Pentingnya Memakai Masker Saat Flu

Oleh

Anda sering memakai masker saat flu? Atau Anda selalu menganjurkan orang di kantor Anda memakai masker jika sakit? Tindakan Anda sudah benar, namun seberapa efektifkah masker yang Anda kenakan? Apakah Anda sudah memakai masker Anda dengan benar? Apakah memakai masker saja sudah cukup untuk mencegah penularan penyakit?

Benarkah pakai masker saat flu efektif mencegah penularan?

Selama bertahun-tahun, awalnya para ilmuwan meragukan apakah pemakaian masker dapat mencegah penyebaran virus. Namun, baru dalam beberapa tahun terakhir ini, dunia kedokteran yakin bahwa pemakaian masker sangatlah membantu. Sebuah penelitian pada tahun 2008, mengungkapkan bahwa ketika digunakan dengan benar, maka pemakaian masker sangatlah efektif dalam mencegah penyebaran virus. Penelitian lain yang melibatkan 400 orang, memperoleh hasil yang serupa. Penelitian tersebut menemukan bahwa risiko menderita flu turun sebanyak 70% pada peserta yang mencuci tangan mereka secara berkala dan memakai masker.

BACA JUGA: 7 Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Flu

Berbagai jenis masker

Secara umum terdapat dua jenis masker yang dapat digunakan sebagai proteksi terhadap infeksi, yang pertama adalah facemask  atau masker wajah, dan yang kedua adalah respirator. Facemask merupakan masker yang biasa kita lihat dan paling banyak digunakan sehari-hari, masker ini merupakan masker sekali pakai yang tidak terlalu melekat erat pada wajah pemakai. Dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lain biasanya memakai masker jenis ini saat menangani pasien. Masker ini dapat mencegah berpindahnya partikel besar dari cairan tubuh yang mungkin mengandung virus dari bersin atau batuk pasien. Namun, kekurangannya, masker jenis ini tidak dapat mencegah berpindahnya kontaminan kecil yang berpindah melalui udara.

Respirator, atau yang dikenal juga dengan masker respirator N95, merupakan masker yang dirancang khusus untuk melindungi pemakai dari partikel kecil di udara yang mungkin mnegandung virus. Masker ini telah disertifikasi oleh CDC (Centers for Disease Control and Prevention). Nama N95 sendiri berasal dari kemampuan masker ini untuk menyaring 95% partikel udara. Selain digunakan oleh petugas kesehatan, masker jenis ini juga biasa dipakai dalam pengecatan atau ketika seseorang menangani sebuah bahan yang memiliki kemungkinan beracun. Tidak seperti facemask yang tidak dapat menutupi sempurna wajah dari pemakai, respirator dirancang agar dapat melekat sempurna pada wajah dan tidak menyisakan celah sedikitpun bagi virus untuk masuk.

BACA JUGA: 12 Makanan Agar Anda Tak Gampang Sakit

Bagaimana cara memakai masker dengan benar?

Pada tahun 2010, CDC memperbarui alur pencegahan flu yang mereka keluarkan. Mereka merekomendasikan penggunaan masker bagi para petugas kesehatan ketika melakukan kontak dengan penderita flu. CDC juga menyarankan untuk memberikan masker kepada pasien yang menunjukkan gejala infeksi pernapasan.

Masker memang dapat menurunkan risiko seseorang tertular flu. Akan tetapi hal ini baru akan terjadi jika masker tersebut digunakan dengan benar. Berikut adalah cara memakai masker yang tepat:

  • Pakailah masker ketika berada dalam jarak kira-kira dua meter dari orang yang sakit.
  • Posisikan agar masker menutupi hidung, mulut, dan dagu. Usahakan agar tidak menyentuh masker yang Anda pakai lagi hingga saat melepasnya.
  • Pakai masker sebelum mendekati penderita flu.
  • Kenakan masker jika Anda sedang flu dan harus bepergian ke tempat umum.
  • Setelah Anda selesai menggunakan masker, buang masker Anda dan cuci kedua tangan Anda. Jangan pernah menggunakan masker yang sama dua kali.

Kesimpulan

Mencegah masih lebih baik daripada mengobati. Mencegah diri Anda terpapar oleh virus merupakan metode terbaik dalam menghadapi flu atau penyakit lain. Masker merupakan salah satu metode yang sangat baik, namun tentu saja perlu disertai dengan cara penggunaan yang tepat. Selain masker, salah satu tindakan pencegahan yang tidak kalah penting adalah dengan mencuci tangan. Selain itu, Anda juga dapat memproteksi diri Anda dengan vaksin untuk mencegah diri Anda terjangkit penyakit tertentu.

BACA JUGA: Hati-hati, Anda Bisa Tertular 4 Penyakit Ini Kalau Sering ke Rumah Sakit

Sumber
Yang juga perlu Anda baca