
Ditulis oleh Kemal Al Fajar pada 09/06/2016
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x