Kaki Kram Saat Hamil, Kondisi Umum yang Tidak Bisa Disepelekan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sering mengalami kram kaki selama fase kehamilan? Ini adalah salah satu keluhan ibu hamil yang paling sering terjadi. Biasanya, kram kaki saat hamil muncul di trimester dua dan tiga, seiring dengan semakin besarnya usia kandungan. Mengapa ini bisa terjadi? Bisakah dicegah dan diatasi? Berikut penjelasan lengkapnya.

 

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Penyebab kaki kram saat hamil

gangguan tidur ketika hamil

Mengutip dari NCT, kaki kram ketika sedang hamil adalah kondisi yang sangat umum. Setidaknya, 30-50 persen ibu hamil mengalami kaki kram di masa kehamilannya. 

Kram adalah tanda bahwa otot sedang kontraksi sangat kuat, padahal seharusnya tidak demikian. 

Biasanya, kram kaki saat hamil terjadi di malam hari dan akan semakin sering muncul di periode akhir trimester tiga kehamilan.

Memang tidak diketahui secara pasti mengapa kondisi ini sering dialami ibu hamil.

Namun, dari banyak kasus yang terjadi, penyebab kram kaki saat hamil yaitu:

Kekurangan zat-zat ini disebabkan janin mengambil zat yang ia butuhkan dari tubuh ibu.

Kaki kram pada ibu hamil sering membuat tidak nyaman dan tidak jarang Anda merasa kesakitan. 

Namun, tidak perlu khawatir karena kram akan hilang dan tidak akan datang lagi setelah bayi dilahirkan. 

Cara mengatasi kaki kram saat hamil

kaki bengkak saat hamil

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman karena kaki kram, ibu hamil bisa melakukan beberapa hal, seperti:

Peregangan betis 

Rutin melakukan olahraga saat hamil bisa mengurangi munculnya kram pada kaki. Berikut gerakan olahraga ringan yang bisa dicoba:

  • Berdiri 1 meter dari dinding dan condongkan badan ke depan dengan menyandarkan tangan ke dinding.
  • Jaga telapak kaki untuk tetap rata pada lantai, tahan selama 5 detik.

Anda bisa melakukan gerakan ini secara berulang sebanyak 3 kali sehari, masing-masing durasi 5 menit. 

Peregangan kaki

Selain meregangkan betis, ibu hamil juga perlu melatih kaki untuk mengurangi kram. Caranya adalah:

  • Langkahkan satu kaki ke depan.
  • Lalu, tekuk dan regangkan kaki ke depan dan ke belakang sebanyak 30 kali.
  • Setelah itu, lakukan hal yang sama untuk sisi kaki lainnya.

Setelah melakukan gerakan ini, usahakan untuk tidak berdiri atau duduk dengan kaki tersilang dalam waktu yang lama.

Posisikan kaki lebih tinggi saat tidur

Mengingat kaki kram saat hamil sering terjadi di malam hari, Anda perlu mengubah posisi tidur dengan menempatkan kaki lebih tinggi.

Siapkan bantal yang tingginya tidak lebih dari 20 cm, lalu letakkan kaki di atasnya dan tidur dengan posisi miring. 

Cara tersebut membuat sirkulasi darah lebih lancar dan bisa mengurangi kaki kram saat hamil.

Bagaimana jika kaki masih kram?

meredakan kaki kram

Jika setelah melakukan berbagai cara di atas tetapi kaki masih terasa kram, Anda perlu melakukan hal lain. 

Pasalnya, kaki yang kram di malam hari benar-benar menyita tenaga ibu hamil yang sudah lelah seharian. 

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kaki kram di malam hari, yaitu:

  • Luruskan kaki secara perlahan dari tumit lalu ujung jari kaki.
  • Lenturkan pergelangan kaki dan jari-jari dengan memutarnya secara perlahan.
  • Bangun secara perlahan, lalu berjalan beberapa menit.

Saat melakukan hal di atas, awalnya Anda akan merasa sakit, tetapi perlahan kram akan hilang. 

Usahakan untuk membuat area kasur Anda bebas dari barang lain, sehingga kaki memiliki ruang untuk bebas bergerak. 

Jika nyeri otot terjadi terus menerus dan ada pembengkakan atau nyeri pada kaki, hubungi dokter. 

Cara mencegah kram kaki saat hamil

cara mengatasi kram jari kaki

Bila ibu hamil belum mengalami kram kaki, akan lebih baik untuk melakukan pencegahan. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kram kaki yaitu:

  • Minum air putih 1500 ml setiap hari atau setara dengan 8-12 gelas.
  • Menghindari duduk dan berdiri terlalu lama.
  • Mandi air hangat untuk mengurangi otot tegang.
  • Minum suplemen kalsium untuk ibu hamil.

Untuk pemilihan suplemen, Anda bisa konsultasikan ke dokter agar mendapat resep dan takaran yang tepat sesuai kondisi ibu hamil.

Kapan harus ke dokter?

Ada beberapa hal yang menjadi patokan untuk konsultasi ke dokter saat kaki ibu hamil mengalami kram, yaitu:

  • Sangat mengganggu tidur.
  • Nyeri tidak bisa tertahan.
  • Ibu hamil merasa khawatir dengan kondisi janin.

Pada kasus yang langka, 1 dari 2000 wanita hamil dapat mengalami pembekuan darah yang menyumbat pembuluh darah di dalam kaki atau trombosis vena dalam (DVT).

Jika hal ini terjadi, dibutuhkan pertolongan segera.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perjuangan Dua Kali Kehamilan Ektopik dan Saluran Tuba yang Pecah

Pengalaman kehamilan ektopik membuat saya dua kali terbaring di meja operasi. Apakah masih ada kesempatan bagi saya untuk hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Cerita Ibu 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Pengalaman Keguguran Berulang Membuat Saya Hampir Putus Asa

Saya tak pernah menyangka akan mengalami keguguran, bukan hanya sekali, melainkan dua kali. Pengalaman yang cukup membuat saya trauma.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Cerita Ibu 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
perkembangan jantung janin

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit