Berkenalan Dengan Candida albicans, Jamur Penghuni Tubuh Manusia yang Bisa Sebabkan Penyakit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Tidak ada yang bisa mengetahui secara pasti kebersihan di lingkungan sekitar kita. Tahukah Anda bahwa setidaknya ada 80 jenis jamur yang hinggap di permukaan tubuh manusia? Hal ini diungkapkan dalam penelitian dari National Institutes of Health di Amerika. Nah, jamur jenis Candida albicans adalah satu di antaranya. Apa itu Candida albicans dan apa bahaya yang bisa ditimbulkan jamur ini?

Candida albicans adalah jamur yang tidak boleh disepelekan

Sebenarnya, Candida albicans adalah salah satu jamur yang habitat aslinya memang di tubuh manusia. Jamur Candida banyak ditemukan pada saluran pencernaan, mulut, vagina, rektum (saluran lubang anus), dan bagian tubuh lain yang bersuhu hangat.

Dalam batas wajar, Candida albicans tidak berbahaya. Keberadaan jamur ini biasanya akan terkendali jika tubuh manusia memiliki sistem kekebalan yang baik.

Namun, jamur ini barulah akan menyebabkan masalah dan menimbulkan infeksi ketika populasinya berkembang biak di luar kendali.

Ketika jumlah jamur Candida albicans di dalam tubuh melebihi batas wajar, hal ini berisiko menyebabkan infeksi berbahaya yang dapat menyebar ke berbagai organ tubuh, seperti aliran darah, jantung, ginjal, atau otak.

Apa saja penyakit yang disebabkan oleh jamur Candida albicans?

Candida albicans adalah jenis jamur Candida yang biasa menyebabkan infeksi candidiasis. Candidiasis atau kandidiasis merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, namun orang-orang yang berisiko terkena infeksi biasanya meliputi:

  • Orang yang sedang mengonsumsi antibiotik
  • Orang yang memakai gigi palsu
  • Pasien kanker yang menjalani pengobatan
  • Orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti HIV atau diabetes
  • Bayi

Selain itu, infeksi jamur Candida juga bisa mengakibatkan beberapa penyakit di bawah ini:

1. Infeksi jamur vagina

gejala infeksi jamur vagina

Pertumbuhan jamur Candida albicans yang kelewat batas bisa menimbulkan infeksi jamur pada alat kelamin Anda. Bakteri Lactobacillus dalam vagina seharusnya bertugas untuk menjaga jumlah jamur Candida tetap normal. Namun, bila jumlah Lactobacillus tergangggu akan memengaruhi pertumbuhan Candida hingga berujung pada penyakit infeksi.

Disamping itu, Anda juga bisa mengalami infeksi jamur vagina setelah melakukan hubungan seksual yang tidak aman. Jika ini terjadi, maka akan muncul beberapa gejala infeksi jamur di alat kelamin, seperti:

  • Rasa terbakar saat berhubungan seks dan buang air kecil
  • Area vagina terasa gatal
  • Pembengkakan, iritasi, dan kemerahan di area sekitar vagina
  • Keputihan yang tidak normal

Infeksi jamur Candida juga bisa menginfeksi alat kelamin pria sehingga menimbulkan ruam pada penis. Kondisi ini biasanya terjadi karena pasangan Anda memiliki infeksi jamur vagina.

2. Plak putih di mulut

obat sariawan obat sariawan alami, obat sariawan ampuh, obat sariawan untuk anak, obat sariawan di lidah

Candida albicans yang tumbuh berlebihan di mulut akan menimbulkan infeksi berupa plak putih. Kondisi ini dikenal juga sebagai Candidiasis oral atau infeksi candidiasis pada mulut. 

Dalam kasus yang parah, infeksi bisa menyebar hingga ke kerongkongan. Gejala yang ditimbulkan saat Anda mengalami sariawan berupa:

  • Muncul bintik-bintik putih di dalam mulut
  • Rasa sakit atau terbakar di dalam mulut
  • Kemerahan di sudut atau dalam mulut
  • Kesulitan makan atau menelan
  • Kehilangan selera makan

Infeksi kandidiasis oral yang tidak segera diobati bisa berdampak pada timbulnya infeksi Candida sistemik, terutama pada orang yang punya sistem kekebalan tubuh lemah.

3. Infeksi saluran kencing

obat untuk infeksi saluran kencing

Selain menyerang mulut dan vagina, jamur Candida bisa dibilang sebagai salah satu penyebab dari infeksi saluran kencing (ISK). Sebagian besar infeksi ini terjadi pada bagian bawah saluran kemih, bahkan hingga naik ke ginjal.

Tidak sedikit orang yang mengalami ISK mengaku tidak merasakan gejala apapun. Namun sebagian lainnya, mengeluhkan hadirnya gejala seperti:

4. Candidemia

gejala sepsis

Candida albicans adalah infeksi jamur yang tidak hanya dapat menyerang bagian luar tubuh saja, tapi juga dapat mengalir masuk di dalam aliran darah Anda. Salah satu penyakit yang diakibatkan oleh infeksi Candida albincans dalam darah yakni Candidemia.

Oleh karena menyerang aliran darah, maka gejala yang ditimbulkan oleh Candidemia menyerupai gejala penyakit sepsis. Mulai dari demam, penurunan fungsi ginjal, hingga syok.

5. Intra abdominal candidiasis

penyakit wanita

Intra abdominal candidiasis, atau yang biasa disebut sebagai Candida peritonitis, adalah peradangan yang terjadi pada lapisan perut bagian dalam akibat ulah infeksi jamur Candida.

Ada banyak spesies Candida lainnya yang bisa menyebabkan ini, tapi memang sebagian besar kasusnya disebabkan oleh jamur Candida albicans.

Gejala yang akan muncul berupa:

  • Perut terasa sakit atau kembung
  • Demam
  • Mual dan muntah
  • Mudah lelah
  • Diare berat
  • Nafsu makan menurun

6. Meningitis jamur

Meningitis jamur atau fungal meningitis adalah infeksi pada otak dan saraf tulang belakang. Infeksi dapat terjadi jika jamur Candida memasuki aliran darah dan terbawa menuju otak.

Beberapa tanda dan gejala yang harus diwaspadai jika jamur telah menginfeksi otak dan saraf tulang belakang adalah sebagai berikut:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Leher kaku
  • Mual dan muntah
  • Fotofobia (mata lebih sensitif terhadap cahaya)
  • Kondisi mental terganggu

Apa saja pengobatan untuk infeksi Candida albicans?

Infeksi Candida albicans yang tidak segera diobati dapat menyebar ke organ tubuh lainnya. Jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter bila dirasa muncul gejala yang tidak biasa dalam tubuh.

Dokter akan memberikan diagnosis dan pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebab awal munculnya jamur Candida albicans. Misalnya dengan menggunakan obat anti jamur yang berbentuk krim atau pil.

Berikut adalah obat-obatan yang umum diresepkan untuk penyakit-penyakit akibat infeksi jamur ini:

Dosis dan lama waktu pemberian obat akan bergantung pada banyak faktor, mulai dari usia, jenis kelamin, lokasi infeksi jamur, serta tingkat keparahannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Oral Thrush, Infeksi Jamur pada Mulut Bayi dan Cara Aman Mengobatinya

Infeksi jamur di mulut bisa dialami siapa pun, termasuk bayi. Lalu apa saja gejala dan penyebab mulut bayi berjamur? Apakah kondisi ini berbahaya bagi bayi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Gigi Anak, Gigi dan Mulut 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

Infeksi jamur di mulut biasa disebut juga oral thrush atau kandidiasis. Simak penyebab, tanda dan gejala, serta cara pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit

Kutu Air (Tinea Pedis)

Kutu air (tinea pedis atau athlete's foot) adalah infeksi jamur menular yang biasanya muncul pada kulit kaki, terutama di sela-sela jari kaki.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Kurap (Kadas)

Kurap (kadas) adalah penyakit kulit akibat infeksi jamur yang menyerang permukaan kulit. Penyakit ini sangat menular dan ditandai dengan ruam.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kandidiasis jamur kandida

Jamur pada Kulit [Part 3]: Kandida, Jamur yang Bisa Melompat

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
Penyebab Vagina Gatal

11 Penyebab yang Membuat Vagina Anda Terasa Gatal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
jamur kuku tinea unguium

Jamur Kuku (Tinea Unguium)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Jamur pada Kulit Kandida, Jamur yang Bisa Melompat

Berbagai Penyebab Jamur pada Kuku yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit