3 Jenis Makanan yang Ampuh Membersihkan Usus

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Praktik pembersihan usus secara alami berasal dari Yunani kuno. Tujuan utama dari pembersihan usus adalah untuk membersihkan usus besar dari sejumlah kotoran yang mampet menempel di dindingnya dan diduga beracun. Selain itu, praktik ini bisa mengurangi risiko kanker usus besar. Berikut adalah beberapa makanan yang dianggap ampuh membersihkan usus besar secara alami.

Makanan kaya serat

Penting untuk mengonsumsi lebih banyak makanan yang kaya akan serat tidak larut. Jenis makanan ini dipercaya menambahkan massa feses dan meningkatkan kecepatan pergerakan makanan dalam saluran gastrointestinal, bertindak sebagai pencahar alami. Makanan tumbuh-tumbuhan seringkali dianggap sebagai makanan diet karena rendah kalori dan tinggi serat. Misalnya, seereal gandum mengandung 11,3 gram serat tidak larut per ½ cangkir dan dianggap sebagai sumber yang sangat kaya serat sehingga bisa meningkatkan massa feses secara signifikan. Selain itu, kacang merah juga kaya akan serat tidak larut, sekitar 5,9 gram per ½ cangkir.

Sumber yang kaya serat lainnya terdiri dari biji rami (flaxseed), spaghetti gandum utuh, dan kacang hijau. Buah-buahan dan sayuran juga merupakan sumber serat yang baik. Meskipun tidak ada rekomendasi spesifik untuk serat tidak larut, dianjurkan untuk mengonsumsi 14 gram dari total serat harian untuk setiap 1.000 kalori, menurut Dietary Guidelines for American pada tahun 2010.

Produk yang mengandung probiotik

Probiotik adalah bakteri sehat yang bisa membantu pencernaan dan mengeluarkan makanan dalam bentuk feses. Ada sangat banyak produk makanan yang mengandung probiotik, seperti yogurt, miso, sauerkraut, dan kimchi, sejenis acar pedas dari Korea. Penting untuk membedakan probiotik dan prebiotik. Prebiotik adalah serat larut yang membantu dinding usus besar menjadi lebih halus dan mempercepat pergerakan feses di usus besar.

Cairan

Orang percaya bahwa minum banyak cairan bisa mencegah sembelit. Cairan apapun, misalnya teh atau jus juga bisa bekerja, tetapi pilihan terbaik adalah air putih. Jika Anda tidak bisa menikmati rasa hambar dari air putih, tambahkan tetesan lemon atau jeruk nipis sebagai penambah rasa. Dokter mengatakan bahwa anak perempuan harus minum sekitar 9 cangkir dan anak laki-laki sekitar 13 cangkir cairan setiap hari.

Ketiga jenis makanan di atas diketahui sangat bermanfaat untuk membersihkan usus. Namun demikian, ada dua cara lainnya yang juga terbukti efektif untuk membersihkan usus. Apa saja?

Membersihkan usus besar juga bisa lewat suplemen dan berobat ke dokter

Tubuh biasanya membersihkan usus besar dalam dua cara. Yang satu mencakup pembelian produk, dan yang lain melibatkan tindakan cuci usus yang dilakukan di dokter.

1. Suplemen bubuk atau cair

Anda bisa meminum suplemen untuk pembersihan usus besar. Suplemen lainnya dimasukkan lewat rektum. Tujuan keduanya adalah untuk membantu usus besar mengeluarkan isinya. Ada beberapa item umum yang bisa ditemukan dengan mudah di supermarket atau apoteker, meliputi:

Meski begitu, Anda tetap harus berhati-hati kala mengonsumsi suplemen herbal. Beberapa obat herbal bisa berbahaya dalam dosis tinggi, jadi saat menggunakan suplemen herbal, selalu ikuti petunjuk dosis yang tersedia.

2. Cuci usus

Cuci usus bekerja seperti enema, tetapi melibatkan jauh lebih banyak air dan tanpa bau atau ketidaknyamanan. Selagi Anda berbaring di meja, pompa bertekanan rendah atau tank bergravitasi menyiramkan beberapa galon air melalui selang kecil yang dimasukkan ke dalam rektum Anda.

Setelah air berada di dalam usus besar, dokter bisa mulai memijat perut Anda. Kemudian, Anda akan mengeluarkan air tersebut seperti buang air besar biasa, dan proses ini menyiram keluar cairan dan kotoran dari usus besar. Kemudian, dokter bisa mengulangi proses ini beberapa kali, dan satu sesinya bisa berlangsung sampai selama satu jam.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Makanan tinggi garam bukan hanya membuat Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Simak berbagai bahaya makanan asin pada tubuh kita.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati sengatan lebah

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
gejala leptospirosis

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit