Hati-Hati! Ini 4 Bahaya Ibu Kelamaan Duduk saat Hamil

    Hati-Hati! Ini 4 Bahaya Ibu Kelamaan Duduk saat Hamil

    Anda mungkin sudah tahu bahwa berdiri terlalu lama berisiko untuk kehamilan. Lalu, bagaimana dengan kelamaan duduk saat hamil? Apakah kegiatan yang tampaknya tidak membahayakan ini bisa memberikan dampak tertentu bagi kondisi kesehatan ibu serta janin? Berikut penjelasan lengkap mengenai bahaya ibu hamil duduk kelamaan.

    Bahaya kelamaan duduk saat hamil

    kelamaan duduk saat hamil

    Baik itu karena profesi, kebiasaan, atau kondisi fisik Anda, kelamaan duduk saat hamil berisiko bagi kesehatan ibu serta janin dalam kandungan.

    Mengutip dari Mayo Clinic, hal ini karena saat duduk Anda lebih sedikit menggunakan energi daripada saat berdiri serta bergerak. Semakin sedikit ibu duduk atau berbaring, maka peluang hidup sehat pun meningkat.

    Berikut adalah penjelasan mengenai bahaya yang mungkin terjadi ketika ibu hamil duduk terlalu lama, di antaranya adalah:

    1. Darah menggumpal

    Ibu hamil akan mengalami peningkatan volume darah hingga 50%. Darah tersebut seharusnya mengalir secara merata ke seluruh bagian tubuh.

    Namun, kalau Anda kelamaan duduk saat hamil, darah justru akan menggumpal pada bagian-bagian tubuh tertentu, misalnya panggul dan kaki.

    Kondisi penggumpalan darah ini meningkatkan risiko ibu mengalami trombosis vena dalam (DVT) dan emboli paru. Kondisi-kondisi tersebut bisa bersifat serius dan fatal.

    2. Kelebihan berat badan

    Tanpa disadari, kelamaan duduk saat hamil bisa membuat Anda jadi malas bergerak sehingga berisiko mengalami peningkatan berat badan.

    Perlu Anda ketahui bahwa pada masa kehamilan, sudah menjadi hal yang pasti ibu mengalami kenaikan berat badan. Akan tetapi, kenaikan berat badan juga akan dipantau oleh dokter.

    Kelebihan berat badan pada ibu hamil meningkatkan risiko mengalami beragam komplikasi kehamilan, di antaranya adalah:

    • preeklamsia,
    • bayi cacat lahir,
    • bayi lahir prematur,
    • stillbirth,
    • ibu mengalami hipertensi, hingga
    • keguguran.

    3. Diabetes gestasional

    Kondisi kesehatan lainnya yang mungkin terjadi akibat ibu hamil duduk kelamaan adalah mengalami diabetes gestasional.

    Kemungkinan penyebabnya adalah ketika ibu tidak terlalu banyak bergerak atau melakukan aktivitas, bisa memicu kenaikan kadar glukosa darah.

    Seperti halnya kelebihan berat badan, diabetes gestasional juga bisa menjadi penyebab komplikasi kehamilan baik untuk ibu serta bayi dalam kandungan seperti preeklamsia, keguguran, hingga mengalami diabetes setelah melahirkan.

    4. Nyeri punggung

    Keluhan lainnya yang umum pada ibu hamil adalah mengalami sakit punggung, mulai dari awal kehamilan hingga trimester akhir.

    Hal ini terjadi karena ligamen dalam tubuh secara alami menjadi meregang sehingga sendi pada area punggung bawah dan juga panggul pun terasa lebih tegang.

    Walaupun menjadi hal yang alami, tetapi kelamaan duduk saat hamil juga dapat meningkatkan risiko sakit atau nyeri punggung.

    Duduk kelamaan dapat menjadi penyebab otot fleksor pinggul memendek sehingga terjadi masalah pada sendi pinggul.

    Tak hanya itu saja, duduk kelamaan dengan postur buruk juga dapat menimbulkan masalah pada tulang belakang.

    Ibu hamil boleh duduk berapa lama?

    kelamaan duduk saat hamil

    Untuk mencegah bahaya kelamaan duduk saat hamil, sebaiknya imbangi dengan melakukan aktivitas harian yang biasa ibu lakukan.

    Bukan berarti ibu tidak boleh duduk sama sekali, tetapi beri jeda dengan sesekali melakukan aktivitas tertentu.

    Belum ada berapa lama pastinya jangka waktu maksimal melakukan aktivitas duduk pada masa kehamilan. Sebaiknya, hindari duduk dalam posisi yang sama selama lebih dari 30 menit.

    Tips aman duduk saat hamil

    Ada kalanya ibu merasa tidak nyaman untuk beraktivitas sehingga membuat Anda merasa ingin istirahat saja hingga kelamaan duduk saat hamil.

    Akan tetapi, jangan lupa untuk tetap bergeran atau melakukan aktivitas di dalam rumah setelah duduk terlalu lama.

    Sebagi contoh, setelah 30 menit – 1 jam meredakan kelelahan, bangun dan bergerak selama beberapa menit agar tubuh kembali segar.

    Berikut adalah tips duduk yang bisa Anda lakukan agar tetap merasa aman, seperti:

    • Menggunakan kursi yang dapat disesuaikan,
    • Coba atur ketinggian kursi sehingga kaki menyentuh lantai,
    • Gunakan penyangga punggung seperti bantal, serta
    • Tinggikan kaki untuk mengurangi pembengkakan.

    Jika Anda terlalu lama duduk saat hamil, misalnya saat di kantor atau dalam perjalanan ke kantor, lakukan aktivitas fisik seperti melakukan peregangan atau jalan kaki sebentar. Dengan bergerak secukupnya Anda dan janin pun akan semakin jauh dari risiko yang membahayakan.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Sitting risks: How harmful is too much sitting?. (2021). Retrieved 9 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/expert-answers/sitting/faq-20058005

    The dangers of sitting: why sitting is the new smoking – Better Health Channel. (2021). Retrieved 9 June 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/the-dangers-of-sitting

    Working during pregnancy: Do’s and don’ts. (2021). Retrieved 9 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20047441

    What Can I Do to Relieve My Pregnancy Backaches? (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2021). Retrieved 9 June 2021, from https://kidshealth.org/en/parents/achy-back.html

    Jones-Warwick, N. (2015). Is lots of sitting a health risk for pregnant women? – Futurity. Retrieved 9 June 2021, from https://www.futurity.org/sitting-depression-pregnancy-1042022/

    Obesity and Pregnancy. (2021). Retrieved 9 June 2021, from https://www.acog.org/womens-health/faqs/obesity-and-pregnancy

     

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui Apr 22
    Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita