Posisi Duduk yang Benar untuk Pekerja Kantoran Agar Tidak Cepat Capek

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 Mei 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Duduk bekerja seharian di depan komputer dari pagi hingga sore bisa membuat otot kaku dan membahayakan kesehatan Anda. Untuk menangkal berbagai potensi masalah ini, Anda perlu tahu seperti apa posisi duduk yang benar selama bekerja. Posisi duduk yang baik dapat membantu meningkatkan konsentrasi, menghindari sakit punggung, hingga meningkatkan kepercayaan diri.

Bagaimana posisi duduk yang benar?

sumber: Cleveland Clinic

Menemukan posisi duduk yang benar mengharuskan Anda untuk mengikuti beberapa langkah sederhana. Ulangi langkah-langkah ini dapat membantu tubuh Anda beradaptasi dengan posisi duduk yang baik.

Pertama, mulailah dengan duduk di ujung kursi Anda. Gulung bahu dan leher Anda ke depan ke posisi membungkuk. Kemudian, perlahan tarik kepala dan bahu Anda ke posisi duduk tegak. Dorong punggung bawah Anda ke depan dan condongkan lengkungan tulang belakang Anda. Ini mungkin akan terasa seperti dipaksakan dan tidak nyaman, tetapi tahan posisi ini selama beberapa detik.

Lepaskan posisi duduk ini perlahan, dan tahan punggung Anda. Saat ini Anda sudah duduk dalam posisi postur yang baik.

Jika kursi kantor Anda tidak memiliki penopang untuk tulang punggung bawah, Anda bisa selipkan bantal kecil di antara kursi dan punggung bawah Anda. Alat pendukung ini akan membantu Anda mempertahankan postur tubuh yang baik.

Yang kemudian harus Anda lakukan adalah:

1. Sesuaikan kursi Anda

Gerakkan kursi Anda ke atas atau ke bawah sampai kaki Anda sejajar dengan lantai dan lutut Anda bahkan dengan pinggul Anda. Lengan Anda harus sejajar dengan lantai juga.

Kaki Anda harus mencapai lantai. Jika tidak, gunakan kursi atau sandaran kaki untuk mengangkat kaki agar kaki Anda tidak menggantung.

Letakkan siku Anda di samping dan rentangkan kedua tangan Anda sehingga berbentuk L. Lengan yang diletakkan terlalu jauh dari tubuh Anda bisa menambah tekanan pada otot di lengan dan bahu Anda.

2. Letakkan kaki di lantai

Pastikan berat badan Anda menyebar secara merata di seluruh pinggul Anda. Tekuk lutut Anda pada sudut yang tepat.

Kaki Anda harus rata dengan lantai. Jika Anda mengenakan sepatu dengan hak tinggi, lebih nyaman jika Anda melepasnya. Jika kaki Anda tidak bisa mencapai lantai, gunakan sandaran kaki.

Hindari duduk dengan kaki disilangkan, karena dapat mengurangi aliran darah dan menyebabkan ketegangan otot.

3. Jarak layar dan pandangan Anda

Dari posisi duduk Anda, posisikan layar langsung di depan Anda. Rentangkan lengan Anda dan sesuaikan jarak layar cukup jauh.

Selain itu, sesuaikan seberapa tinggi layar komputer Anda. Bagian atas layar komputer harus tidak lebih dari dua inci di atas tingkat mata Anda. Layar komputer yang telalu rendah atau terlalu tinggi dapat membebani leher dan mata Anda.

Anda juga bisa menyesuaikan tinggi layar komputer dengan menggunakan buku sebagai tumpuan komputer. Sesuaikan tebal buku dengan tinggi layar komputer yang pas untuk Anda.

4. Posisikan keyboard dan mouse dengan benar

Keyboard Anda harus berada tepat di depan komputer Anda. Sisakan 4-6 inci di antara ujung keyboard Anda dan meja sehingga pergelangan tangan Anda memiliki ruang untuk beristirahat saat Anda mengetik.

Jika keyboard Anda tinggi dan Anda harus memiringkan pergelangan tangan Anda untuk mengetik, cari sandaran tangan yang empuk. Bantalan pergelangan tangan dapat membantu memposisikan tangan rata dengan keyboard Anda. Ketegangan saat mengetik dapat menyebabkan kelelahan otot dan rasa sakit.

Selain itu, posisikan mouse Anda sejajar dengan keyboard dan harus mudah untuk dijangkau. Saat Anda menggunakan mouse, pergelangan tangan Anda harus lurus. Lengan atas harus berada di samping Anda dan tangan Anda harus sedikit di bawah siku Anda. Posisi ini membantu mencegah ketegangan pada pergelangan tangan.

5. Letakkan benda yang sering digunakan dalam jangkauan Anda

Benda yang sering Anda gunakan seperti stapler, telepon, notes atau lainnya, sebaiknya letakkan dekat dengan Anda saat Anda sedang duduk. Peregangan saat Anda mengambil benda-benda tersebut Anda butuhkan untuk melatih otot.

6. Gunakan headset

Jika Anda menghabiskan banyak waktu di telepon dan mengetik atau menulis, sebaiknya gunakan loudspeaker pada posel Anda. Namun, jika itu tidak memungkinkan, Anda bisa menggunakan headset. Hal ini dilakukan untuk mengurangi otot kaku, nyeri dan bahkan kerusakan ligamen akibat menekuk leher untuk menopang ponsel.

Jangan lupa bangkit dan istirahatkan tubuh Anda

Duduk dalam jangka waktu yang lama dapat mengurangi aliran darah dan menyebabkan otot kelelahan. Untuk mencegahnya, berikan sedikit waktu untuk istirahat. Anda bisa berdiri sebentar dan regangkan badan Anda (Contek berbagai jenis peregangan sederhana yang bisa Anda lakukan di kantor).

Atau, jalan-jalanlah sebentar. Misalnya untuk ke toilet atau isi air minum. Hal ini berguna untuk kembali melancarkan aliran darah setelah duduk terlalu lama. Jika bisa, ambillah waktu istirahat untuk meregangkan tubuh setidaknya 1-2 menit setiap 30 menit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Benar Posisi Duduk “W” Pada Anak Itu Berbahaya? Ini Kata Para Ahli.

Katanya, posisi duduk menyerupai huruf W berbahaya bagi tumbuh kembang anak. Akan tetapi, apakah hal ini benar? Apa dampak duduk dengan posisi huruf W?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Anak, Parenting 23 Januari 2018 . Waktu baca 3 menit

4 Dampak Bagi Kesehatan Bila Anda Suka Menyilangkan Kaki Saat Duduk

Menyilangkan kaki saat duduk ternyata memiliki bahaya bagi kesehatan. Di antara bahaya yang ditimbulkan ialah berpengaruh buruk pada saraf kaki.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Penis Bisa Kesemutan, dan Apakah Berbahaya?

Bersepeda, duduk kelamaan, dan penyakit tertentu bisa bikin penis kesemutan. Berikut gejala, penyebab, cara mencegah, dan tips mengatasi penis kesemutan.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16 November 2017 . Waktu baca 4 menit

Duduk Terlalu Lama Ternyata Dapat Meningkatkan Risiko Kematian

Apakah Anda sering beraktivitas di depan laptop dengan rentang waktu duduk yang berjam-jam? Duduk terlalu lama ternyata dapat berakibat fatal.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Fakta Unik 17 April 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengatasi tangan sakit mengetik

Tangan Sering Sakit Karena Terlalu Sering Mengetik? Berikut Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 6 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
postur tubuh yang baik

Terbiasa Mempraktikan Postur Tubuh Ideal Baik Bagi Tulang Belakang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2019 . Waktu baca 7 menit
duduk nyaman saat ambeien

Tak Usah Cemas Lagi, Begini Tips Duduk Nyaman Meski Punya Ambeien

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 19 November 2018 . Waktu baca 3 menit
berdiri bakar kalori

Apa Benar Banyak Berdiri Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 14 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit