Makan Roti Berjamur Sebenarnya Bahaya Atau Tidak, Ya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang memiliki jadwal yang sibuk mungkin roti adalah makanan penyelamat karena dapat dimakan saat bepergian. Sayangnya, roti tidak dapat bertahan lama dan ketika dibiarkan begitu saja dapat menumbuhkan jamur. Sebenarnya, bahaya atau tidak ya makan roti berjamur?

Apakah bahaya ketika makan roti berjamur?

roti gandum atau roti tawar putih

Menemukan roti yang sudah berjamur terkadang menimbulkan permasalahan baru. Anda mungkin merasa sayang membuang makanan. Di sisi lain Anda mungkin bingung apakah terdapat bahaya ketika makan roti berjamur. 

Banyak orang yang mengira bahwa memotong bagian yang berjamur dan mengonsumsi bagian yang tidak terkena jamur adalah cara yang aman. Faktanya, tidak demikian. 

Menurut USDA, jamur yang Anda lihat pada roti adalah koloni spora, yaitu cara mereka berkembang biak. Spora tersebut dapat menyebar melalui udara dan tumbuh pada bagian roti lainnya. 

Artinya, walaupun Anda sudah memotong bagian yang berjamur, akar dari jamur tersebut masih tertinggal di roti. Maka itu, makanan yang memiliki keropos, seperti roti, harus dibuang karena jamurnya sudah menyebar. 

Beberapa jenis jamur tertentu memang ada yang aman untuk dimakan. Akan tetapi, hal tersebut biasanya hanya berlaku pada jenis jamur yang digunakan untuk membuat blue cheese, alias keju biru. Selain itu, jenis jamur lainnya yang bisa dikonsumsi juga termasuk enoki dan jamur tiram. 

Anda mungkin akan kesulitan untuk menentukan jenis jamur yang tumbuh di roti, sehingga sangat dianjurkan agar tetap dibuang. 

Bahaya dari makan roti berjamur

keracunan makanan

Sebenarnya, bahaya dari makan roti berjamur tergantung pada jenis jamur yang ada pada makanan tersebut. Ada beberapa jenis jamur yang bisa menyebabkan keracunan makanan dan penyakit berbahaya lainnya, seperti salmonella. 

Selain itu, hanya menghirup roti yang sudah berjamur pun dapat menimbulkan masalah bagi saluran pernapasan Anda. Ketika Anda menghirup udara sekitar roti tersebut, kemungkinan besar hidung juga menarik spora dari jamur. 

Akibatnya, spora tersebut dapat menyebabkan masalah pernapasan, seperti asma, terutama bagi Anda yang alergi terhadap jamur. 

Roti yang berjamur juga dapat menyebabkan iritasi pada mulut, hidung, dan tenggorokan. Bahkan, jenis jamur seperti Stachybotrys chartarum pun bisa mengakibatkan perdarahan, nekrosis kulit, dan kematian. 

Bahkan, menurut penelitian dari International Journal of Applied and Basic Medical Research mengungkapkan ada kondisi tertentu yang juga memengaruhi tingkat bahaya dari masalah ini.

Misalnya, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, seperti penyandang diabetes, rentan terhadap infeksi akibat menghirup Rhizopus dari roti. Walaupun termasuk langka, infeksi tersebut cukup membahayakan nyawa. 

Apabila Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan terhindar dari kemungkinan terburuk.

  • terdapat darah pada BAB dan ketika muntah
  • diare berlangsung lebih dari tiga hari
  • demam dengan suhu lebih 38°C
  • dehidrasi dan lebih jarang buang air kecil
  • sering kesemutan dan penglihatan kabur

Tips menyimpan roti agar tidak cepat berjamur

Setelah mengetahui bahaya dari makan roti berjamur, sudah saatnya untuk mengetahui cara menyimpan roti yang benar. Hal ini bertujuan agar roti dapat bertahan lama dan kadaluwarsa sesuai waktunya, alias tidak cepat berjamur karena salah kurang pandai menyimpannya. 

Ini dia beberapa tips menyimpan roti untuk menghalangi pertumbuhan jamur. 

  • Simpan di tempat yang kering dan sejuk selama 3-5 hari
  • Jika sudah dibuka, simpan di wadah yang kedap udara
  • Jangan langsung menutup roti ketika sedang panas karena membuatnya lembap
  • Roti dapat dibekukan karena agar tetap kering dan menghalangi pertumbuhan jamur
  • Pisahkan roti dengan kertas lilin agar lebih mudah dicairkan saat ingin dikonsumsi

Bahaya dari makan roti berjamur sudah cukup jelas, yaitu dapat meningkatkan risiko keracunan makanan dan infeksi lainnya. Oleh karena itu, usahakan tidak makan makanan yang sudah berjamur, kecuali jamur tersebut memang digunakan untuk pembuatan makanan, seperti keju.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kurap (Kadas)

Kurap (kadas) adalah penyakit kulit akibat infeksi jamur yang menyerang permukaan kulit. Penyakit ini sangat menular dan ditandai dengan ruam.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 11 menit

Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

Ada berbagai jenis makanan pokok yang bisa Anda pilih, mulai dari nasi, mie, pasta, atau roti. Namun, yang mana sumber karbohidrat paling sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Manfaat Cordyceps Militaris, Jamur yang Berkhasiat bagi Kesehatan Terutama untuk Pernapasan

Mari mengenal jamur cordyceps yang sejak dulu digunakan sebagai pengobatan tradisional Cina dan berbagai manfaatnya bagi kesehatan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 7 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Resep Olahan French Toast untuk Sarapan Pagi yang Lebih Sehat dan Bervariasi

Bosan dengan menu sarapan nasi goreng yang bikin mengantuk? Anda bisa mencobat berbagai resep french toast yang sehat dan mengenyangkan perut di pagi hari.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Resep Sehat, Nutrisi 7 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bakteri penyebab keracunan makanan

5 Jenis Bakteri yang Paling Sering Menyebabkan Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
mulut bayi berjamur

Oral Thrush, Infeksi Jamur pada Mulut Bayi dan Cara Aman Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
oral thrush adalah

Oral Thrush

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
penyebab panu mencegah panu

Penyebab Panu yang Perlu Anda Ketahui Beserta Faktor Risikonya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 11 November 2020 . Waktu baca 5 menit