Bolehkah Ibu Hamil Pakai Obat Salep Pereda Nyeri?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 7 September 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Selain perut mual, ibu hamil juga sering mengalami nyeri pada bagian tubuh, terutama bagian pinggang atau punggung bawah. Ini normal terjadi, sebab janin di rahim menyebabkan tekanan pada pinggul sehingga menimbulkan rasa nyeri dan mudah pegal. Untungnya kondisi ini bisa diatasi dengan obat pereda nyeri, baik itu oral maupun salep. Namun saat sedang hamil, bolehkah menggunakan salep pereda nyeri?

Cara aman mengatasi nyeri tubuh saat hamil

Ketika Anda hamil, menggunakan obat-obatan untuk penyakit ringan bisa jadi sangat rumit. Kenapa? Dikhawatirkan kandungan obat-obatan bisa mengganggu perkembangan janin. Apalagi, jika kehamilan baru memasuki trimester pertama, organ janin sedang berkembang akan sangat rentan dengan beberapa obat.

Nyeri tubuh adalah masalah yang sering dikeluhkan oleh ibu hamil. Kondisi ini sebenarnya bisa diringankan dengan menaruh kompres dari handuk yang sebelumnya direndam dengan air hangat. Kompres tersebut bisa diletakan pada bagian tubuh yang terasa nyeri.

Namun pada beberapa kasus, nyeri tubuh bisa tidak bisa diatasi dengan mudah walaupun sudah menggunakan kompres. Artinya, Anda memerlukan obat pereda nyeri, seperti salep pereda nyeri.

Saat hamil bolekah pakai salep pereda nyeri?

ketoconazole obat salep

Saat tidak hamil dan merasa nyeri, Anda mungkin akan memilih salep antinyeri. Namun saat hamil, perasaan ragu pasti muncul, apakah obat ini aman digunakan atau tidak.

Obat pereda nyeri sering diresepkan oleh dokter adalah acetaminophen, ibuprofen, atau aspirin. Obat-obatan ini tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, dan salep.

Acetaminophen paling dinilai paling aman untuk ibu hamil, sehingga akan akan digunakan untuk pengobatan pertama. Namun, kebanyakan obat salep antinyeri mengandung aspirin.

Umumnya aspirin tidak dianjurkan untuk digunakan selama kehamilan kecuali Anda memiliki kondisi medis yang benar-benar harus ditangani dengan obat tersebut.

Kenapa? Penggunaan aspirin dosis tinggi pada trimester pertama, dapat menimbulkan keguguran atau cacat pada janin. Kemudian, penggunaan aspirin dosis tinggi jangka panjang selama kehamilan dapat menyebabkan pendarahan otak bayi prematur atau mengganggu pembuluh darah yang ada pada jantung janin.

Aman atau tidaknya penggunaan obat, sebenarnya bergantung dengan kondisi tubuh dan kehamilan Anda. Jadi, sebelum menggunakan obat pereda nyeri, baik itu diminum atau dioleskan ke kulit sebaiknya lakukan konsultasi lebih dulu ke dokter.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Fungsi hormon FSH dan LH berperan penting pada sistem reproduksi pria dan wanita. Ketahui apa saja fungsi kedua hormon tersebut lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Detak jantung janin mulai berdegup di sekitar minggu keenam kehamilan, tapi kadang suaranya masih terlalu lemah untuk Anda bisa dengar. Kapan waktunya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
perkembangan jantung janin

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit