home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Cara Pencegahan Kanker Tiroid yang Dapat Dilakukan

5 Cara Pencegahan Kanker Tiroid yang Dapat Dilakukan

Sel kanker bisa menyerang bagian mana pun pada tubuh Anda, termasuk kelenjar tiroid. Kelenjar ini berfungsi untuk menghasilkan hormon untuk membantu metabolisme tubuh. Penyakit apa pun, termasuk kanker tiroid tentu lebih baik Anda cegah, bukan? Namun, tahukah Anda bagaimana cara mencegahnya? Simak ulasan berikut mengenai tindakan pencegahan kanker tiroid dengan seksama.

Tindakan pencegahan untuk menurunkan risiko kanker tiroid

Menurut American Cancer Society, tidak ada cara yang 100% bisa mencegah penyakit kanker, termasuk kanker tiroid. Ini karena penyebabnya yang tidak diketahui secara pasti.

Meskipun begitu, ahli kesehatan tetap menyarankan beberapa tindakan berikut ini sebagai pencegahan kanker tiroid di masa depan.

1. Lakukan tes genetik

pencegahan kanker tulang

Beberapa kondisi bawaan terkait genetik dalam keluarga memiliki kaitan dengan beberapa jenis penyakit kanker tiroid. Sekitar 2 dari 10 kasus karsinoma tiroid meduler, terjadi akibat gen abnormal yang diwariskan orangtua. Sebagai contoh gen abnormal tersebut adalah gen RET yang bermutasi, gen MEn 2a, MEN 2b.

Adanya gen ini berisiko tinggi menimbulkan terbentuknya tumor pada kelenjar tiroid dan kelenjar paratiroid. Sewaktu-waktu, tumor ini bisa berubah menjadi tumor ganas (kanker).

Di samping itu, orang dengan poliposis adenomatosa familia (polip pada usus besar) berisiko tinggi mengalami kanker tiroid papiler. Orang dengan kondisi ini memiliki kerusakan pada gen APC.

Oleh karena itulah, tindakan tepat untuk pencegahan kanker tiroid adalah dengan menjalani tes genetik. Tes ini perlu dilakukan jika ada anggota keluarga, yakni orangtua atau saudara kandung yang mengalami kanker tiroid.

Kondisi lain yang mengharuskan seseorang menjalani tes genetik sebagai cara untuk mendeteksi dini kanker tiroid, di antaranya:

  • Penderita atau memiliki anggota keluarga dengan penyakit Cowden (sindrom yang menyebabkan masalah pada tiroid dan berisiko tinggi mengalami berbagai jenis kanker). Pengidap sindrom ini memiliki kerusakan pada gen PTEN.
  • Pengidap Carney complex tipe I (sindrom yang menyebabkan masalah pada hormon) atau memiliki anggota dengan kondisi tersebut. Gen pembawa risiko kanker tiroid ini adalah gen PRKAR1A.
  • Pasien dengan karsinoma tiroid nonmeduler familial yang memiliki kerusakan pada gen kromosom 19 dan kromosom 1, atau orang yang memiliki anggota keluarga dengan kondisi tersebut.

2. Pengangkatan kelenjar tiroid

Tujuan tes genetik adalah menemukan mutasi gen untuk mendeteksi kanker risiko tiroid. Jika dokter menemukan adanya gen-gen pembawa kanker tiroid di atas, dokter akan membantu tindakan pencegahan lebih awal.

Salah satu tindakan pencegahannya adalah melakukan prosedur pengangkatan kelenjar tiroid. Namun, perlu Anda ketahui bahwa sebelum prosedur yang dokter lakukan perlu melalui evaluasi terlebih dahulu, guna menilai seberapa efektif cara ini sekaligus mengetahui risikonya.

Bila prosedur pengangkatan kelenjar tiroid perlu Anda jalani, Anda wajib menjalani terapi hormon untuk mengganti hormon tiroid yang tidak bisa tubuh hasilkan secara alami.

3. Pastikan memenuhi asupan yodium sesuai kebutuhan

Tindakan pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan risiko kanker tiroid adalah memperhatikan asupan yodium sesuai kebutuhan tubuh. Ini menjadi perhatian besar peneliti karena melihat banyak kasus tiroid folikel terjadi pada wilayah yang asupan yodiumnya rendah.

Anda bisa memenuhi asupan yodium setiap hari dari makanan, seperti ikan, produk susu, dan garam yang mengandung yodium. Namun, perlu Anda catat bahwa asupan yodium juga tidak boleh berlebihan karena bisa meningkatkan risiko kanker tiroid papiler.

Menurut National Institute of Health, asupan yodium pada anak hingga remaja adalah sekitar 90-150 mcg, sedangkan orang dewasa dan lansia adalah sekitar 150-290 mcg.

4. Menjaga berat badan tetap terkendali

Obesitas menjadi salah satu faktor risiko dari banyak penyakit, salah satunya kanker tiroid. Oleh sebab itu, tindakan pencegahan kanker tiroid yang bisa Anda lakukan saat ini adalah menjaga berat badan tetap ideal.

Terapkan pola makan yang sehat dan imbangi dengan aktivitas yang sesuai bisa membantu berat badan tetap terkendali. Perhatikan juga berbagai kebiasaan yang bisa menaikkan berat badan Anda, contoh ngemil makanan tinggi kalori, tidur setelah makan, dan malas gerak.

5. Mengurangi paparan radiasi

Paparan radiasi terbukti merupakan faktor risiko kanker tiroid. Sumber radiasi tersebut merupakan dampak dari kecelakaan pembangkit listrik atau senjata nuklir. Termasuk dengan radiasi dari pengobatan, seperti menjalani pengobatan kanker di lehar atau kepala serta tes pencitraan seperti rontgen and CT scan.

Berdasarkan risikonya ini, Anda perlu berkonsultasi langsung dengan dokter jika ingin menjalani pengobatan yang berbasis radiasi. Kabar baiknya, paparan radiasi dalam tes pencitraan ini hanya dalam dosis kecil, sehingga tetap aman. Sementara pada pasien kanker yang ingin menjalani radioterapi, dokter perlu mengevaluasi lebih dahulu terkait manfaat sekaligus efek samping dari radioterapi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Prevention. (2018, September 24). Retrieved May 24, 2021, from https://stanfordhealthcare.org/medical-conditions/cancer/thyroid-cancer/about-this-condition/prevention.html.

Thyroid cancer Prevention: OSUCCC – James. (n.d.). Retrieved May 24, 2021, fromhttps://cancer.osu.edu/for-patients-and-caregivers/learn-about-cancers-and-treatments/cancers-conditions-and-treatment/cancer-types/thyroid-cancer/prevention.

Can thyroid cancer be prevented? (n.d.). Retrieved May 24, 2021, from https://www.cancer.org/cancer/thyroid-cancer/causes-risks-prevention/prevention.html.

Thyroid cancer risk factors. (n.d.). Retrieved May 24, 2021, from https://www.cancer.org/cancer/thyroid-cancer/causes-risks-prevention/risk-factors.html.

Office of dietary supplements – iodine. (n.d.). Retrieved May 24, 2021, from https://ods.od.nih.gov/factsheets/Iodine-Consumer/.

InformedHealth.org [Internet]. Cologne, Germany: Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG); 2006-. How does the thyroid gland work? 2010 Nov 17 [Updated 2018 Apr 19]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279388/.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 29/06/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x