home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Makan Mangga Saat Hamil, Apa Saja Manfaat dan Risikonya?

Makan Mangga Saat Hamil, Apa Saja Manfaat dan Risikonya?

Mangga adalah buah yang paling dicari oleh ibu hamil saat ngidam. Rasa asam-manisnya memang bisa usir mual selama hamil, tapi adakah manfaat lainnya dari makan mangga saat hamil? Bagaimana dengan risikonya jika makan terlalu banyak?

Berbagai manfaat makan mangga saat hamil

Buah mangga mengandung banyak vitamin dan mineral yang penting bagi ibu hamil dan bayinya dalam kandungan, seperti vitamin C, vitamin A, asam folat, vitamin B, kalium, kalsium, zat besi, dan magnesium. Selain itu, buah ini juga menyediakan protein, serat, kalori, dan lemak sehat.

Berikut manfaat makan mangga saat hamil, seperti:

1. Mencegah anemia

Mangga mengandung vitamin C dan zat besi. Zat besi diperlukan tubuh untuk menjaga ketersediaan jumlah darah dalam tubuh. Sementara vitamin C, membantu tubuh untuk menyerap zat besi dari buah mangga dan makanan lainnya. Kombinasi vitamin C dan zat besi membantu mencegah ibu mengalami anemia selama hamil ataupun saat melahirkan nantinya.

2. Mendukung perkembangan janin

Asam folat dalam buah mangga membantu perkembangan dan pembentukan otak serta sumsum tulang belakang janin selama dalam kandungan. Mencukupi kebutuhan asam folat saat hamil juga membantu mencegah risiko bayi lahir prematur atau mengalami cacat tabung saraf saat lahir, salah satunya spina bifida.

Selain itu, vitamin A pada mangga membantu pembentukan gigi dan tulang bayi, serta perkembangan sistem mata, sistem jantung, paru-paru, hingga ginjal.

3. Menjaga kesehatan pencernaan

Mangga yang tinggi serat bisa membantu mencegah sembelit yang umum terkadi pada trimester pertama kehamilan. Selain itu, serat juga lebih lama dicerna sehingga membuat ibu hamil kenyang lebih lama dan menghindari makan camilan yang tidak sehat.

4. Tinggi antioksidan

Vitamin C pada buah mangga adalah antioksidan yang membantu tubuh menangkal radikal bebas. Radikal bebas ditengarai sebagai penyebab berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, hingga Alzheimer.

Makanan tinggi oksidan membantu menjaga kesehatan tubuh sang ibu dan bayi secara keseluruhan, juga menurunkan risiko penyakit kanker.

5. Mencegah preeklampsia

Beberapa ibu hamil rentan mengalami tekanan darah tinggi begitu usia kehamilan mencapai usia 20 minggu ke atas, yang disebut dengan preeklampsia. Kondisi ini tidak hanya berbahaya bagi ibu, tapi juga janin dalam kandungan. Magnesium yang terdapat pada buah mangga membantu menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi risiko preeklampsia.

6. Mengurangi gejala morning sickness

Morning sickness umum terjadi pada ibu hamil. Namun, gejala mual yang ditimbulkannya bisa menyebabkan makanan yang seharusnya dicerna oleh tubuh justru dimuntahkan. Pada beberapa kasus, morning sickness bisa menyebabkan kelelahan dan terjadi lebih parah. Vitamin B6 dalam buah mangga menjadi kunci untuk meringankan ibu hamil dari gejala mual akibat morning sickness.

7. Menyeimbangkan cairan tubuh

Ibu hamil butuh asupan cairan yang dua kali lebih banyak daripada perempuan tidak hamil agar tidak mengalami dehidrasi. Mangga yang kaya elektrolit membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Selain itu, elektrolit juga berperan dalam mengatur kerja otak, jantung, dan otot agar tetap berfungsi normal.

Akibatnya jika kebanyakan makan mangga saat hamil

makan mangga saat hamil

Segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik untuk tubuh, termasuk makan mangga terlalu banyak. Selain bikin perut mulas dan diare, beberapa perempuan yang sensitif bisa mengalami reaksi alergi dari getah pada kulit mangga.

Mangga juga masih termasuk buah yang tinggi gula, sehingga makan mangga terlalu banyak bisa ikut meningkatkan berat badan saat hamil sekaligus meningkatkan risiko diabetes gestasional.

Maka, makanlah mangga sewajarnya saja.

Tips sehat makan mangga

Meski buahnya mudah didapat, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mulai ngerujak mangga saat hamil.

Pilihlah buah mangga yang matang alami dari pohon, bukan yang matang dengan bahan kimia. Bahan kimia tersebut dapat menimbulkan reaksi kesemutan, kepala pusing, kejang, dan bahkan mengakibatkan keracunan.

Cuci buah terlebih dahulu sebelum dimakan untuk menghindari kontaminasi bakteri, sisa-sisa bahan kimia, serta getah pada kulitnya. Kupas kulit mangga hingga bersih agar Anda tidak terpapar getah yang mungkin masih menempel.

Jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum memakannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

9 Proven Health Benefits Of Eating Mangoes In Pregnancy. http://www.momjunction.com/articles/safe-eat-mango-pregnancy_0074563/. Diakses pada 21 Mei 2018.

7 Nutritious Fruits You’ll Want to Eat During Pregnancy. https://www.healthline.com/health/pregnancy/best-fruits-to-eat#1. Diakses pada 21 Mei 2018.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 08/06/2018
x