Kapan Jahitan Luka Bekas Operasi Boleh Dilepas?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kebanyakan luka gores atau luka sayat kecil biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Anda hanya perlu menjaganya tetap bersih dan terlindungi dari kotoran. Tapi lain halnya dengan luka kulit terbuka, misalnya luka tusuk senjata tajam, luka tembakkecelakaan bermotor, atau luka yang didapat dari prosedur bedah. Jenis trauma serius ini mungkin memerlukan jahitan untuk menyembuhkan lukanya. Tapi kapan jahitan luka boleh dibuka?

Waktu yang tepat untuk melepas jahitan luka

Kapan suatu jahitan bekas operasi dilepas tergantung dari kondisi luka jahitan itu sendiri. Apabila kedua sisi jaringan yang ditautkan sudah melekat cukup kuat dan pulih dengan baik tanpa ada tanda-tanda infeksi, maka jahitan dapat dilepas. Jika jahitan dibuka terlalu dini, luka bisa terbuka kembali dan berpotensi infeksi, atau jaringan parut bisa timbul lebih buruk.

Berapa lama suatu jahitan dapat dilepas juga akan tergantung dari lokasi jahitannya. Misalnya, luka jahitan di persendian lutut atau lengan akan perlu “menginap” lebih lama daripada jahitan di wajah atau paha, karena kulit di persendian hampir selalu mengalami tekanan setiap kali menekuk dan memanjang untuk beraktivitas — duduk, berdiri, berjalan, mengetik, menggenggam, dan seterusnya.

Berikut adalah panduan umum untuk mengetahui kapan jahitan luka bisa dilepas:

  • Wajah dan kepala: 4-5 hari
  • Leher: 7 hari
  • Lengan dan punggung tangan: 7 hari
  • Kulit kepala, dada, punggung, perut, kaki (paha, betis): 7-10 hari
  • Telapak tangan, telapak kaki, jari-jari tangan atau kaki: 12-14 hari
  • Persendian (lutut atau siku): 10-14 hari
  • Operasi caesar: 4-7 hari (jahitan episiotomi vagina biasanya akan lebur sendiri dalam beberapa minggu, jadi tidak perlu dilepas)

Konsultasikan dengan dokter tepatnya berapa lama Anda harus menunggu sebelum melepaskan jahitan luka Anda. Selama menunggu, jaga agar area jahitan tetap bersih dan kering. Bersihkan area luka secara berkala, dan ganti perban luka dengan yang baru jika sudah terlihat kotor. Jika akan mengganti balutan luka, pastikan Anda cuci tangan terlebih dahulu.

Amati juga tanda-tanda infeksi di sekitar jahitan, seperti pembengkakan, merah, bernanah, atau area kulit yang terasa panas. Jika timbul gejala-gejala ini, tandanya jahitan Anda belum boleh dibuka. Temui dokter Anda sesegera mungkin untuk penanganan infeksi.

Bolehkah melepas jahitan sendiri di rumah?

Melepas jahitan luka adalah proses yang mudah. Meski begitu, sebaiknya jangan mencobanya sendiri di rumah. Melepas jahitan sendiri berpotensi menimbulkan infeksi jika Anda tidak tahu langkah-langkah yang harus dilakukan dan Anda tidak akan memiliki gunting atau pinset yang steril. Selain itu, luka kadang tidak dapat sembuh sepenuhnya dan mungkin terbuka kembali suatu saat nanti.

Jahitan seharusnya dilepas oleh dokter agar mereka dapat memastikan bahwa lukanya telah sembuh benar dan tidak ada tanda-tanda infeksi yang harus dikhawatirkan. Jika Anda mencoba membuka jahitan luka sendiri di rumah, dokter tidak akan bisa memantau perkembangan lukanya. Dokter juga bisa memberi tips mencegah infeksi atau jaringan parut jika jahitan Anda harus dilepas sebelum waktunya.

Jika dokter menemukan bahwa luka jahitan ternyata belum sembuh, atau mungkin malah bernanah, dokter perlu membongkar dan membersihkannya sebelum dijahit kembali untuk mempercepat penyembuhan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ciri-ciri Hormon Estrogen Terlalu Rendah Pada Wanita

Hormon estrogen berfungsi mengatur tumbuh kembang remaja perempuan selama puber dan selama kehamilan. Apa akibatnya jika perempuan kekurangan hormon ini?

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 November 2020 . Waktu baca 5 menit

6 Penyebab Muncul Rasa Nyeri pada Bahu dan Cara Mengatasinya

Nyeri pada bahu bisa menghambat kemampuan Anda untuk bergerak bebas jika tidak ditangani dengan baik. Begini cara yang benar untuk obati bahu yang sakit.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal 17 November 2020 . Waktu baca 10 menit

7 Obat Memar Paling Efektif Tanpa Harus ke Dokter

Mencegah terjadinya memar mungkin tidak selalu dapat dilakukan, tapi Anda dapat mempercepat penyembuhan luka memar di rumah dengan berbagai obat memar ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Trombosit 16 November 2020 . Waktu baca 7 menit

7 Gerakan Plank yang Bisa Dilakukan untuk Membentuk Perut Rata

Untuk Anda yang suka mager berolahraga, plank bisa menjadi solusi untuk membakar banyak kalori tanpa harus banyak bergerak. Cek di sini untuk tahu caranya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kebugaran, Hidup Sehat, Tips Sehat 16 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bentuk anatomi vagina

Panduan Lengkap Seputar Anatomi Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
kedutan mata kiri atas

9 Cara Alami Memanjangkan Bulu Mata Supaya Lebih Lentik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
bahaya gurita bayi

Bayi Ternyata Tak Boleh Pakai Gurita. Apa Bahayanya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit
penyakit kelainan trombosit

Berbagai Jenis Penyakit yang Berhubungan dengan Kelainan Trombosit Darah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 8 menit