Mengulik 4 Perbedaan Hamil Anggur dan Hamil Kosong

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020
Bagikan sekarang

Pada kehamilan normal, embrio terbentuk dalam rahim dan berkembang menjadi janin. Namun, hal tersebut tidak terjadi pada wanita yang mengalami hamil anggur maupun hamil kosong. Kedua kondisi ini tidak memungkinkan terjadinya pertumbuhan janin, dan pada kasus yang lebih serius, dapat membahayakan ibu serta janinnya.

Perbedaan hamil anggur dan hamil kosong

diagnosis hamil anggur

Sering dihubungkan satu sama lain, hamil anggur dan hamil kosong sebenarnya adalah dua kondisi yang berbeda. Keduanya menimbulkan tanda-tanda kehamilan yang sama, tapi seiring waktu dapat menyebabkan gejala dan komplikasi yang beragam.

Berikut perbedaan antara keduanya:

1. Definisi

Hamil anggur atau mola hidatidosa adalah komplikasi kehamilan langka yang ditandai dengan pertumbuhan tumor jinak di dalam rahim. Tumor tersebut berasal dari kumpulan sel trofoblas yang seharusnya berkembang menjadi plasenta.

Melansir National Health Service, kehamilan anggur terbagi menjadi dua jenis, yakni:

  • Hamil anggur lengkap, saat tumor tumbuh memenuhi rahim dan tidak ada embrio yang terbentuk. Tumor berkembang menyerupai kista berisikan cairan.
  • Hamil anggur sebagian, saat jaringan plasenta normal tumbuh bersama jaringan tumor jinak. Embrio bisa saja terbentuk, tapi biasanya tidak bertahan lama.

Berbeda dengan hamil anggur, hamil kosong adalah kondisi ketika sel telur yang sudah dibuahi menempel pada rahim, tapi tidak berkembang menjadi embrio. Pada beberapa kasus, embrio yang terbentuk berhenti tumbuh dan diserap kembali oleh tubuh ibu.

Plasenta dapat terus berkembang dan bertahan tanpa janin selama beberapa minggu. Hormon kehamilan juga tetap naik sehingga ibu yang mengalami hamil kosong percaya bahwa ia masih hamil. Biasanya, kondisi ini baru terdeteksi saat pemeriksaan USG.

2. Penyebab

Hamil anggur disebabkan oleh kesalahan genetik pada sel telur yang dibuahi. Sel tubuh manusia yang normal mengandung 23 pasang kromosom. Setiap pasang kromosom terdiri atas satu kromosom dari sel ayah dan satu kromosom dari sel ibu.

Pada hamil anggur lengkap, ada sel telur kosong yang dibuahi sperma. Semua materi genetik akhirnya datang dari sperma, sedangkan kromosom sel telur menjadi tidak aktif.

Sementara pada hamil anggur sebagian, sel telur dibuahi dua sperma. Akibatnya, sel telur mendapatkan kromosom ekstra yang menyebabkan kelainan.

Penyebab hamil kosong juga berhubungan dengan genetik seperti halnya hamil anggur. Bedanya, hamil kosong disebabkan oleh kelainan kromosom pada embrio.

Tubuh ibu mengenali kelainan ini, lalu secara alamiah berhenti mengembangkan embrio karena embrio akan tumbuh menjadi janin yang tidak sehat.

3. Gejala

hamil anggur

Hamil anggur awalnya tidak menimbulkan gejala apa pun. Kehamilan berjalan normal, dan keluhan yang muncul sangat mirip dengan tanda kehamilan pada umumnya. Meski demikian, tidak sedikit pula wanita yang mengalami gejala berupa:

  • Perdarahan vagina pada trimester pertama kehamilan
  • Keluar cairan encer berwarna kecokelatan dari vagina
  • Mual dan muntah yang parah
  • Panggul terasa nyeri atau seperti ditekan
  • Terkadang, keluar bulatan kecil seperti anggur dari vagina
  • Tekanan darah tinggi, anemia, atau hipertiroidisme

Wanita yang mengalami hamil kosong awalnya juga tidak menunjukkan gejala apa pun seperti pada hamil anggur. Hasil tes kehamilan mungkin positif dan menstruasi mulai terhenti seperti kehamilan normal.

Namun, kehamilan kosong lambat laun dapat menimbulkan gejala berupa:

  • Kram perut
  • Keluar bercak darah atau perdarahan dari vagina
  • Menstruasi yang lebih berat dibandingkan biasanya

Gejala tersebut kemungkinan merupakan tanda-tanda keguguran. Walau begitu, tidak semua perdarahan selalu berakhir dengan keguguran. Apabila Anda mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter kandungan untuk memastikan penyebabnya.

4. Penanganan

Kebanyakan kasus kehamilan anggur akan terhenti dengan sendirinya. Dokter biasanya menyarankan dua pilihan metode untuk mengeluarkan jaringan tumor pada rahim, yaitu dengan meminum obat-obatan atau melalui prosedur dilatasi dan kuretase (D&C).

D&C adalah operasi pengangkatan jaringan dari dalam rahim. Dokter akan melebarkan mulut rahim menggunakan alat khusus. Setelah rahim terbuka, prosedur dilanjutkan dengan membersihkan jaringan plasenta yang tersisa di dalam rahim.

Sementara itu, hamil kosong umumnya berakhir menjadi keguguran dan sisa jaringan akan keluar sendiri dari tubuh. Akan tetapi, wanita yang mengalami hamil kosong dapat juga menjalani kuretase jika sesuai dengan indikasi untuk mempermudah keluarnya sisa jaringan dari rahim.

Hamil anggur dan hamil kosong adalah dua kelainan langka yang menyebabkan embrio gagal berkembang menjadi janin. Meskipun berdampak sama, keduanya disebabkan oleh faktor yang beragam dan menimbulkan gejala yang juga berbeda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kerap Dikira Sama, Ini Beda Hamil Anggur dan Hamil di Luar Kandungan

Sering dikira sama, hamil anggur beda dengan hamil di luar kandungan meski gejalanya mirip. Lantas apa perbedaan dari keduanya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina

Keluar Flek Darah Saat Hamil Muda, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Keluarnya flek darah saat hamil muda seringkali dikaitkan dengan tanda keguguran. Tapi ini tidak selalu. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Jessie Tanamas

Keguguran Bisa Memicu Wanita Mengalami Gangguan Stress dan Trauma

Banyak wanita yang rentan terkena stress akibat keguguran. Kondisi ini akan makin parah jika tidak segera ditangani. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Flek Saat Hamil, Ini Penyebabnya dan Waktu yang Tepat untuk Konsultasi ke Dokter

Flek saat hamil? Bisa saja Anda mengalami kondisi kesehatan tertentu, Simak hal yang menyebabkan flek saat hamil pada artikel berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah hamil anggur

Apakah Hamil Anggur Bisa Dicegah? Bagaimana Caranya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 04/02/2019
kehamilan anggur

Apakah Hamil Anggur Masih Mungkin Diselamatkan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 10/10/2018
perawatan setelah hamil anggur

Berbagai Perawatan yang Harus Dilakukan Setelah Mengalami Hamil Anggur

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/10/2018
diagnosis hamil anggur

Sering Tidak Terdeteksi, Sebenarnya Kapan Hamil Anggur Bisa Diketahui?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 06/10/2018