Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Berbagai Manfaat Timun Suri untuk Ibu Hamil dan Efek Sampingnya

Berbagai Manfaat Timun Suri untuk Ibu Hamil dan Efek Sampingnya

Timun suri tergolong dalam kelompok labu-labuan. Buah ini banyak ditemukan di bulan Ramadan menjelang waktu berbuka puasa. Rasanya yang segar dan terasa adem bagi tubuh menjadi salah satu alasan popularitas timun suri. Buah ini juga baik dikonsumsi ibu saat hamil. Apa saja manfaat timun suri untuk ibu hamil?

Manfaat timun suri untuk ibu hamil

manfaat timun suri

Saat hamil tidak perlu ragu mengonsumsi buah segar yang satu ini. Timun suri menawarkan sejumlah manfaat untuk ibu dan bayi dalam kandungan seperti di bawah ini.

1. Menurunkan tekanan darah pada saat hamil

Dilansir International Journal of Allied Medical Sciences and Clinical Research (IJAMSCR), penelitian terhadap 45 ibu hamil menunjukkan bahwa konsumsi timun suri dan cincau hijau efektif untuk menurunkan tekanan darah.

Ini karena kandungan kalium yang cukup tinggi di dalam timun suri dan cincau hijau. Mengonsumsi timun suri dapat mencegah preeklampsia yang merupakan komplikasi kehamilan yang cukup berbahaya.

2. Mencegah penyakit berbahaya pada janin

Timun suri juga baik untuk ibu hamil karena kaya akan antioksidan. Antioksidan yang dimilikinya dapat berperan sebagai anti-HIV, anti-tumor, serta menjaga kesehatan hati.

Oleh karena itu, dengan mengonsumsi timun suri, bayi dalam kandungan dapat terhindar dari berbagai penularan penyakit yang berbahaya.

3. Membantu perkembangan otak janin

Selain mencegah penyakit, manfaat timun suri untuk ibu hamil lainnya adalah dapat menutrisi otak. Kandungan mangan yang dimilikinya dapat membantu perkembangan otak si buah hati.

4. Menjaga kesehatan jantung

Konsumsi timun suri dengan jumlah yang cukup juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung ibu hamil dan bayi.

Ini karena kandungan asam lemak tak jenuh, plant sterol, dan tocopherol yang dimilikinya yang berperan dalam meningkatkan kolesterol baik dalam darah.

5. Mencegah diabetes

Diabetes gestasional atau kenaikan gula darah yang drastis saat hamil adalah penyakit yang perlu Anda waspadai.

Mengonsumsi timun suri yang mengandung karbohidrat kompleks dapat membantu pemenuhan energi yang aman untuk penderita diabetes.

6. Membantu pertumbuhan tulang

Menurut penelitian di jurnal Sumerianz Journal of Biotechnology, timun suri kaya akan kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang pada bayi di dalam kandungan.

Selain itu, kalsium pada timun suri juga bermanfaat untuk ibu hamil dalam mencegah tulang keropos. Kondisi ini banyak terjadi pada wanita yang semasa hamilnya mengalami kekurangan kalsium.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days

7. Menghaluskan kulit

Tidak hanya bermanfaat untuk tulang, timun suri juga efektif untuk menghaluskan kulit. Ini karena kandungan flavonoid dan vitamin C nya yang dapat menutrisi kulit dan mencegah tanda-tanda penuaan dini.

8. Mencegah dehidrasi

Saat hamil, Anda membutuhkan lebih banyak dari biasanya. Selain untuk mencegah ibu dari kekurangan cairan, air juga dibutuhkan untuk pertumbuhan janin.

Oleh karena itu ibu hamil dianjurkan untuk banyak minum air putih dan mengonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air, salah satunya adalah timun suri.

9. Melancarkan pencernaan

Ibu hamil sering mengalami gangguan pencernaan seperti sembelit. Dengan mengonsumsi timun suri hal ini dapat diatasi. Kandungan air, serat dan vitamin C yang dimilikinya efektif untuk mengatasi susah buang air besar.

10. Mengatasi morning sickness

Morning sickness atau mual dan muntah adalah kondisi yang seringkali ibu alami terutama di kehamilan trimester pertama. Dengan mengonsumsi buah-buahan kaya kalium seperti timun suri, hal ini dapat diatasi.

Hindari makan timun suri untuk ibu hamil secara berlebihan

ibu hamil sedang melakukan persiapan operasi caesar

Meskipun memiliki sejumlah manfaat, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi timun suri dalam jumlah yang berlebihan. Pasalnya, konsumsi yang berlebihan berisiko menyebabkan masalah kesehatan berikut ini.

1. Memicu buang air kecil

Mengutip Teri Nutrition Security, timun suri memiliki efek diuretik yaitu dapat memicu buang air kecil. Jika dibiarkan akan menyebabkan ibu kekurangan cairan.

2. Alergi pada kulit

Beberapa orang mungkin akan mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi timun suri seperti gatal dan kulit kemerahan.

3. Memicu buang gas berlebih

Selain memicu buang air kecil, makan timun suri yang berlebihan untuk ibu hamil juga menyebabkan gas berlebih dalam perut. Ini mengakibatkan Anda sering bersendawa dan buang gas.

4. Menyebabkan iritasi pada pencernaan

Serat dan vitamin C pada timun suri memang baik untuk pencernaan, tetapi jika dikonsumsi berlebihan justru dapat menyebabkan iritasi atau Irritable bowel syndrome (IBS). Gejalanya meliputi perut mulas, diare atau sembelit.

[embed-community-8]

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

TERI WRC. Cucumis sativus (n.d.) Retrieved 27 April 2021, from http://wildedibles.teriin.org/

Rochkmana, M., & Suwondo, A. (2019). Giving cucumber (cucumis sativus l) and green grass jelly (cyclea barbata myers) to blood pressure of pregnant women with hypertension. International Journal Of Allied Medical Sciences And Clinical Research (IJAMSCR), 7(3). ISSN:2347-6567

Baumgartner, S., Ras, R., Trautwein, E., Mensink, R., & Plat, J. (2016). Plasma fat-soluble vitamin and carotenoid concentrations after plant sterol and plant stanol consumption: a meta-analysis of randomized controlled trials. European Journal Of Nutrition, 56(3), 909-923. doi: 10.1007/s00394-016-1289-7

Uthpala, T., Marapana, R., Lakmini, K., & Wettimuny, D. (2020). Nutritional Bioactive Compounds and Health Benefits of Fresh and Processed Cucumber (Cucumis Sativus L.). Sumerianz Journal Of Biotechnology, 3(9), 75-82. ISSN(e): 2617-3050, ISSN(p): 2617-3123

Rideout, T., Movsesian, C., Tsai, Y., Iqbal, A., Raslawsky, A., & Patel, M. (2015). Maternal Phytosterol Supplementation during Pregnancy and Lactation Modulates Lipid and Lipoprotein Response in Offspring of apoE-Deficient Mice. The Journal Of Nutrition, 145(8), 1728-1734. doi: 10.3945/jn.115.215061

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita