Berapa Batas Kenaikan Berat Badan Saat Hamil?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Kenaikan berat badan selama hamil berpengaruh pada kesehatan ibu dan bayi saat lahir. Ibu hamil yang mempunyai berat badan berlebih selama hamil meningkatkan risiko mengalami penyakit yang berhubungan dengan kehamilan. Sedangkan ibu hamil yang mempunyai berat badan kurang selama hamil dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah. Kenaikan berat badan selama hamil sangat penting bagi bayi karena berat badan bayi saat lahir dan status kesehatan bayi tergantung pada berat badan ibu saat hamil.

Kenaikan berat badan saat hamil bukan hanya karena bayi

Sebanyak 1/3 dari kenaikan berat badan selama kehamilan diperuntukkan bagi janin, plasenta, dan cairan ketuban, sedangkan 2/3 sisanya diperuntukkan bagi otot uterus (rahim) yang terus melakukan pembesaran, jaringan payudara, peningkatan volume darah, cairan ekstraseluler, dan penyimpanan lemak ibu hamil sebagai persiapan untuk menyusui.

Ibu hamil menyimpan sejumlah besar lemak tubuh pada kehamilan normal untuk memenuhi kebutuhan tubuh ibu dan kebutuhan energi janin, dan juga untuk mempersiapkan kebutuhan energi saat menyusui. Tubuh menyimpan lemak paling banyak antara 10 sampai 20 minggu kehamilan atau sebelum kebutuhan energi janin yang tertinggi. Cadangan lemak cenderung menurun sebelum akhir kehamilan. Hanya 0,5 kg dari sekitar 3,5 kg cadangan lemak selama kehamilan disimpan di janin.

Ibu hamil yang memiliki kelebihan berat badan saat kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi selama hamil dan saat persalinan, seperti hipertensi gestasional (tekanan darah tinggi saat hamil), diabetes gestasional, bayi besar (makrosomia), dan kelahiran sesar. Ibu hamil yang memiliki berat badan kurang selama hamil dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur (kelahiran sebelum usia kandungan 37 minggu) dan berat badan lahir rendah (BBLR). Oleh karena itu, usahakan berat badan berada pada kisaran normal selama kehamilan.

Jika ibu mempunyai berat badan berlebih, sebaiknya ibu mengurangi berat badan dengan cara melakukan olahraga serta kurangi makan makanan tidak sehat, seperti makanan manis dan tinggi lemak. Jika ibu mempunyai berat badan kurang sebaiknya ibu lebih banyak makan makanan sehat yang beraneka ragam.

Rekomendasi kenaikan berat badan saat hamil

Status berat badan sebelum hamil mempengaruhi hubungan antara kenaikan berat badan ibu selama hamil dan berat badan bayi saat lahir. Karena ibu hamil yang underweight cenderung mempertahankan kenaikan berat badannya selama hamil untuk kebutuhan dirinya sendiri, mereka perlu menaikkan berat badannya lebih dari ibu hamil lainnya selama kehamilan. Sedangkan ibu hamil yang mempunyai berat badan lebih bisa menggunakan sebagian dari cadangan energinya untuk mendukung pertumbuhan janin, sehingga mereka hanya perlu sedikit menaikkan berat badan.

Kenaikan berat badan selama kehamilan tidak menjamin bayi akan mempunyai berat badan normal saat lahir karena banyak faktor lain yang mempengaruhi berat badan bayi lahir. Namun, menaikkan berat badan selama hamil dapat meningkatkan peluang berat badan bayi baru lahir berada di kisaran normal.

Kisaran kenaikan berat badan saat hamil berbeda-beda antar individu tergantung dari berat badan yang ibu punya sebelum kehamilan. Berikut ini kenaikan berat badan yang disarankan selama kehamilan:

  • Bagi ibu yang mempunyai berat badan kurang (underweight) sebelum hamil, yaitu yang mempunyai Indeks Massa Tubuh (IMT) kurang dari 18,5 kg/m2, disarankan untuk menaikkan berat badan sebesar 13-18 kg selama hamil.
  • Bagi ibu yang mempunyai berat badan normal sebelum hamil, yaitu yang mempunyai Indeks Massa Tubuh (IMT) antara 18,5-24,9 kg/m2, disarankan untuk menaikkan berat badan sebesar 11,5-16 kg selama hamil.
  • Bagi ibu yang mempunyai berat badan lebih (overweight) sebelum hamil, yaitu yang mempunyai Indeks Massa Tubuh (IMT) antara 25-29,9 kg/m2, disarankan untuk menaikkan berat badan sebesar 7-11,5 kg selama hamil.
  • Bagi ibu yang mengalami obesitas sebelum hamil, yaitu yang mempunyai Indeks Massa Tubuh (IMT) sebesar 30 kg/m2 atau lebih, disarankan untuk menaikkan berat badan sebesar 5-9 kg selama hamil.
  • Bagi ibu yang hamil anak kembar, disarankan untuk menaikkan berat badan sebesar 11,5-24,5 kg selama hamil.

*Catatan: rumus untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah berat badan (kg)/[tinggi badan (m)]2

Cara mengontrol berat badan selama hamil

Makan makanan sehat dan seimbang selama kehamilan dapat membantu menjaga berat badan ibu hamil. Makanlah makanan sehat yang bervariasi, seperti:

  • Nasi, kentang, roti, dan sereal yang mengandung karbohidrat. Pilih karbohidrat kompleks, seperti nasi merah dan roti gandum, yang lebih kaya zat gizi.
  • Sayuran dan buah-buahan, setidaknya 5 porsi dalam sehari.
  • Daging, ikan, dan telur yang mengandung protein hewani, serta tempe, tahu, dan kacang-kacangan yang mengandung protein nabati
  • Susu dan produk susu, seperti yogurt dan keju. Pilih yang rendah lemak jika ibu hamil mengalami kelebihan berat badan.

Agar lebih sehat, sebaiknya batasi makanan atau minuman manis, batasi pemakaian garam dalam makanan, dan batasi makan makanan yang digoreng. Sebaiknya pilih makanan yang dimasak dengan cara direbus, dipanggang, atau dikukus agar lebih sehat.

Usahakan makan sedikit tetapi sering, sekitar 5-6 kali makan dalam sehari. Selain itu, lakukan olahraga ringan selama hamil, seperti berjalan dan berenang. Selalu aktif bergerak dapat menjaga berat badan dan membantu ibu menjalani persalinan dengan mudah dan lancar.

BACA JUGA

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca