Hati-hati, Ini Olahraga yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memelihara kebugaran tubuh penting untuk menjaga ibu hamil dan janinnya agar selalu sehat. Bahkan, olahraga saat hamil juga dianjurkan untuk menyiapkan stamina saat proses kelahiran nanti. Namun, tidak semua olahraga aman untuk dilakukan ibu hamil. Untuk mengetahui jenis olahraga apa saja yang dilarang untuk ibu hamil sampai persalinannya kelak, simak penjelasannya berikut ini.

Olahraga yang dilarang untuk ibu hamil

Tentunya, olahraga dapat memberikan manfaat kesehatan selama masa kehamilan. Olahraga dapat membuat tidur lebih nyenyak, suasana hati lebih baik, serta lebih berenergi.

Adapun rekomendasi olahraga aman untuk ibu hamil, misalnya saja berenang. Namun, ada jenis olahraga tertentu yang tidak direkomendasikan untuk bumil.

Agar tak lagi bingung, simak beberapa olahraga yang dilarang untuk ibu hamil.

1. Olahraga kontak (contact sports)

Bila sebelumnya Anda hobi bermain bola, basket, atau olahraga yang berkaitan dengan pertandingan, lebih baik hindari dulu. Olahraga kontak dilarang untuk ibu hamil, terutama pada trimester pertama dan seterusnya.

Misalnya, jika ibu terjatuh, olahraga semacam ini dapat meningkatkan risiko cedera pada ibu hamil dan bayi dalam kandungannya.

2. Olahraga untuk menurunkan berat badan

Olahraga lain yang dilarang untuk ibu hamil adalah olahraga yang berkaitan dengan penurunan berat badan. Mungkin saja bumil merasa tak percaya diri karena berat badan naik.

Seiring berkembangnya janin dalam rahim, tentu Anda akan mengalami pertambahan berat badan. Ini wajar adanya. Selama ibu mengonsumsi makanan sehat, pertambahan berat badan menggambarkan kondisi berat badan yang sehat.

3. Olahraga yang melibatkan keseimbangan

Selanjutnya, olahraga yang dilarang untuk ibu hamil adalah olahraga yang berkenaan dengan keseimbangan dan berisiko “jatuh”. Contohnya, berkuda, bersepeda, sepatu roda, dan lainnya.

Meskipun olahraga bersepeda terdengar aman dan ringan, alangkah baiknya hindari selama masa kehamilan. Jika bersepeda adalah hobi yang Anda lakoni, sementara waktu beralihlah ke sepeda statis sebagai langkah aman berolahraga.

4. Olahraga yang berkaitan dengan ketinggian dan kedalaman

Hobi naik gunung? Nah, olahraga ini juga dilarang untuk ibu yang sedang hamil. Olahraga yang berkaitan dengan ketinggian bisa saja menimbulkan risiko sakit kepala, mual, muntah, kelelahan, pusing, dan napas terengah-engah.

Selain itu, olahraga seperti scuba diving sangat tidak direkomendasikan. Risiko dekompresi (gangguan akibat perubahan tekanan air atau udara yang terlalu besar) yang mengintai bisa saja membahayakan kesehatan ibu dan janinnya.

5. Yoga di tempat yang panas

Meskipun rasanya nyaman yoga outdoor, tetapi ibu hamil perlu mengetahui bahwa olahraga ini dilarang jika dilakukan di tempat berudara panas. 

Pasalnya, udara panas dapat membuat aliran darah tak beredar ke rahim, karena tubuh membutuhkan waktu untuk mendinginkan diri. Oleh karena itu, ibu hamil juga perlu menghindari sauna dan berendam di air hangat.

6. Olahraga dengan pose berbaring lama

Crunches merupakan golongan olahraga yang dilarang untuk ibu hamil. Pose crunches melibatkan tubuh bumil berbaring cukup lama di matras. Ketika bayi dalam kandungan semakin membesar, olahraga ini dapat menghambat sirkulasi darah ke kaki dan bayi.

Hindari juga pose yoga dan olahraga lainnya yang membuat ibu hamil berbaring lebih lama untuk menghindari dampak kesehatan tersebut.

7. Olahraga yang menguras energi

Memaksakan berolahraga hingga mencapai titik kelelahan mungkin saja meningkatkan performa atletik Anda. Namun, olahraga yang dilakukan secara berlebihan saat hamil dapat mengurangi aliran darah pada rahim. Hal ini bisa berimplikasi pada kesehatan ibu hamil dan janinnya.

Selain itu, olahraga yang dilarang untuk ibu hamil ialah yang bersifat high-impact. Bila sebelumnya Anda selalu mengandalkan aerobik dan kickboxing, sebaiknya hindari dulu olahraga ini.

Olahraga yang secara aman dan tepat dilakukan ibu hamil dapat meningkatkan energi dan kekuatan selama masa kehamilannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ibu Hamil Boleh Makan Rambutan, Asal Perhatikan Hal Ini

Buah rambutan termasuk buah yang aman dikonsumsi selama kehamilan. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ibu hamil makan rambutan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 6 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit

Ibu Hamil yang Rajin Jalan Kaki Terhindar dari Risiko Preeklampsia

Rajin jalan kaki saat hamil tidak hanya membantu Anda menjaga kebugaran tubuh, tapi juga bermanfaat untuk bayi yang sedang dikandung. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 16 Oktober 2018 . Waktu baca 6 menit

Apakah Tato Henna Aman Dipakai Ibu Hamil?

Membuat tato henna di perut, mungkin populer dil kalangan ibu hamil. Meskipun terlihat indah, amankah menggunakan henna saat hamil?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan, Tips Sehat 3 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit

3 Masalah Kesehatan Sekaligus Komplikasinya Jika Ibu Hamil Malas Gerak

Selama hamil, kebanyakan para ibu jadi mengurangi aktivitasnya. Padahalg ibu hamil yan malas gerak justru berisiko tinggi kena preeklampsia. Kenapa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 Oktober 2018 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pengganti nasi untuk ibu hamil

3 Pengganti Nasi yang Lebih Sehat untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
afirmasi positif ibu hamil dan melahirkan

Manfaat Afirmasi Positif Ibu Hamil dan Ibu Melahirkan Bagi Kesehatan Jiwanya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
ibu hamil menghirup belerang

Bolehkah Ibu Hamil Pakai Produk dari Belerang (Sulfur)?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Mei 2019 . Waktu baca 5 menit
tips menjaga kesehatan ibu hamil dengan pola hidup sehat

9 Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Janin Dalam Kandungan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 18 Mei 2019 . Waktu baca 10 menit