Selalu Merasa Kelelahan Saat Hamil, Apakah Ini Normal?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23/03/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Selama hamil, Anda mungkin mengalami sejumlah masalah menjengkelkan yang tidak berbahaya namun tetap bikin tidak nyaman beraktivitas. Salah satu masalah yang paling umum dikeluhkan wanita hamil adalah cepat lemas dan kelelahan. Apa sebabnya, dan apakah normal jika Anda terus-terusan merasa lelah saat hamil?

Penyebab cepat lelah saat hamil

Wanita sering merasa cepat lemas dan kelelahan saat hamil karena perubahan hormon \ selama kehamilan. Seiring bertambahnya usia kehamilan, metabolisme tubuh ibu meningkat yang kemudia memengaruhi peningkatan hormon progesteron. Tingginya kadar progesteron dalam tubuh inilah yang membuat ibu hamil cepat merasa ngantuk dan kelelahan.

Masa kehamilan juga menyebabkan sejumlah perubahan besar pada fisik ibu. Dimulai dari trimester awal di mana tubuh akan bekerja lebih keras untuk menyiapkan plasenta dan memberikan segala macam dukungan gizi bagi pembentukan sel-sel janin, kemudian rasa lelah itu bisa muncul kembali di trimester akhir kehamilan.

Sekitar usia kehamilan 30-34 minggu, perut ibu yang makin membesar memberikan tekanan yang lebih berat pada tubuhnya sehingga ibu merasa cepat lelah saat hamil. Bahkan, Anda juga rentan mengalami kaki kram dan sakit pinggang di masa-masa ini sebagai akibatnya. Di usia kehamilan ini, bayi juga sudah aktif bergerak dan menendang perut, yang membuat ibu merasa tidak nyaman.

Terlepas dari berbagai perubahan hormon dan fisik selama kehamilan, ibu rentan mengalami lelah saat hamil karena dipengaruhi oleh stres dan kegelisahan menanti persalinan. Kondisi psikologis ini dapat mengurangi waktu istirahat sehingga bumil cenderung merasa lelah.

Rasa lelah yang dialami oleh ibu hamil bisa berbeda-beda. Ada yang merasa sangat lelah, dan ada juga yang tidak bergitu merasakannya. Biasanya rasa lelah saat hamil lama kelamaan akan berkurang pada minggu ke 12 sampai minggu ke 14. Setelah melewati minggu tersebut, energi Anda bisa kembali normal lagi sehingga Anda merasa lebih fit dan bertenaga.

Kelelahan saat hamil yang harus diperiksakan ke dokter

Jika Anda masih merasa lelah bahkan setelah cukup makan dan beristirahat, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab Anda merasa cepat lelah saat hamil, seperti:

  • Kelelahan yang diikuti dengan rasa lapar dan haus terus-menerus, dapat menandakan gejala diabetes gestasional
  • Kelelahan yang tidak hilang-hilang meskipun sudah beristirahat
  • Kelelahan yang diikuti dengan gejala seperti demam, sakit tengggorokan, dan pembengkakan kelenjar
  • Rasa kelelahan yang parah diiikuti dengan mual, muntah, dan frekuensi buang air kecil semakin sering. Ini dapat menandakan gejala kehamilan ektopik alias hamil di luar kandungan.

Kelelahan saat hamil yang tak kunjung mereda mungkin pertanda depresi

Lelah karena kebanyakan aktivitas umumnya akan hilang dalam waktu beberapa hari atau setelah Anda cukup beristirahat. Namun kelelahan saat hamil yang tidak kunjung memulih patut Anda waspadai. Ini mungkin pertanda Anda mengalami depresi saat hamil.

Sederhananya, depresi merupakan reaksi tubuh yang bisa dipicu oleh stres akut akibat tubuh memproduksi hormon stres kortisol secara berlebihan. Banyaknya hormon kortisol dalam tubuh dibaca oleh otak sebagai adanya ancaman dari luar yang perlu dilawan atau dihindari.

Untuk mencegah kehabisan energi, otak pun memerintahkan tubuh untuk beristirahat. Akibatnya, Anda jadi sangat kelelahan dan tidak bertenaga. Padahal, orang yang depresi sebenarnya tidak sedang menghadapi ancaman yang harus dilawan atau dihindari secara fisik.

Depresi secara tidak langsung meminta Anda untuk berhenti sejenak dari hal-hal yang membebani mental Anda. Entah itu masalah keluarga, masalah keuangan, atau trauma akibat kehilangan orang yang dicintai. Namun, karena tubuh tidak bisa “berbicara” langsung pada Anda, salah satu tanda yang ditunjukkan merupakan rasa lelah berlebihan. Seseorang yang mengalami depresi sering tidak ingin melakukan aktivitas apapun, merasa kelelahan sepanjang hari, kehilangan nafsu makan, hingga merasa putus asa dan nelangsa.

Bagaimana mengendalikan kelelahan saat hamil?

  • Jangan sepelekan istirahat. Kehamilan merupakan momen spesial dalam hidup seorang ibu. Jika memang tidak sanggup melakukan semua pekerjaan seperti sebelum hamil jangan pernah dipaksakan. Tidur siang dapat menjadi rutinitas yang tepat untuk ibu hamil untuk menyiasati rasa kelelahannya meskipun itu hanya 15 menit.
  • Sesuaikan jadwal bekerja. Kurangi jam kerja untuk istirahat lebih.
  • Lakukan olahraga ringan, seperti berjalan-jalan, atau berenang.
  • Buat jadwal istirahat teratur seperti pergi dan bangun tidur di waktu yang sama
  • Pastikan untuk makan-makanan yang bergizi seimbang. Makan lebih banyak dari sebelum hamil, dalam anjuran Kemenkes RI tahun 2013 , setidaknya Ibu hamil pada trimester 1 meningkatkan asupannya sebesar 180 kal, dan pada trimester 2 dan 3 meningkat menjadi 300 kal.  Makanan bumil harus mengandung karbohidrat (beras, kentang, bihun, mi, roti, makaroni,,dll), zat pembangun (ayam, ikan, daging, telur, hati. Susu, kacang, tahu, tempe, keju), dan zat pengatur (sayur-sayuran, dan buah-buahan segar). Usahakan konsumsi makanan dengan porsi kecil dan frekuensi sering.
  • Pastikan tidak dehidrasi, minum air yang banyak, bumil membutuhkan peningkatan kebutuhan air putih selama kehamilan. Berdassarkan anjuran  Kemenkes RI 2013,  baik di trimester 1,2 , dan 3 kecukupan air bumil harus ditambah setidaknya sebanyak 300 ml dari biasanya 8 gelas per hari.
  • Kelola stres dan emosi saat hamil

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 12/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit