home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Aglutinin Dingin, Tes untuk Deteksi Penyebab Penyakit

Aglutinin Dingin, Tes untuk Deteksi Penyebab Penyakit

Pernahkah Anda mendengar tes kesehatan bernama aglutinin dingin (cold agglutinin)? Jenis tes yang satu ini mungkin jarang terdengar dibandingkan pemeriksaan kesehatan lainnya. Sesuai dengan namanya, tes ini berfungsi untuk mengetahui penyakit aglutinin. Seperti apa prosedur dan apa saja hal-hal yang perlu diketahui? Simak ulasan berikut, ya!

Apa itu tes aglutinin dingin?

Tes darah aglutinin dingin adalah tes untuk memeriksa penyakit aglutinin yang bisa dipicu oleh infeksi dan penyebab dari anemia hemolitik, yaitu jenis anemia yang terjadi karena rusaknya sel-sel darah merah.

Ketika infeksi menyerang tubuh, respons sistem imun akan membentuk beberapa jenis antibodi yang disebut aglutinin dingin.

Jenis antibodi ini menyebabkan sel-sel darah merah menggumpal (aglutinasi) pada suhu rendah.

Darah orang sehat umumnya mengandung tingkat aglutinin dingin yang rendah. Namun, penyakit infeksi dapat membuat produksi antibodi tersebut meningkat.

Meski begitu, peningkatan aglutinin dingin normal terjadi ketika suhu tubuh menurun, misalnya ketika berada di lingkungan bertemperatur rendah.

Kondisi ini selanjutnya akan menyebabkan penggumpalan darah pada pembuluh di bawah kulit.

Inilah sebabnya mengapa kulit berubah pucat ketika Anda berada di lingkungan dingin atau terkadang tangan dan kaki juga menjadi mati rasa. Namun, biasanya tidak menyebabkan gejala yang serius.

Ketika temperatur di sekitar kembali hangat, tingkat aglutinin dingin akan kembali menurun, begitu pun dengan kondisi kulit, tangan, dan kaki yang kembali normal.

Akan tetapi, pada beberapa orang peningkatan aglutinin dingin yang diakibatkan temnperatur rendah bisa memicu penggumpalan darah.

Berdasarkan studi Front Immunology, kondisi ini bahkan bisa menghentikan aliran darah ke ujung jemari, jari kaki, telinga, atau hidung.

Tingginya tingkat aglutinin dingin nantinya bisa menghancurkan sel-sel darah merah di seluruh tubuh. Kondisi ini tidak lain adalah anemia hemolitik.

Kapan saya harus menjalani tes aglutinin dingin?

anemia

Tes aglutinin dingin adalah tes lanjutan yang dilakukan setelah hasil tes darah lengkap menunjukkan penurunan jumlah sel darah merah dan hemoglobin.

Dokter juga akan menyarankan untuk segera melakukan tes ketika diketahui bahwa paparan temperatur dingin memengaruhi turunnya jumlah sel darah merah, termasuk jika dibarengi gejala anemia seperti:

  • tubuh lelah dan lemas,
  • kulit pucat,
  • pusing dan sakit kepala, dan
  • jari, kaki, telinga, dan ujung hidung membiru ketika berada di lingkungan dingin.

Secara umum, tes aglutinin bertujuan untuk mendiagnosis penyakit aglutinin dingin yang bisa menyebabkan hemolitik anemia, terutama ketika terkena paparan udara dingin.

Penyakit aglutinin dingin adalah penyakit autoimun yang menyerang sel darah merah.

Peningkatan aglutinin dingin pada penyakit ini bisa dipicu oleh penyakit pneumonia yang disebabkan oleh infeksi bakteri mycoplasma (pneumonia mycoplasma).

Apa diketahui sebelum menjalani tes?

Lebih dari setengah penderita pneumonia mycoplasma memiliki tingkat aglutinin dingin yang tinggi. Oleh karena itu, terdapat pemeriksaan lain yang bisa mengganti tes ini.

Namun, jika gumpalan sel darah merah (disebut formasi Rouleaux) terlihat melalui tes darah lengkap atau complete blood count (CBC), dokter akan menyarankan pasien yang diduga terkena penumonia mycoplasma melakukan tes aglutinin dingin biasa.

Di samping itu, pemeriksaan ini mungkin jarang digunakan untuk mengidentifikasi penyakit aglutinin yang dipicu oleh infeksi seperti mononukleosis.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum tes?

Tidak ada persiapan khusus yang perlu dilakukan sebelum menjalani tes ini. Anda tidak perlu berpuasa atau menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu.

Namun, dokter bisa saja memberi anjuran tertentu sebagai persiapan menjalani tes. Anda sebaiknya tetap mengikutinya sehingga proses tes berjalan lancar dan memberikan hasil yang akurat.

Bagaimana proses tes aglutinin dingin?

Tes darah aglutinin

Tes aglutinin dingin dilakukan dengan pengambilan sampel darah. Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah seperti di bawah ini.

  1. Melilitkan sabuk elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah.
  2. Cara tersebut membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah.
  3. Membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol.
  4. Menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah, mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  5. Memasangkan tabung ke jarum suntik untuk mengumpulkan sampel darah.
  6. Melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup.
  7. Menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik setelah selesai.

Proses pengambilan sampel darah relatif berlangsung cepat. Jarum yang ditusukkan mungkin akan menimbulkan rasa seperti terkena sengatan atau cubitan kecil.

Apa yang harus dilakukan setelah menjalani tes?

Anda mungkin akan merasa pusing atau sedikit lemas setelah pengambilan sampel darah. Beristirahatlah selama menunggu hasil tes keluar atau instruksi lebih lanjut dari dokter.

Anda bisa melepaskan plester dan kapas setelah 20 sampai 30 menit.

Apa arti hasil tes aglutinin dingin?

Aglutinin dingin hasil

Dari sampel darah yang diambil dapat diketahui berapa jumlah aglutinin dingin di dalam darah.

Hasil dari pemeriksaan akan ditunjukkan dalam titer antibodi atau jumlah kosentrasi antibodi dalam larutan.

Berikut ini adalah penjelasan hasil pemeriksaan aglutinin dingin.

Normal

Titer antibodi normal adalah: kurang dari 1 sampai 16 (1:16) pada 4 C

Kisaran normal untuk setiap tes ini mungkin berbeda-beda, tergantung pada laboratorium yang Anda pilih. Dengan demikian, kisaran normal yang ditetapkan tidak bersifat mutlak untuk setiap tes.

Dokter akan memeriksa hasil tes dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien serta faktor-faktor lain yang mungkin dapat mengurangi akurasi hasil tes.

Abnormal

Hasil tes aglutinin yang tidak normal ditunjukkan dengan titer antibodi yang lebih tinggi dari batas normal.

Dokter akan menjelaskan hasil titer yang menyatakan Anda positif mengidap penyakit aglutinin.

Melansir Lab Test Online, tingginya titer aglutinin dingin juga dapat mengindikasikan penyakit aglutinin bisa dipicu oleh beberapa penyakit infeksi, seperti:

Selain itu, jenis kanker seperti limfoma, leukemia, dan myeloma juga dapat menyebabkan tingginya titer aglutinin.

Namun, tidak semua semua penyakit infeksi yang meningkatkan aglutinin dingin pasti menyebabkan gejala anemia.

Hasil pemeriksaan akan menunjukkan anemia hemolitik ketika peningkatan titer antibodi dipengaruhi oleh temperatur.

Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai hasil tes, segera konsultasikan dengan dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Nikousefat, Z., Javdani, M., Hashemnia, M., Haratyan, A., & Jalili, A. (2015). Cold Agglutinin Disease; A Laboratory Challenge. Iranian Red Crescent medical journal17(10), e18954. https://doi.org/10.5812/ircmj.18954

Vo, T. A., Oakey, Z., Khan, Y. A., & Minckler, D. S. (2018). A novel method for demonstrating cold agglutinin disease: a case report. Journal of medical case reports12(1), 99. https://doi.org/10.1186/s13256-018-1573-7

Berentsen S. (2020). New Insights in the Pathogenesis and Therapy of Cold Agglutinin-Mediated Autoimmune Hemolytic Anemia. Frontiers in immunology11, 590. https://doi.org/10.3389/fimmu.2020.00590

Berentsen S. (2016). Cold agglutinin disease. Hematology. American Society of Hematology. Education Program2016(1), 226–231. https://doi.org/10.1182/asheducation-2016.1.226

Lab Tests Online. (2021). Cold Agglutinins | Retrieved 6 July 2021, from https://labtestsonline.org/tests/cold-agglutinins

Michigan Medicine. (2021). Cold Agglutinins Test |Retrieved 6 July 2021, from https://www.uofmhealth.org/health-library/hw4158#:~:text=A%20cold%20agglutinins%20blood%20test,(agglutinate)%20at%20low%20temperatures.

National Health Institute – U.S National Library. (2021). Febrile/cold agglutinins: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 6 July 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/003549.htm

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fidhia Kemala Diperbarui 3 hari lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x