Kenali Tanda-Tanda Anda Mengalami Infeksi Setelah Operasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Setelah menjalani operasi, Anda biasanya akan dirawat inap selama beberapa hari agar tim dokter dapat memantau proses pemulihan tubuh — apakah ada masalah atau komplikasi yang timbul setelah operasi. Salah satu komplikasi yang umum terjadi setelah operasi adalah infeksi, baik di dalam tubuh dan pada area jahitan luka, walau gejalanya bisa berbeda. Jika Anda mengalami salah satu, atau lebih, dari tanda-tanda infeksi setelah operasi di bawah ini, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Tanda dan ciri infeksi setelah operasi

Infeksi setelah operasi sebagian besar terjadi pada bekas luka operasi, namun tak menutup kemungkinan bila Anda mengalami infeksi di bagian lain. Berikut adalah beberapa tanda dan ciri-ciri yang umumnya muncul jika Anda mengalami infeksi setelah menjalani operasi:

  • Malaise. Malaise adalah istilah yang menggambarkan sekumpulan gejala seperti lemas, lelah, dan pusing. Kondisi ini umum terjadi ketika seorang pasien yang mengalami infeksi. Karena kelelahan dan merasa sangat lemas, Anda mungkin jadi tertidur lebih lama dari biasanya.
  • Demam. Selain rasa kelelahan yang amat sangat, pasien yang baru saja menjalani operasi, sering mengalami demam. Demam adalah tanda tubuh Anda sedang berusaha untuk melawan bakteri yang sedang menginfeksi. Namun, tak perlu cemas bila Anda mengalami demam ringan yang hanya mencapai 37 derajat celcius, sebab kondisi ini wajar terjadi. Hubungi dokter ika demam yang Anda alami lebih dari 38 derajat celcius.

Sementara, bila infeksi setelah operasi terjadi pada bekas luka operasi, maka gejala yang akan muncul seperti:

  • Bengkak dan kemerahan pada sekitar luka operasi
  • Terasa sakit bila dipegang
  • Permukaan di area luka terasa lebih hangat
  • Terjadi perdarahan dari luka operasi

Apakah saya pasti terkena infeksi setelah operasi?

Hampir semua orang yang menjalani operasi pasti diserang berbagai bakteri yang berpotensi menyebabkan infeksi luka operasi. Pasalnya, ada banyak bakteri di sekitar anda, termasuk di udara, yang siap siaga menyerang Anda. Namun Anda selama ini Anda tidak terinfeksi karena dilindungi oleh kulit yang mampu mencegah bakteri masuk ke dalam tubuh.

Kulit adalah sistem pertahanan tubuh pertama yang membuat bakteri tak dapat menginfeksi tubuh. Sementara, ketika Anda menjalani operasi yang mengharuskan tubuh dibedah bisa membuat jaringan kulit rusak. Hal ini meningkatkan peluang bakteri untuk masuk dan menginfeksi tubuh Anda. Namun, peluang infeksi setelah operasi termasuk kecil, hanya terjadi sebanyak 1-3% dari total kasus. Ini karena infeksi setelah operasi juga dipengaruhi dengan sistem kekebalan tubuh masing-masing pasien. Selain itu, infeksi yang sering terjadi seperti infeksi saluran kencing hingga diare.

Infeksi setelah operasi mungkin muncul setelah Anda keluar dari rumah sakit

Bila Anda mengalami ciri-ciri tersebut ketika masih di rumah sakit, maka Anda akan langsung mendapatkan penanganan yang tepat. Namun hati-hati, kondisi ini juga dapat terjadi ketika sudah di rumah. Jika infeksi muncul saat Anda sudah di rumah, Anda harus segera periksa ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Satu dari 5 orang bisa meninggal karena tipes. Seperti apa ciri tipes yang parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit