4 Panduan Olahraga di Gym Saat Puasa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Saat melakukan ibadah puasa, kebugaran tubuh harus tetap terjaga. Meskipun melakukan olahraga saat puasa membutuhkan tenaga ekstra dan berpotensi membuat Anda lebih cepat haus, namun jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan Anda enggan untuk berolahraga.

Bahkan sejumlah ahli kesehatan mengatakan bulan puasa adalah momen tepat untuk meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari. Tidak hanya itu, para ahli kesehatan pun mengatakan bulan puasa bisa dijadikan sebagai cara Anda untuk membantu menurunkan berat badan, loh! Namun, hal ini dapat terwujud jika Anda menjalani olahraga secara rutin dan konsisten, diimbangi konsumsi makan makanan bergizi saat berbuka dan sahur.

Selama Anda memperhatikan panduan yang harus diperhatikan dalam berolahraga saat puasa, maka tidak ada lagi alasan untuk tidak berolahraga hanya karena sedang berpuasa. Jadi buang semua ketakutan jika olahraga di gym saat puasa akan membuat Anda lemas dan tidak bertenaga. Tapi justru malah sebaliknya, hal tersebut malah membuat tubuh menjadi tetap fit dan bugar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Tips aman nge-gym saat puasa

Berikut beberapa panduan olahraga di gym saat puasa yang bisa Anda lakukan untuk membantu menjaga kebugaran Anda selama berpuasa:

1. Mengurangi intensitas olahraga

Selama bulan ramadan, Anda tetap bisa berolahraga. Hanya saja, olahraga yang Anda lakukan baiknya dilakukan dengan intensitas yang rendah. Saat puasa, tubuh bekerja dengan asupan cadangan energi yang minimal, yang mana kadar gula dalam darah berada pada level rendah.

Tergantung seberapa cukup cadangan gula dalam hati, dan seberapa memadai asupan kalori selama sahur, setiap orang memiliki batasan turunnya gula darah masing-masing. Itu sebabnya apapun pilihan olahraganya, hendaknya tidak dilakukan dalam intensitas yang tinggi, cukup kategori rendah sampai sedang saja.

Hal lain yang terpenting adalah alangkah baiknya jika olahraga tersebut dilakuan secara konsisten. Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti yoga, berjalan kaki, bersepeda, dan jogging selama 30 menit sehari, yang cukup membuat Anda tetap fresh dan bugar selama berpuasa.

2. Mengatur waktu olahraga

Jika Anda melakukan olahraga setelah suhur, Anda akan menghabiskan semua cadangan energi yang dibutuhkan selama puasa. Namun jika Anda melakukan latihan olahraga sesaat sebelum berbuka, kemungkinan besar bisa menyebabkan kerusakan otot, karena sebelum berbuka, tubuh telah menghabiskan sebagian besar cadangan energi yang disimpan selama seharian. Sedangkan jika Anda memilih berolahraga setelah berbuka, kemungkinan besar Anda akan memicu masalah perut, sehingga berpengaruh pada kegiatan solat tarawih di malam hari.

Nah, oleh karena itu, pada dasarnya kapan pun waktu olahraga yang ingin Anda lakukan, hal tersebut bergantung pada pilihan Anda. Pastikan jika Anda melakukan olahraga sesuai dengan kemampuan dan kondisi tubuh Anda sendiri. Pasalnya, kebugaran setiap individu berbeda-beda. Itu sebabnya kenali tubuh Anda dengan baik! Jangan sampai olahraga yang dilakukan membuat diri Anda kesulitan menjalankan ibadah puasa yang berdampak pada masalah kesehatan Anda.

3. Jenis olahraga yang dilakukan

Ada beberapa jenis latihan di gym yang bisa Anda lakukan saat puasa, seperti latihan beban dan latihan kardio. Latihan kardio bisa membantu membakar semua kalori berlebihan yang Anda konsumsi saat berbuka dan sahur sehingga memungkinkan mengurangi lemak tubuh. Sedangkan latihan beban akan membantu memanfaatkan semua asupan protein dan karbohidrat dalam pembentukan otot.

Oleh karena itu, daripada melakukan latihan satu jenis latihan monoton selama bulan puasa, Anda bisa melakuan kombinasi olahraga dengan melakuan latihan beban dan latihan kardio. Namun ingat, lakukan latihan beban dan kardio yang disesuikan dengan kondisi dan kemampuan tubuh Anda selama berpuasa.

4. Perhatikan asupan nutrisi yang dibutuhkan

Latihan fisik membutuhkan tenaga dan kalori ekstra, itu sebabnya, penting untuk memperhatikan kebutuhan tubuh akan nutrisi yang baik. Perbanyak asupan protein, serat, dan karbohidrat. Selain itu jangan lupa untuk cukupi kebutuhan cairan tubuh pada malam sebelum berpuasa agar saat berpuasa di siang hari Anda terhindar dari dehidrasi.

Anda bisa mengonsumsi air kelapa, pisang, beras merah, kentang ataupun kurma untuk dikonsumsi selama puasa. Meskipun tergolong ringan namun jenis makanan tersebut cukup memberikan asupan karbohidrat yang dibutuhkan tubuh selama berpuasa.

Perlu diingat, selain olahraga dan asupan nutrisi, nyatanya kualitas tidur juga berpengaruh untuk melakuan aktivitas selama puasa. Jadi pastikan Anda cukup tidur selama bulan ramadan, apalagi jika Anda termasuk kelompok yang memilih tetap aktif bergerak bahkan selama berpuasa.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Gerakan Plank yang Bisa Dilakukan untuk Membentuk Perut Rata

Untuk Anda yang suka mager berolahraga, plank bisa menjadi solusi untuk membakar banyak kalori tanpa harus banyak bergerak. Cek di sini untuk tahu caranya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 16 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Tidak Hanya Wanita, Inilah 7 Manfaat Yoga untuk Pria

Siapa bilang yoga hanya untuk wanita? Banyak gerakan yoga yang bisa membantu pria membentuk otot idaman. Inilah manfaat yoga untuk pria.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Latihan Kelenturan, Kebugaran 10 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Usia tidak menghambat sebagian lansia untuk puasa. Agar tetap lancar dan kuat berpuasa, lakukan persiapan untuk lansia saat sahur dan puasa ini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
persiapan puasa untuk lansia
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 5 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

3 Olahraga yang Bisa Dilakukan Bersama Anak di Rumah Saat Puasa

Ajak keluarga Anda lebih sehat lagi selama bulan Ramadan. Saatnya manfaatkan waktu olahraga bersama anak saat puasa dan tetap penuhi kebutuhan air minum.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
olahraga bersama anak saat puasa
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 21 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

13 Olahraga Untuk Penyandang cacat

13 Olahraga yang Baik untuk Penyandang Cacat atau Disabilitas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
gerakan olahraga melatih kelenturan tubuh

10 Gerakan Olahraga Untuk Meraih Kelenturan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
badan sakit setelah olahraga

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
minum kopi sebelum olahraga

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit