Siapa Saja yang Perlu Menjalani Operasi Amandel?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Operasi amandel menjadi umum dilakukan dikalangan anak-anak, meskipun beberapa orang dewasa juga melakukannya. Pembedahan untuk mengeluarkan amandel ini juga tergolong aman dan umum dilakukan. Tapi sekarang, banyak dokter yang lebih cenderung menunggu dan menggunakan operasi amandel hanya pada kasus tertentu.

Apa itu operasi amandel?

Operasi amandel dikenal juga dengan nama tonsilektomi, yaitu prosedur bedah yang bertujuan untuk mengobati tonsilitis (amandel) atau peradangan kronis pada amandel. Sedangkan amandel adalah sepasang kelenjar kecil di belakang tenggorakan manusia. Amandel ini mengandung sel darah putih dan berfungsi untuk melawan infeksi dan bakteri yang masuk lewat mulut.

Bila terinfeksi, amandel biasanya akan menjadi bengkak dan ada rasa tidak nyaman pada tenggorokan. Pada kebanyakan kasus, masalah pada amandel ini dapat disembuhkan dengan antibiotik. Namun, bila kondisinya memburuk dan menjadi kronis, pasien dianjurkan untuk menjalani operasi pengangkatan amandel total.

Bagaimana prosedur operasi pengangkatan amandel?

Tonsilektomi atau pengangkatan amandel dapat dilakukan dengan dua metode. Namun, metode yang lebih sering digunakan adalah diseksi diatermi bipolar, karena metode ini dapat mengurangi risiko pendarahan. Metode ini dilakukan dengan menggunakan forcep elektris guna menutup pembuluh darah yang ada di antara amandel dan otot di sekitarnya. Kemudian, amandel akan diangkat satu persatu. Metode ini digunakan ntuk mengeluarkan amandel secara total, untuk memastikan tidak ada jaringan amandel yang tertinggal satupun.

Metode lainnya adalah menggunakan metode intrakapsular. Cara ini menggunakan probe elektris untuk memecah dan menghancurkan protein di jaringan amandel. Probe tersebut, mengandung larutan garam yang dipanaskan dengan arus listrik, sehingga dapat menghancurkan kelenjar yang ada di lapisan amandel. Metode ini tidak terlalu berisiko merusak otot dan pembuluh darah di sekitar amandel.

Kapan operasi amandel harus dilakukan?

Saat amandel yang berada dibelakang tenggorokan Anda sakit dan terinfeksi, inilah waktunya Anda untuk berkonsultasi ke dokter. Jika tonsilitis terjadi berulang kali pada Anda, dokter mungkin menyarankan Anda untuk melakukan operasi amandel. Anda juga disarankan melakukan pengangkatan amandel ketika amandel membengkak dan membuat sulit bernapas di malam hari.

Ada beberapa kondisi tertentu, yang mengharuskan seseorang melakukan operasi pengangkatan amandel:

  • Infeksi amandel terus menerus terjadi.
  • Penyebab masalah lain seperti sleep apnea, yaitu kelainan umum di mana suka berhenti bernapas berkali-kali dalam semalam
  • Operasi akan dilakukan, kalau daerah sekitar amandel Anda terinfeksi dan membentuk kantong nanah, hal itu disebut abses.
  • Dokter akan menyarankan pembedahan jika obat antiobiotik tidak mampu lagi mengatasi bakteri.
  • Adanya tumor pada amandel, meskipun kondisi ini agak jarang terjadi.

Sebelum melakukan operasi, dokter mungkin akan meminta Anda untuk menimbang-nimbang seberapa berpengaruhnya infeksi amandel memengaruhi kehidupan Anda atau anak. Contoh misalnya, beberapa orang tua memilih jalan operasi amandel ketika anaknya mulai sakit terus menerus sehingga mengganggu kegiatan sekolahnya. Atau orang dewasa yang mungkin ingin mempertimbangkan operasi karena infeksi amandel berulang memengaruhi tidur mereka. Dengan pertimbangan dan pengaruh pada kehidupan Anda, maka operasi amandel bisa dilakukan sesuai waktu dan tujuannya pada diri Anda sendiri.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat psoriasis alami

Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit