home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

4 Manfaat Kesehatan bagi Tubuh Kalau Anda Rutin Latihan Senam Irama

4 Manfaat Kesehatan bagi Tubuh Kalau Anda Rutin Latihan Senam Irama

Bagi Anda yang tidak suka lari atau tidak sempat ke gym, mungkin berminat mencoba senam irama. Senam ini berbeda dengan senam aerobik kebanyakan, karena Anda akan berolahraga dengan alunan musik yang bikin semangat. Ada juga segudang manfaat senam irama yang gerakan olahraganya yang mirip koreografi tarian, lho. Penasaran ada apa saja?

Apa itu senam irama?

senam irama adalah

Senam irama atau senam ritmik merupakan salah satu jenis olahraga aerobik yang memadukan unsur senam, alunan musik, dan tarian yang mengalir seperti balet. Awalnya, senam irama berkembang dari gagasan Jean-Georges Noverre, François Delsarte, dan Rudolf Bode yang percaya pada kekuatan tari atau gerakan sebagai alat ekspresi diri sekaligus melatih kebugaran tubuh.

Senam ritmik resmi diakui oleh Fédération Internationale de Gymnastique (FIG) sebagai salah satu cabang olahraga senam sejak tahun 1960-an. Mulai tahun 1984 hingga saat ini, senam ritmik telah dipertandingkan secara resmi dalam ajang Olimpiade dan melahirkan beberapa pesenam ternama, seperti Alina Kabaeva, Yevgeniya Kanayeva, dan Margarita Mamun.

Dalam pertandingan, jenis senam ini bisa dilakukan dalam individu atau kelompok yang umumnya terdiri dari lima orang, dengan atau tanpa alat tambahan. Alat bantu dalam rutinitas senam irama ini, termasuk tali sintetis berbahan rami (rope), tongkat gada (club), simpai (hoop), pita panjang warna-warni (ribbon), atau bola karet (ball). Semua alat harus memiliki beban yang ringan untuk dapat mengakomodasi rangkaian gerak dan tarian si pesenam.

Seorang pesenam memiliki keanggunan, kelincahan, keluwesan, koordinasi, kelenturan, dan kekuatan tubuh untuk terus bergerak, berjalan, berlari, melompat, mengayun, hingga berputar sembari tetap mengikuti irama musik. Untuk bisa melakukan semua itu, Anda perlu stamina, kemantapan postur tubuh, serta kebugaran jantung dan paru yang tidak main-main.

Manfaat senam irama untuk kesehatan tubuh

senam lantai

Bukan hanya sekadar menari sesuka hati, seluruh gerakan yang Anda lakukan dalam senam ritmik pada dasarnya juga bermanfaat baik bagi tubuh.

1. Membangun kekuatan dan kelenturan

Senam termasuk olahraga yang baik untuk membangun, membesarkan, dan menguatkan otot tubuh. Sebab, Anda akan terus melatih otot, mulai dari otot bagian atas, otot bagian bawah, hingga otot inti untuk bisa menopang beban tubuh sendiri selama melakukan senam.

Olahraga ini mengharuskan otot meregang bisa membantu Anda meningkatkan kelenturan serta kemampuan sendi untuk memperluas jangkauan gerak. Gerakan senam irama yang luwes juga memungkinkan Anda melatih kelenturan tubuh, sehingga mencegah risiko cedera dan kekakuan pada otot-otot tubuh.

2. Menjaga kesehatan tulang

Tidak banyak yang tahu bahwa senam ritmik menyimpan manfaat sebagai salah satu olahraga terbaik untuk memelihara kesehatan tulang. Sebab kebanyakan gerakan senam irama menuntut Anda bertumpu pada tubuh sendiri untuk menahan beban badan.

Seiring waktu, latihan senam ini bisa membantu Anda menjaga kekuatan tulang sejak dini dan menghindari berbagai risiko kerusakan. Menahan beban tubuh selama senam secara tidak langsung membantu mencegah terkena osteoporosis pada usia lanjut.

Oleh karena itu, pesenam usia prapubertas seperti dalam jurnal Osteoporosis International bisa mendapatkan efek mineralisasi tulang dengan pola aktivitas fisik tertentu. Namun, penelitian ini juga menunjukkan peningkatan kadar hormon yang menghambat pembentukan tulang, yakni sclerostin dan preadipocyte factor-1 (pref-1) sehingga memerlukan studi lebih lanjut.

3. Mencegah serangan penyakit

Senam ritmik termasuk olahraga kardio yang baik untuk menjaga kesehatan jantung serta paru. Menjaga kebugaran tubuh adalah salah satu kunci menurunkan risiko kemunculan berbagai penyakit, seperti asma, kanker, obesitas, penyakit jantung, serta diabetes.

Selain mencegah, beraktivitas fisik rutin juga bisa membantu mengelola penyakit kronis. Seperti dikutip dari Mayo Clinic, latihan fleksibilitas seperti senam irama bisa menjaga kekuatan otot dan sendi, serta mengurangi rasa sakit akibat radang sendi.

Olahraga teratur juga bisa meningkatkan kualitas hidup penderita kanker, penyakit jantung, dan diabetes. Untuk merasakan manfaat senam ini, tentu Anda juga perlu mengimbanginya dengan menjalani gaya hidup sehat dan menjaga asupan makanan nutrisi seimbang.

4. Meningkatkan fungsi kognitif

Manfaat senam ritmik juga tak kalah baik untuk meningkatkan fungsi kognitif otak, terutama dalam mempertajam konsentrasi, fokus, dan daya ingat. Olahraga senam juga mampu memelihara kesehatan jiwa Anda secara keseluruhan.

Dalam hal ini, senam irama bisa membantu tubuh menurunkan kortisol dan epineprin, yang merupakan dua jenis hormon pemicu stres. Sebagai gantinya, berolahraga juga akan meningkatkan kadar hormon norepinefrin yang berfungsi sebagai antidepresan.

Risiko cedera saat berolahraga senam irama

cedera pergelangan kaki sindroma sinus tarsi

Selain dari manfaatnya, tentu tetap ada risiko yang menyertai olahraga senam ritmik. Semakin sulit gerakan senam, maka semakin tinggi pula risiko cedera. Terutama bagi pemula yang ingin mengikuti gerakan pesenam profesional dengan jam terbang tinggi.

Gerakan senam irama memang tampak indah dan mengagumkan. Anda mungkin tak sabar untuk menirunya. Apabila Anda tidak berhati-hati melakukannya, tentu akan menimbulkan risiko cedera seperti terkilir atau keseleo.

Aksi senam irama yang terlihat indah membutuhkan keterampilan khusus yang harus Anda asah terus lewat latihan. Perlu Anda pahami bahwa untuk bisa melakukan gerakan senam yang sulit, atlet profesional sudah lebih dulu melakukan latihan intens selama bertahun-tahun.

Jika Anda baru mulai mencoba senam ini, mulailah dengan perlahan dan pilih gerakan dasar terlebih dulu. Ketika sudah terbiasa, Anda baru bereksplorasi mencoba gerakan lainnya.

Tips aman untuk melakukan senam irama

Mengingat ada berbagai manfaat senam irama yang bisa Anda peroleh, sebenarnya sah-sah saja untuk menjadikannya salah satu latihan rutin untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun, pastikan Anda mengetahui aturan keamanan dan keselamatannya sebelum mencoba.

Alih-alih berhasil, kurangnya keseimbangan saat melakukan senam irama justru bisa membuat Anda mengalami cedera. Maka itu, pastikan Anda menaati seluruh aturan keamanan dalam melakukan senam irama seperti berikut ini.

  • Berlatih hanya dengan instruktur atau pelatih senam irama yang sudah terampil di bidangnya. Sehingga setidaknya Anda dapat menjamin keselamatan diri saat melakukan gerakan senam.
  • Hanya lakukan gerakan senam irama di area latihan yang memadai. Area latihan biasanya dilengkapi dengan alas yang berisi pegas, bantalan penjaga, serta dilapisi dengan alas empuk guna mencegah terjadinya cedera saat terjatuh.
  • Jangan pernah mencoba gerakan baru atau berisiko tinggi tanpa pengawasan instruktur atau pelatih senam.
health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Rhythmic Gymnastics. Gymnastics Australia. Retrieved 11 March 2019, from https://www.gymnastics.org.au/ga/Gymsports/Rhythmic_Gymnastics/Shared_Content/Gymsports/RG/Rhythmic_Gymnastics.aspx

Weinblatt, V. (2018). Pros and Cons of Gymnastics. SportsRec. Retrieved 11 March 2019, from https://www.sportsrec.com/7550489/pros-and-cons-of-gymnastics

Top 10 Health Benefits of Gymnastics. Health Fitness Revolution. (2015). Retrieved 11 March 2019, from https://www.healthfitnessrevolution.com/top-10-health-benefits-gymnastics/

Zehr, M. (2011). What Are the Health Benefits of Gymnastics?. Healthfully. Retrieved 11 March 2019, from https://healthfully.com/414383-what-are-the-health-benefits-of-gymnastics.html

Quinn, E., & Pereira, E. (2019). Gymnasts Can Suffer From Traumatic Injuries. Verywell Fit. Retrieved 11 March 2019, from https://www.verywellfit.com/common-gymnastics-injuries-3120256

What you need to know about exercise and chronic disease. Mayo Clinic. (2020). Retrieved 7 May 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/exercise-and-chronic-disease/art-20046049

Jürimäe, J., Tillmann, V., Cicchella, A., Stefanelli, C., Võsoberg, K., Tamm, A., & Jürimäe, T. (2015). Increased sclerostin and preadipocyte factor-1 levels in prepubertal rhythmic gymnasts: associations with bone mineral density, body composition, and adipocytokine values. Osteoporosis International, 27(3), 1239-1243. https://doi.org/10.1007/s00198-015-3301-0

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 16/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri