Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Hipotensi Supine pada Ibu Hamil,Turunnya Tekanan Darah Saat Tidur Telentang

Apa itu hipotensi supine?|Gejala hipotensi supine|Penyebab hipotensi supine pada ibu hamil|Komplikasi hipotensi supine|Cara Mengatasi hipotensi supine|Pencegahan hipotensi supine
Hipotensi Supine pada Ibu Hamil,Turunnya Tekanan Darah Saat Tidur Telentang

Kehamilan pada dasarnya menyebabkan banyak perubahan pada tubuh wanita, termasuk penurunan tekanan darah alias hipotensi. Namun, pada sebagian kasus tertentu, ibu hamil juga dapat mengalami kondisi hipotensi supine. Apa saja penyebab, gejala, hingga cara mengatasinya?

Apa itu hipotensi supine?

mengendalikan tekanan darah ibu hamil

Mudah lelah hingga mengalami tekanan darah rendah juga menjadi keluhan ibu hamil yang umum terjadi pada trimester pertama atau kedua.

Sering kali, kondisi hipotensi atau tekanan darah rendah pada wanita hamil tidak mengakibatkan masalah besar karena akan kembali normal setelah melahirkan.

Mengutip dari Mayo Clinic, hipotensi pada kehamilan terjadi karena sistem peredaran darah meningkat sehingga tekanan darah cenderung turun.

Namun, dalam kondisi kesehatan tertentu, ibu hamil juga dapat mengalami gangguan hipotensi supine yang mungkin bisa berbahaya bagi Anda dan janin dalam kandungan.

Supine adalah istilah medis saat Anda berbaring telentang. Jadi, hipotensi ini adalah penurunan tekanan darah sistolik hingga 30% saat ibu hamil berada dalam posisi telentang.

Jadi, dapat dikatakan bahwa kondisi ini bukan hanya sekadar penurunan darah alami akibat hormon kehamilan.

Gejala hipotensi supine

hipotensi supine pada ibu hamil

Umumnya, gejala hipotensi supine pada ibu hamil akan mulai terlihat pada rentang waktu 3 – 10 menit saat Anda tidur telentang. Berikut adalah beberapa gejalanya, seperti:

  • kulit menjadi lebih pucat,
  • denyut jantung melemah atau lebih lambat,
  • tubuh mulai berkeringat,
  • mual sekaligus pusing,
  • tubuh menjadi lebih lemah, dan
  • kesulitan bernapas.

Kemungkinan ada gejala atau tanda dari gangguan yang tidak disebutkan di atas. Maka dari itu, segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

Penyebab hipotensi supine pada ibu hamil

folikulitis pruritus adalah penyebab kulit gatal saat hamil

Penyebab utama dari kondisi ini adalah karena adanya tekanan pada pembuluh darah seperti aorta atau yang memengaruhi aliran darah pada tubuh ibu.

Saat ibu berbaring telentang, bayi serta rahim menekan area perut serta tulang belakang. Tekanan ini juga dapat menekan dua pembuluh darah seperti aorta dan vena kava inferior.

Hal ini yang kemudian menjadi penyebab hipotensi supine pada ibu hamil karena jumlah darah yang dipompa melambat sekaligus menurun.

Dalam keadaan yang cukup berat, kondisi ini kemungkinan mengakibatkan ibu kehilangan kesadaran.

Hipotensi telentang biasanya terjadi mulai usia kehamilan trimester 2. Namun, kondisi ini juga dapat terjadi pada wanita pada trimester 3.

Apa saja faktor risiko dari kondisi ini?

Berikut adalah hal yang meningkatkan risiko Anda mengalami hipotensi supine, yaitu:

Walaupun penyebab utama serta faktor risiko dari hipotensi supine pada ibu hamil adalah adanya tekanan pada pembuluh darah, tidak semua wanita mengalaminya.

Komplikasi hipotensi supine

Tekanan pada pembuluh darah dalam kondisi hipotensi supine dapat mengakibatkan gangguan pada aliran darah.

Apabila aliran darah berkurang atau tersumbat terlalu lama, ini dapat menyebabkan komplikasi kehamilan, seperti:

  • pembengkakan pada tubuh bagian bawah,
  • hemoroid,
  • varises pada area kaki,
  • risiko penyumbatan darah,
  • kehilangan kesadaran,
  • pertumbuhan bayi melambat, hingga
  • plasenta kekurangan oksigen.

Tak hanya itu saja, hipotensi supine pada kondisi yang parah juga dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti stillbirth hingga kematian pada ibu.

Cara Mengatasi hipotensi supine

Hipotensi jenis ini biasanya tidak menimbulkan tanda atau gejala yang berat. Maka dari itu, perawatannya tergantung dari penyebab serta gejala yang cukup terasa.

1. Mengubah posisi tidur

Cara mengatasi kondisi ini adalah dengan menyesuaikan posisi tidur saat hamil. Saat tidur telentang dan merasakan gejala, segera ubah posisi tidur Anda.

American Pregnancy Association menyarankan ibu hamil tidur dalam posisi miring atau menyamping karena sirkulasi darah tidak terhambat.

2. Menjaga asupan cairan

Ibu perlu untuk minum lebih banyak air saat terasa lelah, pusing, hingga lemas. Air mineral dapat meningkatkan volume darah sekaligus mencegah terjadinya dehihdrasi.

Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter mengenai pengobatan, perawatan, hingga cara mengatasi hipotensi supine yang tepay untuk ibu hamil.

Pencegahan hipotensi supine

infeksi saat hamil

Pencegahan utama untuk kondisi ini adalah tidak terlalu sering tidur dalam posisi telentang. Berikut adalah tindakan pencegahan lainnya yang dapat ibu lakukan untuk menurunkan risiko hipotensi.

  • Pada trimester kedua, hindari olahraga dengan gerakan tidur telentang.
  • Menghindari tidur telentang pada siang maupun malam hari.
  • Segera ubah posisi tidur apabila terbangun dalam posisi telentang.

Selain itu, penting bagi ibu untuk menghindari berdiri terlalu lama karena dapat juga dapat mengurangi aliran darah. Ini bisa mengakibatkan pusing, pingsan, hingga cedera karena jatuh.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days
Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Kim, D., & Wang, E. (2014). Prevention of supine hypotensive syndrome in pregnant women treated with transcranial magnetic stimulation. Psychiatry Research, 218(1-2), 247-248. doi: 10.1016/j.psychres.2014.04.001

Blood pressure (low) – hypotension | betterhealth.vic.gov.au. (2021). Retrieved 26 March 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/blood-pressure-low-hypotension#things-to-remember

Maternal sleep position in late pregnancy: Information for maternity clinicians – Maternal and newborn . (2021). Retrieved 26 March 2021, from https://www.health.nsw.gov.au/kidsfamilies/MCFhealth/maternity/Pages/side-sleeping-clinicians.aspx

Supine lying during pregnancy. (2021). Retrieved 26 March 2021, from https://pogp.csp.org.uk/sites/default/files/journal/2018-08/15_14301043.pdf

Low blood pressure (hypotension) – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2021). Retrieved 26 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-blood-pressure/diagnosis-treatment/drc-20355470

Low Blood Pressure: Can it affect your pregnancy?. (2020). Retrieved 26 March 2021, from https://www.narayanahealth.org/blog/low-blood-pressure-can-it-affect-your-pregnancy/

Warland, J. (2017). Back to basics: avoiding the supine position in pregnancy. The Journal Of Physiology, 595(4), 1017-1018. doi: 10.1113/jp273705

Best Sleeping Positions While Pregnant | American Pregnancy Association. (2021). Retrieved 26 March 2021, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-health-wellness/sleeping-positions-while-pregnant-1012/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 27/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita