home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Meski Segar, Sebaiknya Hindari Minum Soda Sebelum Atau Sesudah Olahraga. Ini Alasannya

Meski Segar, Sebaiknya Hindari Minum Soda Sebelum Atau Sesudah Olahraga. Ini Alasannya

Menjaga tubuh tetap terhidrasi itu penting, apalagi kalau Anda baru saja selesai olahraga. Biasanya, kebanyakan orang akan langsung mencari minuman yang segar dan dingin untuk melepas dahaga, salah satunya minuman bersoda. Namun tunggu dulu, memangnya boleh minum soda setelah olahraga? Baca ulasannya berikut ini.

Efek minum soda setelah olahraga

minum soda saat olahraga

Minuman bersoda memang bisa membantu melegakan tenggorokan kering setelah beraktivitas. Namun sebaiknya, hindari jenis minuman ini kalau Anda ingin memulai atau baru selesai berolahraga.

Minuman bersoda mengandung gula sederhana yang dapat diserap dengan cepat oleh tubuh. Meski terdengar menguntungkan, hal ini tetap saja membuat kadar gula dalam darah Anda langsung melonjak.

Vandana Sheth, RDN, CDE, seorang juru bicara dari Academy of Nutrition and Dietetics, mengungkapkan bahwa efek ini hanya sementara saja. Setelah minum soda, tubuh Anda akan menggunakan hampir seluruh gula dari minuman bersoda tadi untuk menggantikan energi yang hilang. Alhasil, gula darah Anda yang semula naik malah kembali turun drastis.

Alih-alih bikin bertenaga, minum soda setelah olahraga malah bikin tubuh gampang capek dan haus. Bahkan, melansir dari Livestrong, minum soda setelah olahraga tidak dianjurkan karena bisa memicu sakit perut pada sebagian atlet.

Terlebih bagi Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan dengan olahraga, kebiasaan minum soda sebelum atau setelah olahraga bisa mengacaukan usaha ini.

Olahraga memang dapat membakar kalori lebih banyak. Namun dengan minum soda setelahnya, kalori dalam tubuh akan kembali bertambah sehingga berat badan Anda tak kunjung turun.

Anda boleh minum soda setelah olahraga, asal…

minuman berenergi

Kabar baiknya, minum soda setelah olahraga diperbolehkan untuk kasus-kasus tertentu. Misalnya bagi atlet triathlon yang membutuhkan ketahanan yang panjang, minuman bersoda bisa membantu meningkatkan energi hingga berkali-kali lipat.

Kandungan gula dan kafein dalam minuman bersoda dapat menambah banyak energi untuk mengatasi kelelahan dengan cepat. Tak hanya itu, soda juga dapat membantu meringankan perut kembung yang sering terjadi pada atlet yang waktu olahraganya lebih lama.

Namun lagi-lagi, hal ini tidak berarti ampuh untuk semua jenis olahraga, ya! Ada baiknya, ganti minuman bersoda Anda dengan air putih saja.

Air putih tetap menjadi minuman paling baik untuk dikonsumsi sebelum dan setelah olahraga. Pasalnya, air putih dapat membuat Anda tetap terhidrasi tanpa membuat gula darah turun.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Effects of Carbonated Drinks on Exercising. https://www.livestrong.com/article/517219-the-effects-of-carbonated-drinks-on-exercising/. Accessed 17/12/2018.

Are Carbonated Beverages Bad for Athletes? https://www.livestrong.com/article/519461-are-carbonated-beverages-bad-for-athletes/. Accessed 17/12/2018.

5 Things You Should Never Drink After a Workout. https://www.prevention.com/fitness/g20482732/5-things-you-should-never-drink-after-a-workout/. Accessed 17/12/2018.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal diperbarui 06/01/2019
x