Mengatasi Kram Kaki Pada Ibu Hamil Ketika Tidur

Oleh

Kemungkinan, kram terjadi akibat kombinasi dari beberapa hal yang menyebabkan otot kaki menegang dan kram. Kram biasanya muncul saat trimester kedua dan ketiga kehamilan Anda.

Otot Anda menahan berat bayi Anda sehingga mengalami tekanan. Berkembangnya rahim dapat memberi tekanan pada pembuluh darah kaki Anda. Hal ini dikombinasikan dengan efek hormon progesteron, menyebabkan otot menegang di kaki Anda.

Kram kaki dapat terjadi jika Anda memiliki kekurangan nutrisi dan garam, seperti kalsium atau magnesium, pada darah. Kekurangan zat-zat ini disebabkan bayi Anda mengambil zat yang ia butuhkan dari tubuh Anda. Anda dapat mengonsumsi suplemen kehamilan yang mengandung magnesium. Beberapa bukti menunjukkan bahwa magnesium dapat meringankan kram. Tanyakan pada dokter tentang bagaimana cara yang aman mengonsumsi suplemen.

Apa yang dapat saya lakukan untuk mencegah kram kaki?

Anda dapat mempraktikkan gerakan-gerakan berikut pada siang hari untuk menghindari kram saat tidur:

  • Peregangan betis. Berdiri 1 meter dari dinding dan condongkan badan ke depan dengan menyenderkan tangan ke dinding. Jaga telapak kaki untuk tetap rata pada lantai. Tahan selama 5 detik. Ulang selama 5 menit sebanyak 3 kali sehari, terutama sebelum tidur.
  • Latihan kaki. Tekuk dan regangkan kaki Anda ke atas dan ke bawah sebanyak 30 kali. Ganti kaki sebanyak 8 kali untuk tiap arah.

Usahakan untuk tidak berdiri atau duduk dengan kaki tersilang untuk waktu yang lama.

Pada malam hari:

  • Mandi dengan air hangat sebelum tidur. Biarkan kaki Anda bergerak dengan leluasa saat Anda tidur. Jika pergerakan Anda saat tidur terbatas dan Anda harus berada pada posisi yang sama semalaman, ini dapat membuat kram memburuk.
  • Naikan kaki pada malam hari. Tumpu kaki Anda pada bantal atau tinggikan kaki tempat tidur Anda beberapa cm, tidak lebih dari 20 cm.

Bagaimana cara menghilangkan kram kaki?

Jika Anda terbangun karena kram, segera regangkan otot. Luruskan kaki Anda, tumit dulu, lalu lenturkan pergelangan kaki dan kemudian jari kaki. Anda akan merasakan sakit pada awalnya, tapi kram akan perlahan-lahan hilang. Jika cara ini tidak berhasil, bangun dan berjalanlah selama beberapa menit.

Jika nyeri otot konstan dan terus terjadi, atau jika Anda merasa ada pembengkakan atau nyeri pada kaki, hubungi dokter Anda. Pada kasus yang langka, 1 dari 2000 wanita hamil dapat mengalami pembekuan darah yang menyumbat pembuluh darah di dalam kaki (venous thromboembolism). Jika hal ini terjadi, dibutuhkan pertolongan segera.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: September 30, 2019

Yang juga perlu Anda baca