Kenali Tanda-Tanda Anda Mengalami Infeksi Setelah Operasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19/08/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Setelah menjalani operasi, Anda biasanya akan dirawat inap selama beberapa hari agar tim dokter dapat memantau proses pemulihan tubuh — apakah ada masalah atau komplikasi yang timbul setelah operasi. Salah satu komplikasi yang umum terjadi setelah operasi adalah infeksi, baik di dalam tubuh dan pada area jahitan luka, walau gejalanya bisa berbeda. Jika Anda mengalami salah satu, atau lebih, dari tanda-tanda infeksi setelah operasi di bawah ini, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Tanda dan ciri infeksi setelah operasi

Infeksi setelah operasi sebagian besar terjadi pada bekas luka operasi, namun tak menutup kemungkinan bila Anda mengalami infeksi di bagian lain. Berikut adalah beberapa tanda dan ciri-ciri yang umumnya muncul jika Anda mengalami infeksi setelah menjalani operasi:

  • Malaise. Malaise adalah istilah yang menggambarkan sekumpulan gejala seperti lemas, lelah, dan pusing. Kondisi ini umum terjadi ketika seorang pasien yang mengalami infeksi. Karena kelelahan dan merasa sangat lemas, Anda mungkin jadi tertidur lebih lama dari biasanya.
  • Demam. Selain rasa kelelahan yang amat sangat, pasien yang baru saja menjalani operasi, sering mengalami demam. Demam adalah tanda tubuh Anda sedang berusaha untuk melawan bakteri yang sedang menginfeksi. Namun, tak perlu cemas bila Anda mengalami demam ringan yang hanya mencapai 37 derajat celcius, sebab kondisi ini wajar terjadi. Hubungi dokter ika demam yang Anda alami lebih dari 38 derajat celcius.

Sementara, bila infeksi setelah operasi terjadi pada bekas luka operasi, maka gejala yang akan muncul seperti:

  • Bengkak dan kemerahan pada sekitar luka operasi
  • Terasa sakit bila dipegang
  • Permukaan di area luka terasa lebih hangat
  • Terjadi perdarahan dari luka operasi

Apakah saya pasti terkena infeksi setelah operasi?

Hampir semua orang yang menjalani operasi pasti diserang berbagai bakteri yang berpotensi menyebabkan infeksi luka operasi. Pasalnya, ada banyak bakteri di sekitar anda, termasuk di udara, yang siap siaga menyerang Anda. Namun Anda selama ini Anda tidak terinfeksi karena dilindungi oleh kulit yang mampu mencegah bakteri masuk ke dalam tubuh.

Kulit adalah sistem pertahanan tubuh pertama yang membuat bakteri tak dapat menginfeksi tubuh. Sementara, ketika Anda menjalani operasi yang mengharuskan tubuh dibedah bisa membuat jaringan kulit rusak. Hal ini meningkatkan peluang bakteri untuk masuk dan menginfeksi tubuh Anda. Namun, peluang infeksi setelah operasi termasuk kecil, hanya terjadi sebanyak 1-3% dari total kasus. Ini karena infeksi setelah operasi juga dipengaruhi dengan sistem kekebalan tubuh masing-masing pasien. Selain itu, infeksi yang sering terjadi seperti infeksi saluran kencing hingga diare.

Infeksi setelah operasi mungkin muncul setelah Anda keluar dari rumah sakit

Bila Anda mengalami ciri-ciri tersebut ketika masih di rumah sakit, maka Anda akan langsung mendapatkan penanganan yang tepat. Namun hati-hati, kondisi ini juga dapat terjadi ketika sudah di rumah. Jika infeksi muncul saat Anda sudah di rumah, Anda harus segera periksa ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Anda pasti tahu mengayuh sepeda tentunya lebih sehat dibanding naik mobil. Tapi, apa sebenarnya manfaat bersepeda bagi kesehatan tubuh kita?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Sponsored
foto orang yang merawat anggota keluarga yang terkena penyakit kronis; saat mengasuh, penting untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis

Tips Jaga Diri Saat Merawat Orang Sakit Kronis di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 5 menit
mengusir biang keringat

3 Bahan Alami yang Bisa Mengusir Biang Keringat

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit