Mengapa Ibu Hamil Lebih Sensitif dan Mudah Marah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 04/10/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kehamilan memang terasa menyenangkan sekaligus mendebarkan. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa kehamilan juga akan menimbulkan perubahan drastis terhadap kondisi emosional. Banyak ibu bahkan menjadi lebih sensitif dan mudah marah ketika hamil.

Penyebab mood yang sensitif selama hamil

Mengutip laman American Pregnancy Association, kehamilan yang berjalan lancar pun tidak lepas dari efek samping berupa emosi negatif. Emosi tersebut akhirnya membuat Anda menjadi lebih sensitif.

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menjadi penyebabnya:

1. Perubahan hormon

Salah satu penyebab fenomena ini ternyata berasal dari tubuh Anda sendiri. Menjelang kehamilan, jumlah hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh akan meningkat. Perubahan hormon bertujuan untuk mempersiapkan tubuh Anda menuju kehamilan.

Namun, peningkatan jumlah estrogen dan progesteron juga dapat menurunkan mood dan kemampuan otak untuk memantau perubahan emosi. Akibatnya, ibu hamil jadi lebih sensitif terhadap berbagai hal yang terjadi di sekitarnya.

pusing saat hamil

2. Rasa takut

Kehamilan akan mengubah banyak hal dalam hidup Anda. Baik dari segi kesehatan, hubungan dengan pasangan, hingga keuangan. Maka dari itu, tidak heran apabila kehamilan kerap mendatangkan berbagai pikiran buruk dan rasa takut. 

Pada umumnya, rasa takut selama kehamilan bersumber dari pemikiran seperti:

  • Apakah Anda sudah siap menjadi orangtua
  • Kesehatan janin sejak dalam kandungan hingga setelah bersalin
  • Pengaruh keberadaan anak pada hubungan Anda
  • Apakah Anda siap menghadapi persalinan
  • Apakah kondisi keuangan Anda cukup aman

3. Perubahan pada tubuh

Perubahan pada tubuh selama kehamilan, seperti morning sickness, badan nyeri, hingga kesulitan tidur akibat perut yang membesar dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Akibatnya, ibu hamil menjadi lebih sensitif dan mudah marah.

Selain itu, bentuk tubuh ibu hamil juga berubah. Hamil membuat perut membesar dan tubuh menjadi lebih gemuk. Beberapa ibu mungkin khawatir hal ini dapat mengurangi daya tariknya di hadapan suami sehingga mereka menjadi sensitif.

obat diare untuk ibu hamil

4. Stres

Semua rasa takut, kekhawatiran, dan rasa tidak nyaman yang Anda alami selama hamil bisa memicu stres. Stres bahkan dapat bertambah parah bila Anda menghadapi masalah terkait kesehatan, keuangan, atau aspek lain yang berlanjut hingga anak lahir.

Begitu mengalami stres, kondisi fisik dan psikologis Anda akan terkena imbasnya. Anda bisa jadi mengalami perubahan mood dengan cepat, emosi yang meluap-luap, lebih mudah marah, dan secara umum menjadi lebih sensitif terhadap hal kecil sekalipun.

5. Rasa lelah

Ibu hamil biasanya kurang mendapatkan waktu istirahat. Penyebabnya antara lain tidak bisa menemukan posisi tidur yang nyaman, sering terbangun karena ingin buang air kecil, atau sibuk menyelesaikan pekerjaan di rumah.

Jam istirahat yang kurang tentu membuat tubuh lebih cepat lelah. Rasa lelah yang terakumulasi lantas menurunkan mood dan membuat ibu hamil lebih sulit mengendalikan emosi. Akhirnya, ibu hamil menjadi lebih sensitif dan mudah marah.

Perubahan suasana hati menjadi lebih sensitif adalah suatu hal yang lumrah dialami seorang ibu selama mengandung. Faktor penyebabnya pun beragam, mulai dari yang bersifat biologis seperti hormon hingga psikologis berupa stres dan rasa takut.

Anda sebetulnya tak perlu khawatir karena kondisi ini akan berangsur membaik dengan sendirinya. Agar kehamilan terasa lebih nyaman, jangan ragu meminta dukungan dari suami dan keluarga. Ingat, Anda tidak menjalani kehamilan ini seorang diri.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Kiat Ampuh Mengurangi Stres Menjelang Persalinan

Baik selama kehamilan maupun menjelang persalinan, ibu hamil rentan mengalami stres. Lantas, bagaimana cara mengurangi stres menjelang persalinan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Melahirkan, Kehamilan 24/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Perkembangan Kecerdasan Emosional Bayi Sampai Usia 11 Bulan

Kecerdasan emosional atau emotional intelligence adalah keterampilan mengenai banyak hal. Pola pengasuhan sejak dini turut andil menentukan perkembangannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 22/11/2019 . Waktu baca 9 menit

Tips Bercinta Dengan Orang yang Punya Perasaan Sensitif

Orang sensitif umumnya mudah emosional pada banyak hal, termasuk saat berhubungan intim. Adakah tips untuk berhubungan intim dengan orang sensitif?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 02/08/2019 . Waktu baca 5 menit

Tak Cuma Takut Berlebihan, Ini 5 Dampak Buruk Fobia Bagi Kesehatan Mental

Fobia memberikan efek yang cukup besar pada kehidupan, termasuk salah satunya emosi dan juga mental. Apa saja efek buruk fobia pada kondisi emosi seseorang?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Psikologi 30/09/2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sifat sensitif genetik

Anda Sering Dibilang Sensitif? Bisa Jadi Ini Bawaan Genetik

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 4 menit
perbedaan stres dan depresi, gangguan kecemasan

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 09/06/2020 . Waktu baca 6 menit
stres saat hamil selama pandemi covid-19

10 Tips Mencegah Ibu Hamil Stres Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020 . Waktu baca 5 menit
alexithymia adalah

Mengenal Alexithymia, Kondisi yang Bikin Anda Susah Ungkapkan Emosi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 16/12/2019 . Waktu baca 4 menit