3 Kemungkinan Penyebab Janin Tidak Terlihat di USG

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/03/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Hasil tes kehamilan menunjukkan tanda positif, tetapi janin tidak terlihat di USG. Apa kira-kira yang menjadi penyebab? Jangan cemas dulu. Ada beragam alasan yang menyebabkan janin tak terlihat di USG. Berikut daftarnya:

Penyebab janin tidak terlihat di USG

pemeriksaan USG transvaginal

Pengecekan kehamilan melalui USG di klinik kandungan terdekat penting adanya. Saat ingin melihat si janin, mungkin saja sebagian ibu merasa cemas karena janin tidak terlihat saat di USG.

Para ibu perlu mengerti, terdapat tiga kemungkinan penyebab janin tidak terlihat di USG berdasarkan rangkuman dari laporan para peneliti:

1. Terlalu awal mengecek

Setiap calon orangtua pasti bahagia melihat tanda dua strip saat melakukan test pack kehamilan. Antusias berlanjut untuk melakukan pengecekan kehamilan. Saat dicek, janin masih belum terlihat.

Salah satu hal yang jadi penyebab janin tak terlihat di USG adalah usia kehamilan yang masih sangat muda. Sehingga saat di USG, janin masih belum terlihat. Tak perlu cemas, hal ini normal. Hasil scan akan menunjukkan hasil yang pasti saat minggu keenam kehamilan.

2. Keguguran

Keguguran bisa menjadi hal lain penyebab janin tak terlihat di USG. Meskipun tes telah menunjukkan hasil positif, mungkin saja sebagian ibu telah mengalami perdarahan sebelum memeriksakan diri ke klinik.

Tes kehamilan masih akan menunjukkan hasil positif selama 3 minggu pasca keguguran. Ini akan berlangsung hingga hormon-hormon kembali stabil.

3. Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik juga menjadi penyebab janin tak terlihat di USG. Kondisi ini menggambarkan ketika kehamilan berkembang di luar rahim. Dalam kehamilan ektopik, kehamilan terjadi di tuba falopi.

Saat dilakukan pemindaian melalui USG, janin tak terlihat. Kehamilan ektopik menyebabkan janin tidak dapat berkembang karena ruang yang sempit dan tidak suplai darah ke janin tidak memadai. Berbeda dengan kehamilan pada rahim, kehamilan ektopik tidak mendukung perkembangan janin seutuhnya.

Hal yang bisa dilakukan ketika janin tidak terlihat di USG

Masing-masing penyebab janin tak terlihat saat di USG memerlukan penanganan yang berbeda. Penanganan ini biasanya disarankan atas rekomendasi dokter kandungan.

Dalam kasus kehamilan awal, janin mungkin saja tidak terdeteksi. Biasanya, dokter akan menyarankan agar menunggu janin berkembang terlebih dulu. Tidak ada penanganan khusus untuk kasus ini. Hingga pada saat jadwal kontrol yang telah ditentukan, Anda bisa melihat perkembangan si kecil.

Sementara itu, pada kasus keguguran, dokter kandungan akan merekomendasikan Anda balik kontrol untuk memastikan dinding rahim kembali normal. Ibu mungkin merasakan ketidaknyamanan pada area rahim dan perdarahan. Namun, seiring berjalannya waktu, rasa sakit akan memudar. Tetapi jika sakit menetap, ibu perlu sesegera mungkin berkonsultasi ke dokter.

Pada kehamilan ektopik, tentu janin tak terlihat dalam scan USG. Kehamilkan ektopik terjadi 1 di antara 80 perempuan. Untuk memastikan potensi kehamilan ektopik, dokter akan mengusulkan pengecekan darah dan tes lainnya jika diperlukan.

Memeriksa kehamilan lewat ultrasonografi (USG)

usg minggu ke 20

Ultrasonografi (USG) merupakan alat yang menggunakan frekuensi gelombang tinggi untuk mengetahui perkembangan bayi dan organ reproduksi ibu. USG juga biasanya digunakan untuk memantau jenis kelamin si bayi.

Namun, pada trimester awal kehamilan (1-12 minggu) ultrasound digunakan sebagai berikut.

  • memastikan kehamilan
  • mengecek detak jantung janin
  • menentukan usia kehamilan dan estimasi kelahiran
  • mengecek kehamilan ganda
  • mendiagnosa keguguran
  • mengetahui apakah ada perkembangan abnormal

Pada saat awal kehamilan, mungkin saja Anda tak sabar untuk melihat perkembangan si kecil melalui scan USG. Ada janin yang menunjukkan perkembangannya. Tetapi ada juga kasus janin tak terlihat di USG.

Kini, Anda sudah tahu soal fungsi USG, lalu apa saja penyebab janin tidak terlihat di USG dan cara penanganannya. Namun untuk lebih jelasnya, selalu konsultasi dengan dokter kandungan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Abortus Imminens, Ancaman Keguguran yang Perlu Diwaspadai Saat Hamil Muda

Abortus imminens adalah perdarahan vagina berupa flek cokekat saat usia kehamilan kurang dari 20 minggu. Apa bahayanya dan bisakah dicegah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 31/03/2019 . 6 menit baca

3 Cara Menghitung Masa Subur Setelah Keguguran

Sedang merencakan kehamilan kembali usai keguguran? Sebaiknya, pahami dulu bagaimana cara menghitung masa subur setelah keguguran.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesuburan, Kehamilan 16/01/2019 . 5 menit baca

Minum Soda Plus Makan Nanas Saat Hamil Bisa Bikin Keguguran?

Ada mitos yang menyebutkan bahwa minum soda dan makan nanas saat hamil sekaligus bisa membuat keguguran. Jangan termakan mitos, temukan faktanya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 11/12/2018 . 4 menit baca

Cara-Cara Menggugurkan Kandungan Jika Kehamilan Anda Bermasalah

Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 16/11/2018 . 7 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . 8 menit baca
hamil kb pandemi covid-19

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020 . 5 menit baca
menunda kehamilan susah punya anak

Benarkah Menunda Kehamilan Bisa Menyebabkan Susah Punya Anak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 14/10/2019 . 4 menit baca
program hamil setelah keguguran

Haruskah Ikut Program Hamil Khusus Setelah Keguguran?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 22/08/2019 . 5 menit baca