Langkah Pertolongan Pertama yang Tepat Saat Tersengat Listrik atau Kesetrum

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 April 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sengatan listrik merupakan salah satu kegawatan yang dapat dijumpai di rumah sakit. Sekitar 1000 kematian akibat sengatan listrik terjadi setiap tahunnya, di mana luka akibat sengatan listrik menyebabkan angka kematian sebesar 3-5% atau 3-5 kematian dari setiap 100 kejadian. Kasus ini umumnya terjadi di lingkungan kerja pada orang dewasa, dan di lingkungan rumah pada anak-anak.

Apa saja yang dapat menyebabkan sengatan listrik (kesetrum)?

Sengatan listrik merupakan kerusakan jaringan luas yang disebabkan oleh arus listrik. Beberapa penyebab paling umum dari sengatan listrik adalah:

  • Kontak dengan alat-alat listrik atau kabel yang tidak terlapisi oleh konduktor.
  • Sambaran listrik dari kabel listrik tegangan tinggi.
  • Sambaran petir.
  • Kontak dengan mesin atau alat-alat dalam lingkungan kerja.
  • Pada anak-anak sering disebabkan karena anak mencolek atau menyentuh sumber listrik dengan bahan logam lainnya.

Kenapa sengatan listrik berbahaya?

Dibandingkan dengan luka bakar lainnya, sengatan listrik lebih berbahaya karena luka yang terlihat di permukaan sering kali tidak menggambarkan kondisi sebenarnya dari korban. Tubuh manusia merupakan penghantar listrik baik, yang berarti bahwa apabila manusia tersengat listrik, maka listrik bisa dihantarkan ke seluruh tubuh sehingga kerusakan yang terjadi bisa sangat luas. Sering kali kerusakan terbesar terjadi pada jaringan saraf, pembuluh darah, dan otot. Hal ini disebabkan oleh resistensi organ tersebut yang lebih rendah sesuai dengan hukum Ohm.

Apa saja tanda dan gejala dari sengatan listrik?

Tanda dan gejala sengatan listrik bermacam-macam, tergantung organ apa saja yang dilalui dan dirusak oleh arus listrik. Berat-ringannya kerusakan organ dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti: berapa lama kontak dengan arus listrik terjadi, tipe arus listrik dan seberapa kuat arus listrik, bagaimana penyebaran listrik di dalam tubuh, dan bagaimana kondisi kesehatan korban secara umum. Arus listrik sebesar >200.000 Ampere dengan >30×106 Volt menyebabkan angka kematian yang tinggi walaupun waktu kontaknya singkat.

Risiko pada organ tubuh yang diakibatkan oleh sengatan listrik (kesetrum)

Saat Anda tersengat listrik, tergantung tingkat keparahannya, hal-hal berikut mungkin terjadi dalam tubuh Anda:

  • Jantung: penurunan atau peningkatan tekanan darah, kerusakan otot jantung, gangguan irama jantung, infark koroner, nyeri dada, dan henti jantung yang bisa menyebabkan kematian.
  • Saraf: nyeri kepala, kelemahan, pembengkakan otak, gangguan status mental, insomnia, gelisah, kejang, koma, dan gangguan sumsum tulang.
  • Otot: kematian otot, sindrom kompartemen.
  • Tulang: dislokasi sendi dan patah tulang.
  • Kulit: luka bakar akibat sengatan listrik.
  • Pembuluh darah: pembentukan gumpalan darah dalam pembuluh, gangguan pembekuan darah, pecahnya pembuluh darah.
  • Paru-paru: penumpukan cairan di paru, trauma jalan nafas, cedera otot paru dan henti nafas.
  • Ginjal: gangguan elektrolit, gangguan pH tubuh, gagal ginjal akut.
  • Penglihatan : peradangan dan perdarahan di bola mata, luka bakar kornea, katarak.
  • Pendengaran: peradangan tulang mastoid, gendang telinga robek, pendengaran berdenging, hilangnya pendengaran.
  • Kehamilan: kematian pada janin, aborsi spontan.

Bagaimana cara menangani sengatan listrik (kesetrum)?

Berikut ini adalah yang harus Anda lakukan saat menghadapi situasi di mana seseorang tersengat listrik.

  • Matikan sumber arus listrik atau cabut kabel yang menyebabkan sengatan, jika aman.
  • Jika arus listrik tidak bisa dihentikan, dorong korban dengan alat yang tidak menghantarkan listrik, misalnya sapu, kursi, atau tongkat kayu. Gunakan alas kaki atau berdirilah di atas bahan yang tidak menghantarkan listrik seperti matras karet atau tumpukan koran.
  • Hubungi klinik kesehatan terdekat.
  • Setelah pasien aman, cek pernapasan dan denyut jantung pasien. Jika ditemukan henti napas atau jantung, lakukan pertolongan pertama sesuai kemampuan.
  • Tetap bersama pasien sampai bantuan kesehatan tiba.

Yang tak boleh dilakukan untuk menangani sengatan listrik (kesetrum)?

Anda mungkin saja bermaksud baik dan ingin membantu, namun perhatikan juga hal-hal berikut ini supaya upaya pertolongan tidak akan malah berakibat fatal bukan saja bagi korban, tapi juga bagi Anda yang menolongnya.

  • Hindari posisi terlalu dekat dengan korban jika tersengat oleh kabel listrik tegangan tinggi.
  • Jangan menarik atau mendorong korban dengan tangan kosong, handuk basah, atau bahan logam jika korban masih berkontak dengan arus listrik.
  • Jangan memindahkan korban setelah arus dimatikan, kecuali ada risiko kebakaran atau ledakan. Sengatan listrik dapat menimbulkan komplikasi berupa kerusakan saraf atau patah tulang, sehingga mengubah posisi korban dapat memperparah komplikasi yang ada.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

    Lidah buaya dan cuka apel adalah dua obat alami yang sering digunakan untuk penyakit psoriasis. Seberapa efektif kerja obat herbal psoriasis ini?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Penyakit Kulit, Psoriasis 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

    Ada sejumlah pilihan obat cacing kremi yang bisa Anda coba, mulai dari obat kimia atau obat dari bahan alami. Baca selengkapnya dalam artikel ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hidup Sehat, Tips Sehat 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

    Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

    Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    gangguan pencernaan anak

    Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit
    perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

    Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

    Ditulis oleh: Priscila Stevanni
    Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    cedera kaki pakai tongkat kruk

    Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    psoriasis kuku

    Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit