Kapan Saya Harus Mulai Cuti Hamil untuk Mempersiapkan Persalinan?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15/01/2019
Bagikan sekarang

Trimester akhir kehamilan kerap dianggap sebagai masa yang paling menegangkan sekaligus hal yang ditunggu-tunggu. Pasalnya, Anda harus mempersiapkan fisik dan mental seoptimal mungkin agar dapat melalui proses persalinan dengan lancar. Namun, lain ceritanya bagi ibu hamil yang masih aktif bekerja di kantor. Anda tentu harus segera mengambil cuti hamil sampai beberapa waktu tertentu. Lantas, kapan waktu idealnya?

Kapan waktu yang tepat untuk mulai mengambil cuti hamil?

Menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003, ibu hamil berhak mendapatkan cuti hamil selama 1,5 bulan atau sekitar 6 minggu sebelum proses persalinan tiba. Jika menganut peraturan tersebut, maka Anda sudah bisa mulai cuti hamil sejak usia kehamilan 36 minggu.

Namun, hal ini tergantung dengan masing-masing kondisi ibu. Dalam beberapa kondisi tertentu, dokter bisa saja menyarankan Anda untuk memajukan cuti kehamilan beberapa minggu sebelumnya dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan ibu dan janin di dalam kandungan.

Lama waktu cuti hamil ini bukan tanpa alasan. Cuti kehamilan ini bertujuan agar ibu tidak mudah lelah, sekaligus memberikan waktu bagi ibu untuk beristirahat dengan nyaman dan tenang sebelum kelahiran. Padatnya aktivitas selama bekerja dapat membuat Anda kelelahan, kurang istirahat, stamina menurun, hingga mudah sakit.

Padahal, memasuki trimester ketiga kehamilan Anda dianjurkan untuk lebih ekstra berhati-hati dalam menjaga kondisi kesehatan tubuh, serta memastikan bayi di dalam kandungan tetap sehat sampai waktu persalinan datang.

Sebab, tidak menutup kemungkinan akan timbul beragam komplikasi kehamilan di trimester akhir. Entah itu berupa perdarahan, preeklampsia, anemia, dan lain sebagainya. Jadi, pastikan Anda tidak mengulur-ulur waktu untuk segera mengambil cuti hamil, ya!

Sumber: Baby and Child

Jangan lupa, persiapkan kelahiran dengan matang!

Selain mempersiapkan fisik dan mental sebelum melahirkan, manfaat waktu cuti kehamilan Anda sebaiknya-baiknya untuk hal-hal berikut ini:

1. Sisihkan waktu untuk diri sendiri

Terlalu sibuk bekerja saat hamil, mungkin membuat Anda jadi jarang mengurus diri sendiri. Kini tidak ada salahnya untuk lebih “menyenangkan” diri Anda dengan melakukan “me time” yang bermanfaat, seperti mempercantik diri ke salon, mengikuti kelas prenatal, hingga melakukan senam hamil.

Cara tersebut dapat membantu merilekskan tubuh dan pikiran sekaligus mencegah stres menjelang persalinan.

2. Pahami proses persalinan

Jika ini merupakan kehamilan Anda yang kedua, ketiga, atau lebih, mungkin Anda sudah cukup memahami peliknya perjuangan saat melahirkan. Namun, bagaimana kalau ini merupakan kali pertama Anda hamil dan melahirkan nantinya?

Jangan khawatir, pastikan Anda sudah mencari tahu lebih dulu mengenai gambaran saat melahirkan. Baik itu bertanya dengan teman yang sudah berpengalaman, berkonsultasi lebih jauh dengan dokter, atau mencari sumber terpercaya dari internet.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 25/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

hamil setelah keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
puasa bagi ibu hamil

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
gangguan makan ibu hamil

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020