Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Penyakit Kulit yang Umum Terjadi Saat Hamil

5 Penyakit Kulit yang Umum Terjadi Saat Hamil

Ada beberapa penyakit kulit yang hanya menyerang ibu hamil. Ini karena pada masa kehamilan, terjadi perubahan pada tubuh seperti kadar hormon maupun sistem kekebalan tubuh. Sebagian penyakit kulit ini biasanya muncul saat hamil lalu sembuh setelah melahirkan. Lebih jelasnya, simak berbagai penyakit kulit di masa kehamilan yang paling sering terjadi.

Berbagai macam penyakit kulit saat hamil

Kondisi kehamilan tidak hanya identik dengan “pregnancy glow” atau aura kecantikan yang biasa terpancar pada ibu-ibu yang sedang hamil.

Namun, di masa kehamilan ini, wanita juga rentan terserang beberapa penyakit kulit, seperti:

1. Pruritic urticarial papules and plaque of pregnancy (PUPPP)

Mengutip dari UT Southwestern Medical Center, PUPPP adalah suatu kondisi kulit yang ditandai dengan adanya bercak dan bentol kemerahan disertai rasa gatal saat hamil.

Penyakit ini muncul pada trimester ketiga kehamilan dan biasanya muncul pertama kali di bagian perut lalu dapat menyebar ke paha, bokong, dan dada.

Penyebab penyakit kulit saat hamil ini belum jelas. Para ahli menduga penyakit ini terjadi akibat perubahan sistem kekebalan tubuh ibu hamil.

Bercak kemerahan dan kulit gatal saat hamil biasanya hilang dalam waktu 1-2 minggu setelah melahirkan.

2. Prurigo kehamilan

Dikutip dari American Family Physician (AAFP), penyakit ini terjadi pada 1 dari 300 kehamilan dan bisa terjadi di trimester berapa pun.

Salah satu gejalanya yaitu gatal saat hamil dan timbul bentol seperti gigitan serangga di berbagai bagian kulit.

Penyebab dari penyakit kulit ini diduga akibat perubahan sistem imun wanita pada saat hamil.

Anda mungkin mengalami kulit gatal saat hamil selama beberapa bulan hingga beberapa saat setelah melahirkan.

Biasanya dokter akan meresepkan obat salep steroid dan antihistamin minum untuk meredakan gejala.

3. Intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP)

ICP sebenarnya merupakan kelainan pada organ hati yang sering terjadi pada masa kehamilan.

Gejala dari penyakit ini merupakan gatal saat hamil yang sangat hebat, sehingga disebut sebagai pruritus gravidarum.

Umumnya, tidak ditemukan adanya bercak kemerahan pada kulit. Gatal biasanya dirasakan pada telapak tangan dan telapak kaki, tetapi dapat menyebar di bagian tubuh lainnya.

Penyakit kulit ini dimulai pada trimester ketiga kehamilan dan menghilang beberapa hari setelah melahirkan.

4. Herpes gestationis

Pemphigoid gestationis atau yang sering disebut dengan herpes gestationis adalah penyakit autoimun yang terjadi pada 1 dari 50.000 kehamilan.

Penyakit kulit ini muncul pada trimester kedua dan ketiga, terkadang hingga beberapa saat setelah melahirkan.

Gejalanya berupa bentol berisi air yang sering ditemukan pada perut.

Pada kasus serius, penyakit kulit saat hamil ini bisa meluas hingga ke seluruh bagian tubuh.

Mengutip dari American Family Physician (AAFP), janin yang dikandung ibu hamil dengan penyakit ini, rentan mengalami kelahiran bayi prematur dan memiliki tubuh kecil dibanding usianya.

Herpes gestationis termasuk penyakit kambuhan yang bisa terjadi kembali ketika:

Diskusikan dengan dokter bila Anda memiliki kondisi ini saat hamil.

5. Folikulitis pruritus

Penyakit kulit ini biasanya muncul saat ibu hamil masuk fase kehamilan trimester kedua dan ketiga.

Gejala dari penyakit ini berupa bintik (papul) yang berwarna kemerahan yang timbul pada perut, lengan, dada, dan punggung.

Namun, dari bintik kemerahan itu tidak ada rasa gatal sama sekali. Biasanya bintik tersebut akan hilang dengan sendirinya 2-8 minggu setelah persalinan.

Kapan waktunya ke dokter?

Segera konsultasi ke dokter bila mengalami gejala penyakit kulit saat hamil, seperti:

  • Bentol-bentol
  • Kulit gatal
  • Ruam kemerahan
  • Kulit melepuh

Pengobatan yang diberikan tergantung pada penyebab penyakit kulit.

Dokter umumnya akan memberikan obat oles (berupa salep, krim, atau gel) untuk meredakan gejala-gejala penyakit kulit saat hamil.

Namun, dalam kasus tertentu, Anda mungkin membutuhkan obat minum dari resep dokter.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Skin problems in pregnancy | DermNet NZ. (2020). Retrieved 14 December 2020, from https://dermnetnz.org/topics/skin-problems-in-pregnancy/

Skin Conditions During Pregnancy. (2020). Retrieved 14 December 2020, from https://www.acog.org/womens-health/faqs/skin-conditions-during-pregnancy

6 skin problems that can develop during pregnancy | Your Pregnancy Matters | UT Southwestern Medical Center. (2020). Retrieved 14 December 2020, from https://utswmed.org/medblog/pregnancy-rash-skin-conditions/

Tunzi, M., & Gray, G. (2007). Common Skin Conditions During Pregnancy. American Family Physician, 75(2), 211-218. Retrieved from https://www.aafp.org/afp/2007/0115/p211.html#:~:text=Pregnancy%2Dspecific%20skin%20conditions%20include,and%20pruritic%20folliculitis%20of%20pregnancy.

 

Foto Penulis
Ditulis oleh dr. Yurika Elizabeth Susanti Diperbarui 29/06/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x