5 Jenis Obat Tanpa Resep yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 September 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tidak semua obat itu aman diminum saat hamil. Kenapa? Saat hamil, obat-obatan untuk meredakan penyakit yang ringan, seperti sakit kepala, bisa jadi sangat riskan bagi sang ibu dan bayi dalam kandungannya. Caranya sebenarnya mudah, selalu tanyakan dulu kepada dokter sebelum Anda meminum obat apa pun. Kira-kira, apa saja obat yang harus dihindari ibu hamil?

Beragam obat tanpa resep yang harus dihindari saat hamil

Saat badan nyeri, Anda bisa minum paracetamol yang bisa dibeli di apotek. Namun saat hamil, minum obat-obatan tanpa resep tidak semudah itu. Anda harus ekstra hati-hati karena dikhawatirkan kandungan obat bisa menyakiti bayi. Berikut beberapa obat yang harus dihindari saat hamil:

1. Aspirin

Jika Anda mengalami sakit kepala atau nyeri badan saat hamil, Anda sebaiknya menghindari aspirin. Meskipun jadi obat yang mudah ditemukan, aspirin jadi salah satu daftar obat yang harus dihindari ibu hamil. Penggunaan aspirin dalam dosis tinggi selama kehamilan dapat berisiko menyebabkan keguguran atau abrupsi plasenta.

2. Ibuprofen

Saat hamil, Anda tidak direkomendasikan untuk menggunakan ibuprofen untuk mengatasi meriang atau nyeri tubuh. Minum ibuprofen saat kehamilan bisa meningkatkan risiko komplikasi kehamilan.

Bayi bisa mengalami masalah jantung, berkurangnya jumlah cairan ketuban, atau keguguran. Anda boleh menggunakan obat ini, hanya jika benar-benar disarankan oleh dokter.

3. Isotretinoin

Jenis obat ini sering digunakan untuk mengobati jerawat parah. Namun, saat Anda memiliki rencana untuk hamil, penggunaan obat ini harus dihentikan setidaknya 2 bulan.

Penggunan isotretinoin harus dihindari ibu hamil karena berisiko membuat bayi dalam kandungan mengalami cacat lahir atau gangguan neurokognitif (gangguan saraf yang berhubungan dengan kemampuan kognitif).

4. Obat antijamur

Infeksi jamur bisa terjadi selama kehamilan, tapi penggunaan beberapa obat antijamur tidak disarankan. Apalagi jika obat tersebut digunakan tanpa pengawasan dari dokter.

Penggunaan obat antijamur dikhawatirkan dapat menghambat laju perkembangan janin di dalam kandungan. Kandungan obat tersebut menembus plasenta dan bercampur dengan aliran darah.

5. Antikonvulsan

Obat ini sering diresepkan untuk mengatasi kejang dan menjaga kestabilan sel saraf dalam menerima rangsangan. Antikonvulsan seperti diazepam atau clonazepam, dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur atau keguguran.

Yang perlu diperhatikan

Mungkin masih ada obat-obatan lain yang tidak dicantumkan di atas. Apabila Anda sedang hamil dan harus mengonsumsi obat apa pun, selalu konsultasikan dulu dengan dokter Anda. Selama kehamilan, hindari minum obat-obatan tanpa resep jika belum mendapat kepastian dari dokter, bidan, atau apoteker.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Telat haid dan mual-mual adalah tanda-tanda hamil yang paling umum. Namun, tahukah Anda, mimisan dan sakit kepala juga termasuk ciri-ciri hamil muda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanda bayi akan lahir

Kenali 5 Tanda-Tanda Bayi Akan Lahir Dalam Waktu Dekat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
bercak darah tanda hamil atau menstruasi

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
program dan cara cepat hamil

7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat flu ibu hamil

Obat Flu untuk Ibu Hamil, Mulai dari Obat Medis Sampai Alami

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit