Cara Tidur Nyenyak Dengan Suami Saat Kandungan Sudah Besar

Oleh

Merasa nyaman di atas ranjang mungkin merupakan salah satu tantangan terbesar selama hamil. Semakin sulit karena perut Anda semakin membesar selama trimester kedua dan ketiga.

Berbagi ranjang bersama pasangan Anda, yang juga mencoba tidur dengan nyaman, bisa lebih merepotkan.

Anda mungkin membangunkannya atau mengganggu tidurnya karena Anda mengalami kram atau butuh meregangkan kaki Anda. Bacalah tips berikut yang membantu Anda berdua agar bisa tidur lebih nyenyak:

1. Tidur di ranjang king size

Jika Anda mampu membelinya dan memiliki ruang, belilah ranjang yang berukuran lebih besar sehingga Anda berdua bisa meregangkan tubuh lebih leluasa. Ranjang ini juga akan berguna apabila Anda berencana tidur bersama bayi Anda setelah ia lahir.

2. Membeli matras baru

Bila matras kendur atau berderit, berarti sudah waktunya untuk membeli matras baru. Ahli tidur menyarankan Anda mengubah matras setiap 7-8 tahun sekali agar bisa tidur dengan nyenyak.

3. Bagi dua ranjang

Bantal panjang yang ditempatkan di tengah-tengah ranjang sebagai pembatas mungkin membantu Anda berdua merasa nyaman pada salah satu sisi. Tips lainnya adalah membeli selimut tambahan, sehingga tidak perlu berebut selimut saat tengah malam.

4. Memecahkan masalah mendengkur

Jika salah satu dari Anda mendengkur, solusinya mungkin tidur di ranjang terpisah. Bila Anda tidak memiliki satu kamar tidur lagi, suruh pasangan untuk tidur di ruang keluarga selama beberapa malam. Ini hanya sementara saja untuk membantu Anda berdua tidur.

Bila tidur terpisah bukan merupakan pilihan, sumbat telinga dengan lilin atau silikon benar-benar dapat membantu menutupi bunyi dengkuran. Namun, menggunakan sumbat telinga mungkin menyebabkan pembengkakan pada bagian luar telinga. Untuk membantu mencegahnya, jaga kedua telinga dan sumbat telinga tetap bersih dan kering. Jika telinga terasa gatal dan Anda berpikir Anda mungkin alergi atau sensitif terhadap sumbat telinga, carilah nasihat dari dokter umum.

5. Tidur siang

Jika Anda menderita gangguan tidur pada malam hari, cobalah tidur siang kalau sanggup.

Lebih baik tidur di malam hari pada waktu yang selalu sama. Namun, jika Anda memang sama sekali tidak bisa tidur di malam hari, cobalah tidur 1-2 jam sebelum pasangan Anda tidur. Anda akan dapat memiliki ruang untuk mengubah posisi tidur.

Bila Anda sudah mulai cuti melahirkan, Anda bisa beristirahat setelah pasangan Anda berangkat ke kantor bekerja. Namun, ingat bahwa hal ini mungkin membuat Anda semakin sulit tidur di malam hari.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca