home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Berkat peningkatan hormon saat hamil, sensitivitas organ intim dan gairah seks Anda bisa melonjak dramatis — bahkan tanpa harus dirangsang lebih dulu. Salah satu cara memuaskan dorongan seks selain berhubungan intim dengan pasangan adalah masturbasi. Masturbasi adalah tindakan seksual yang alami dan normal. Pertanyaannya, apakah aman untuk masturbasi saat hamil?

Masturbasi saat hamil, apakah aman?

Aktivitas seksual saat hamil tidak seharusnya menjadi masalah berarti bagi Anda. Bayi dalam kandungan dilindungi oleh cairan ketuban dan otot-otot rahim yang kuat. Oleh karena itu, seks dan masturbasi saat hamil tidak akan memengaruhi bayi Anda. Aktivitas seks juga tidak membawa tekanan fisik yang dapat memberatkan tubuh ibu hamil.

Masturbasi diketahui dapat meringankan stres, termasuk beragam masalah yang Anda hadapi selama kehamilan. Masturbasi dapat meningkatkan produksi endorfin. Endorfin merupakan sebuah hormon yang dapat menimbulkan rasa nyaman dan kebahagiaan dalam diri Anda.

Kenikmatan fisik yang dicapai melalui masturbasi mungkin juga dapat terasa melegakan bagi beberapa wanita yang tengah bergelut dengan begitu banyak isu-isu seputar kehamilan, seperti morning sickness, nyeri pinggang, dan pembengkakan kaki. Dengan kondisi fisik dan psikologis yang nyaman, Anda juga berada dalam kondisi terbaik untuk bisa tidur nyenyak.

Masturbasi saat hamil juga dapat Anda jadikan alternatif aktivitas seksual ketika perut Anda sudah semakin mencuat, yang membuat seks penetrasi bersama pasangan bisa terasa sulit. Malah, masturbasi dikenal mampu memberikan kenikmatan seksual yang lebih memuaskan daripada interaksi seksual berpasangan.

Walau masturbasi saat hamil telah diklaim aman, ada beberapa kekhawatiran yang berkaitan dengan keselamatan kehamilan, khususnya jika kehamilan Anda sudah berisiko tinggi.

Kondisi kehamilan yang sebaiknya menghindari masturbasi

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin menyarankan Anda untuk menghindari hubungan seks, termasuk masturbasi saat hamil. Dokter mungkin menganjurkan ini hanya pada waktu-waktu tertentu saja, atau bahkan untuk seluruh masa kehamilan Anda.

Syarat dan ketentuannya bisa sangat berbeda antara satu wanita dengan yang lain, jadi jika dokter menganjurkan Anda untuk tidak terlibat dalam aktivitas seksual apapun, tanyakan lebih lanjut mengenai detailnya. Ini karena aktivitas seksual bisa mencakup penetrasi seksual atau hanya terkait orgasme saja, atau bisa keduanya. Jika dokter menyarankan Anda untuk berpantang dari seks, tanyakan pula apakah ini termasuk masturbasi saat hamil.

Apabila Anda berisiko tinggi untuk melahirkan prematur, memiliki plasenta previa atau rahim lemah, orgasme dapat meningkatkan kemungkinan Anda untuk melahirkan lebih awal.

Sebagian besar alasannya adalah ketika orgasme, tubuh wanita akan melepaskan hormon oksitosin ke dalam aliran darah. Oksitosin juga dikenal mirip dengan kandungan yang ada dalam obat pemicu persalinan. Obat yang sama juga digunakan untuk membantu mengecilkan rahim ke ukuran asalnya setelah melahirkan.

Di samping itu, beberapa wanita dapat mengalami kram perut ringan setelah orgasme dari aktivitas seksual. Sensasi ini berkaitan dengan aktivitas kontraksi otot, dan ini dapat memicu kontraksi Braxton-Hicks, semacam kontraksi rahim tak beraturan yang bukan tanda persalinan nyata.

Sejauh ini tidak ada bukti klinis yang mendukung bahwa masturbasi selama kehamilan sebagai faktor utama pemicu persalinan dini pada wanita yang tidak berisiko tinggi. Seks dan masturbasi saat hamil boleh-boleh saja, asal Anda merasa nyaman melakukannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Masturbating While Pregnant: Is It Safe? http://www.healthline.com/health/pregnancy/masturbation#2 accessed Feb 1 2017

Masturbating While Pregnant http://www.newkidscenter.com/Masturbating-While-Pregnant.html accessed Feb 1 2017

Foto Penulis
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal diperbarui 12/08/2020
x