Mengenal Brown Fat Pada Tubuh Manusia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Lemak adalah komponen penyusun tubuh manusia yang tersebar di berbagai bagian tubuh, Lemak dikenal dengan reputasi buruknya karena merupakan penyebab utama berbagai penyakit degeneratif. Namun tahukah Anda jika tidak semua lemak di tubuh kita menyebabkan efek buruk? Tubuh pada dasarnya memiliki beberapa jenis lemak, dan salah satu jaringan lemak “baik” yang berfungsi membantu keseimbangan kadar lemak tubuh adalah lemak cokelat atau dikenal dengan brown fat.

Apa itu brown fat?

Sesuai dengan namanya, brown fat adalah salah satu jaringan lemak yang berwana kecokelatan, di samping lemak putih, lemak subkutan, dan lemak visceral (perut). Mamalia pada umumnya memiliki brown fat untuk bertahan hidup dengan menghasilkan panas tubuh, namun pada manusia, sebagian besar kadar brown fat pada tubuh hanya ditemukan pada saat usia baru lahir. Proporsi brown fat pada tubuh bayi manusia sekitar 5%, dan jumlah ini terus berkurang seiring dengan pertambahan usia. Banyak yang menganggap pada usia dewasa kadar brown fat sudah tidak ada lagi yang tersisa, namun penelitian 10 tahun terakhir menunjukan manusia dewasa masih memiliki sisa brown fat meskipun jumlahnya sangat sedikit.

Yang membedakan brown fat dengan lemak lainnya

Tidak seperti lemak lainnya yang berwarna cerah seperti putih atau kuning, brown fat memiliki warna kecoklatan karena terdapat banyak mitokondria yang memiliki kandungan zat besi tinggi. Hal ini menyebabkan brown fat berfungsi untuk menghasilkan energi dan membakar kalori, sedangkan jaringan lemak lainnya berfungsi sebagai penyimpanan cadangan makanan. Selain itu, brown fat juga memiliki lebih banyak pembuluh darah sehingga mengonsumsi oksigen yang lebih banyak untuk menjalankan fungsi simpatetik untuk mengatur sel lemak lainnya.

Brown fat sering dijumpai pada bagian tubuh tertentu seperti leher, pundak, dan sekitar tulang belakang bagian bawah, namun tidak semua orang memilikinya. Brown fat juga bercampur dengan jaringan lemak lainnya sehingga memudahkan untuk menstimulasi lemak di sekitarnya. Fungsi stimulasi lemak untuk menghasilkan panas tubuh membuat brown fat tidak memiliki tingkat aktivitas yang sama dengan sel lemak lainnya. Brown fat cenderung aktif untuk menyesuaikan temperatur tubuh saat tubuh kita berada di lingkungan dengan temperatur yang lebih rendah.

Fungsi brown fat

Meskipun jumlahnya sangat sedikit, brown fat memiliki beberapa fungsi penting seperti:

  1. Membuat tubuh tetap hangat – Kadar brown fat yang lebih tinggi pada bayi berfungsi sebagai penghasil panas tubuh utama, karena bayi belum dapat bergerak bebas atau menggigil untuk menghangatkan tubuhnya. Sedangkan pada orang dewasa, brown fat berfungsi sebagai pengatur suhu dari bagian terdalam tubuh dengan cara membantu darah dalam pembuluh darah agar tetap hangat saat menuju jantung dan otak.
  2. Meningkatkan metabolisme lemak – Alasan utama peningkatan kadar lemak adalah tubuh berhentu melakukan metabolisme dan memulai untuk menyimpan cadangan makanan. Aktivitas brown fat membantu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga tubuh dapat membakar lemak lebih banyak.
  3. Meningkatkan metabolisme glukosa darah – Salah satu penelitian pada tahun 2015 yang lalu menunjukkan transplatasi jaringan brown fat pada tikus meningkatkan hormon jumlah dan fungsi insulin pada tikus percobaan, serta menurunkan kadar glukosa dalam darah. Hal ini menunjukan potensi brown fat dalam mencegah dan pengobatan diabetes.

Bagaimana cara meningkatkan fungsi brown fat?

Berikut beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu aktivitas brown fat untuk menjalankan fungsinya:

1. Meningkatkan hormon melatonin

Tidak hanya membantu dalam keseimbangan aktivitas, hormon melatonin juga membantu dalam meningkatkan kadar dan fungsi brown fat. Salah satu penelitian pada tikus menemukan bahwa pemberian hormon melatonin membantu meningkatkan kadar brown fat dari lemak putih pada tubuh tikus. Pada manusia, hormon melatonin dapat dihasilkan saat beristirahat di kondisi gelap. Dengan mengurangi paparan sumber cahaya seperti lampu dan alat elektronik pada malam hari akan membantu tubuh Anda beristirahat lebih baik dan memproduksi hormon melatonin lebih banyak.

2. Memakan apel beserta kulitnya

Kulit apel kaya akan asam ursolat dan dapat meningkatkan kadar brown fat pada tubuh. Selain itu, senyawa ini juga membantu membantu menyeimbangkan metabolisme glukosa darah dan lemak sehingga berfungsi untuk mencegah diabetes. Senyawa ini juga terdapat di beberapa sumber makanan lain seperti buah plum cranberry dan blueberry, serta daun mint.

3. Berolahraga di lingkungan dengan suhu dingin

Seperti yang dipaparkan sebelumnya, fungsi brown fat yang hanya aktif di lingkungan dengan temperatur rendah. Beraktivitas dengan lingkungan yang dingin akan membantu Anda membakar lemak lebih banyak. Hal ini dapat dilakukan dengan berolahraga di pagi hari saat udara masih sejuk. Selain itu hindari paparan temperatur yang terlalu panas karena akan menurunkan aktivitas brown fat.

4. Jangan biarkan Anda merasa terlalu lapar

Selain membuat Anda memakan lebih banyak, lapar berlebih juga dapat menurunkan metabolisme. Hal ini membuat aktivitas brown fat juga terhambat untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Memakan makanan dengan cukup akan lebih aman untuk membantu aktivitas brown fat mengatur jaringan lemak lainnya.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Satu dari 5 orang bisa meninggal karena tipes. Seperti apa ciri tipes yang parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Selama kehamilan, Anda harus menjaga asupan makanan dan minuman, termasuk minum teh. Simak panduan aman minum teh saat hamil berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
hormon seimbang

6 Cara Alami untuk Menyeimbangkan Hormon dalam Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat goji berry

5 Manfaat Goji Berry untuk Kesehatan, Termasuk untuk Diet

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit