Jamu Rumput Fatimah: Bisa Melancarkan Persalinan, Tapi Juga Berisiko Memicu Keguguran

Oleh

Jamu rumput fatimah adalah salah satu cara merangsang persalinan yang paling populer di Indonesia. Dari generasi ke generasi, ibu hamil tak luput disarankan untuk meminum air rendaman dari rumput fatimah guna mempercepat proses kelahiran si bayi.

Satu studi asal Malaysia menemukan bahwa rumput fatimah mengandung oksitosin. Oksitosin adalah hormon yang juga digunakan dalam obat-obatan induksi persalinan untuk memicu atau meningkatkan kontraksi rahim. Inilah yang menjadi alasan di balik kepopuleran penggunaan air rendaman rumput fatimah sebagai obat herbal yang dapat memudahkan persalinan.

Tapi penggunaan jamu tradisional ini nyatanya ditentang keras oleh banyak profesional kalangan medis, mengingat bahayanya yang bisa berakibat fatal.

Dosis yang tidak tepat dari jamu rumput fatimah bisa berisiko memicu keguguran

Dilansir dari Kompas, Prof. Maksum Radji, Guru Besar Tetap Ilmu Farmasi Universitas Indonesia, menegaskan bahwa agar penggunaan obat herbal bisa dengan aman dikonsumsi secara massal, produk tersebut haruslah terlebih dulu dibuktikan secara ilmiah soal keamanannya lewat serangkaian uji klinis di laboratorium yang terkendali. Obat herbal juga harus diuji dosis, cara penggunaan, efektivitas, risiko efek samping, dan interaksinya dengan senyawa obat lain.

Sayangnya, kebanyakan obat herbal yang beredar di Indonesia tergolong dalam kategori jamu dan OHT (Obat Herbal Terstandar). Keduanya merupakan jenis obat tradisional yang belum menjalani uji klinis pada manusia.

Jamu rumput fatimah adalah salah satu di antara sekian banyak jamu asli Indonesia yang keamanannya masih diragukan, terutama bagi ibu hamil. Jamu rumput fatimah biasanya diracik menggunakan rebusan kombinasi rempah dan variasi resep turun temurun yang tidak memiliki dosis dan indikasi yang pasti.

Menurut dr. Ali Sungkar, Sp.OG, masih dari Kompas, takaran dosis yang acak antar pembuat jamu membuat efek samping dari rumput fatimah tidak bisa ditentukan dengan pasti. “Rumput fatimah tidak aman untuk dikonsumsi untuk ibu hamil karena tidak jelas isinya apa. Kita juga tidak tahu kandungan aktifnya itu di akar, batang, atau daunnya,” ungkap Ali.

Tidak adanya standarisasi untuk prosedur pembuatan produk dan batas minimum dari dosis oksitosin dalam jamu rumput fatimah ditakuti dapat memicu kontraksi rahim berlebihan, yang tak jarang berujung pada robeknya rahim atau perdarahan yang bisa berakibat fatal — terutama jika ibu belum mengalami bukaan. Dan meski efek kontraksi dari rumput fatimah bisa ditangani segera dengan bantuan obat medis, menurut Ali hasilnya tidak akan maksimal dan masih berpeluang besar untuk membahayakan keselamatan ibu dan bayi selama proses persalinan.

Terlebih lagi, efek rumput fatimah pada setiap orang bisa berbeda. Hal ini dikarenakan masing-masing orang memiliki cara pengolahannya sendiri yang menurutnya paling benar. Ada yang akarnya direndam dengan air hangat atau air panas sehingga dosisnya mungkin meningkat. Ada juga yang memilih untuk merendam rumput fatimah dengan air dingin, tapi tidak terlihat pengaruh apapun lalu terus rutin meminumnya sampai efeknya tampak.

Adakah cara aman untuk memperlancar persalinan?

Dr. Budi Iman Santoso, Kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI-RSCM, dilansir dari Tribun News mengatakan bahwa tidak ada minuman khusus yang bisa melancarkan persalinan. Kelancaran proses persalinan sangat dipengaruhi kekuatan kontraksi ibu, besar panggul, dan besar bayi. Misalnya, jika panggul ibu kecil namun ukuran bayi besar, proses persalinan mungkin cenderung lebih sulit.

Cara yang sudah terbukti lebih aman untuk mempercepat persalinan adalah dengan induksi medis. Induksi persalinan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti pemberian obat atau metode lainnya. Dengan takaran obat yang lebih presisi dan dijalankan di bawah pengawasan ketat dari tim dokter kandungan Anda, risiko efek samping dan komplikasi bisa diperhitungkan sejak awal dan dikendalikan seminimal mungkin demi keselamatan ibu dan bayi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca