Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Cara Agar Ibu Hamil Tak Kurang Gizi Meski Sering Mual dan Muntah Parah

3 Cara Agar Ibu Hamil Tak Kurang Gizi Meski Sering Mual dan Muntah Parah

Morning sickness atau mual dan muntah yang dialami oleh ibu hamil biasa terjadi hingga 16 minggu pertama kehamilan. Namun, berbeda jika Anda memiliki kondisi hiperemesis gravidarium. Kondisi ini ditandai dengan mual atau muntah hebat yang bisa dialami lebih dari 16 minggu atau bahkan hingga bayi lahir.

Kondisi ini membuat ibu hamil jadi susah makan. Anda juga mungkin sampai mengalami dehidrasi, gangguan elektrolit, dan gangguan keasaman tubuh. Padahal si kecil yang ada di dalam kandungan sangat membutuhkan nutrisi. Lantas, bagaimana mencukupi kebutuhan nutrisi ketika Anda mengalami hiperemesis gravidarium saat hamil?

Bagaimana cara mencukupi kebutuhan nutrisi saat mengalami hiperemesis gravidarium?

Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah di masa kehamilan dengan frekuensi serta gejala yang jauh lebih parah dibandingkan morning sickness. Gejalanya pun bisa muncul sepanjang hari, bukan di pagi hari saja. Tercatat ada beberapa penderita hiperemesis gravidarum yang mengalami mual hingga 50 kali dalam sehari.

Hiperemesis gravidarum tidak boleh diabaikan dan harus ditangani secara medis. Selain dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga dapat berpengaruh buruk pada kesehatan fisik dan psikologis ibu hamil, serta pertumbuhan bayi di dalam kandungan karena tidak mendapatkan nutrisi yang cukup.

Namun, risiko-risiko tersebut bisa dihindari jika Anda bisa memenuhi kebutuhan nutrisi di masa kehamilan Anda. Lalu bagaimana caranya? Berikut penjelasannya.

1. Penuhi kebutuhan vitamin B6

Hiperemesis gravidarum, menurut American Family Physician, terjadi pada 200 kehamilan. Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika Anda mengalami hiperemesis gravidarium adalah mengendalikan rasa mual dan muntah Anda agar tidak semakin parah dan membuat Anda dehidrasi atau kekurangan nutrisi.

Mengatasi hal ini sebenarnya cukup mudah, menurut Australian Family Physician, Anda hanya perlu memenuhi kebutuhan vitamin B6. Asupan harian yang dibutuhkan oleh ibu hamil yang mengalami kondisi ini adalah 25 miligram vitamin B6 yang harus Anda dapatkan tiga kali sehari.

Vitamin B6 memiliki peran penting dalam tubuh, vitamin ini membantu tubuh menggunakan makanan untuk dijadikan energi, membawa oksigen ke seluruh tubuh, dan membentuk hemoglobin.

Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin B6 dari makanan seperti beras merah, gandum, ikan, daging ayam atau bebek, kacang-kacangan, dan sayuran yang berwarna hijau. Jika Anda ingin mengonsumsi vitamin B6 dari suplemen atau multivitamin, pastikan dulu Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda.

2. Konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat

Menurut Journal Obstetric & Gynecology, ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarium harus mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan kaya protein dibandingkan mengonsumsi lemak atau asam lemak.

Makanan tinggi karbohidrat ini bisa Anda temui pada makanan seperti pasta, roti, beras, biskuit dan sereal. Makanlah sedikit demi sedikit atau buat dalam porsi yang kecil tapi sering seperti satu atau dua jam sekali. Jangan banyak minum supaya cairan tubuh tetap seimbang.

3. Pilih makanan tinggi energi

Hiperemesis gravidarium mungkin membuat Anda jadi sulit makan. Namun di satu sisi, Anda harus tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah tetap konsumsi makanan yang paling mudah Anda makan yang tidak menimbulkan rasa mual.

Pilihlah makanan yang tinggi energi dan protein, produk susu sangat disarankan untuk Anda yang mengalami kondisi ini.

Anda bisa memilih yogurt yang dicampurkan ke buah, melelehkan mentega di atas sayuran, mengoles mentega dan selai untuk roti bakar Anda, atau minum susu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda di saat Anda mengonsumsi sedikit makanan.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Vitamin B6 Dosage for Hyperemesis Gravidarum. http://www.livestrong.com/article/447207-vitamin-b6-dosage-for-hyperemesis-gravidarum/. Accessed 27/09/2017.

Pass the sick bag: Eating your way through Hyperemesis Gravidarum. http://www.dietinpregnancy.co.uk/pregnancy/hyperemesis-gravidarum.html. Accessed 27/09/2017.

Treatment of Hyperemesis Gravidarum. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3410506/. Accessed 27/09/2017.

Hyperemesis Gravidarium Survival Gudie. http://www.helpher.org/downloads/survival-guide.pdf. Accessed 27/09/2017.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari Diperbarui 2 minggu lalu
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x