5 Hal yang Perlu Dihindari Jika Anda Menderita Anemia Defisiensi G6PD

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang Mei 24, 2020
Bagikan sekarang

Anemia defisiensi G6PD merupakan penyakit genetik yang disebabkan karena tubuh tidak memiliki cukup enzim glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD). Penderita anemia G6PD perlu menghindari beberapa pantangan. Pasalnya, sel-sel darah merah yang kekurangan G6PD sangat rentan mengalami kerusakan.

Beragam pantangan bagi penderita anemia G6PD

Enzim G6PD berfungsi melindungi sel-sel darah merah dari kerusakan dan penguraian yang terlalu cepat. Tanpa G6PD yang memadai, sel darah merah menjadi lebih sensitif dan mudah rusak akibat pemicu berupa makanan, obat-obatan, ataupun infeksi.

Kerusakan sel darah merah lantas menimbulkan gejala anemia seperti badan lesu, pusing, pucat, dan sebagainya. Untuk mengurangi risiko kambuhnya penyakit, berikut beberapa pantangan bagi penderita anemia G6PD.

1. Konsumsi antibiotik

Tablet obat batuk antibiotik

Penderita anemia G6PD sebenarnya boleh meminum antibiotik. Namun, beberapa jenis antibiotik bisa memicu pembentukan antibodi yang keliru menganggap sel darah merah sebagai ancaman. Akibatnya, sel darah merah terurai dengan cepat dan memicu gejala anemia.

Jika Anda menderita anemia G6PD, berkonsultasilah dengan dokter sebelum meminum antibiotik jenis apa pun. Sebagai gambaran, berikut beberapa antibiotik umum yang perlu Anda hindari:

  • Golongan cephalosporin
  • Golongan quinolone seperti ciprofloxacin, moxifloxacine, dan norfloxacine
  • Golongan penisilin dan obat-obat turunannya
  • Golongan nitrofuran seperti nitrofurantoin dan nitrofurazone
  • Golongan sulfonamide yang berawalan ‘sulfa’
  • Chlorampenicol

2. Konsumsi aspirin

obat aspirin untuk diabetes

Meski efektif mengatasi nyeri, obat aspirin termasuk dalam pantangan bagi penderita anemia G6PD. Hal ini disebabkan karena asam asetilsalisilat yang merupakan bahan utama aspirin dapat memicu penguraian sel darah merah seperti halnya antibiotik.

Sebagai ganti aspirin, Anda dapat memilih ibuprofen yang lebih aman. Paracetamol juga relatif aman, tapi obat ini memiliki sedikit risiko bagi penderita anemia G6PD. Jika gejala muncul setelah Anda meminum paracetamol, segera hentikan penggunaan obat.

3. Kacang fava

Sumber: Tori Avey

Konsumsi kacang fava dapat menimbulkan gejala anemia pada orang yang kekurangan G6PD. Dahulu, banyak orang menduga bahwa kondisi yang dikenal sebagai favism ini disebabkan karena reaksi alergi terhadap kacang fava. Padahal, tidak demikian.

Para ahli menemukan bahwa kacang fava mengandung senyawa vicine dan convicine dalam jumlah tinggi. Kedua senyawa ini dapat memicu penguraian sel darah merah sehingga menjadi salah satu pantangan bagi penderita anemia G6PD.

4. Beberapa jenis makanan, suplemen, dan bahan tambahan produk

kedelai mencegah dan menurunkan risiko kanker

Selain kacang fava, beberapa jenis makanan, suplemen, dan bahan tambahan yang terdapat pada produk tertentu juga bisa memicu penguraian sel darah merah. Melansir The Aga Khan University Hospital, berikut beberapa produk yang perlu Anda hindari:

  • Produk kacang kedelai
  • Blueberry dan produk yang mengandung buah tersebut
  • Makanan mengandung pewarna biru atau asam askorbat sintetis
  • Air tonik mengandung quinine
  • Permen, tablet pelega tenggorokan, dan larutan kumur mengandung mentol
  • Suplemen vitamin K
  • Suplemen zat besi yang tidak jelas dosisnya

5. Konsumsi obat antimalaria

Obat-obatan stroke ringan

Jenis obat lainnya yang menjadi pantangan bagi penderita anemia G6PD adalah obat antimalaria, terutama yang berakhiran dengan ‘quine’. Alasannya tidak lain karena obat ini dapat menyebabkan penguraian banyak sel darah merah dalam waktu cepat.

Oleh sebab itu, orang yang perlu meminum obat antimalaria biasanya perlu menjalani tes terlebih dulu untuk menentukan apakah ia mengalami kekurangan G6PD. Jika ya, dokter perlu memberikan obat antimalaria lain yang lebih aman bagi Anda.

Langkah terbaik mengatasi anemia G6PD adalah dengan menghindari faktor-faktor yang menjadi pantangan bagi Anda sebagai penderita. Faktor-faktor tersebut mencakup makanan, obat-obatan, serta hal lain yang mungkin sering Anda temui dalam kegiatan sehari-hari.

Namun, apabila anemia G6PD bertambah parah, Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan tindak penanganan. Penanganan biasanya berupa terapi oksigen dan transfusi darah untuk mengembalikan jumlah sel merah.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Anemia Sideroblastik

Anemia sideroblastik adalah penyakit kelainan darah. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta mencegahnya di Hello Sehat.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z November 10, 2019

Menstruasi Juga Bisa Sebabkan Anemia, Ini 4 Cara Mencegahnya

Menstruasi berat yang berlangsung lebih lama dari periode normal bisa menyebabkan anemia. Lalu, bagaimana cara mencegah anemia saat menstruasi?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu

Cara Mencegah Anemia pada Ibu Hamil

Upaya pencegahan anemia pada ibu hamil penting untuk dilakukan agar kondisi kesehatan sang ibu dan janin tetap sehat dan terhindar dari komplikasi kehamilan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Nabila Azmi

Memahami Kadar Hb Rendah Pada Bayi Baru Lahir dan Bahayanya

Hemoglobin (Hb) penting bagi kelangsungan hidup manusia. Apa jadinya jika kadar hb pada bayi yang baru lahir rendah? Yuk, pahami di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

Hal yang Perlu Diperhatikan Pasien Anemia Saat Puasa Ramadan

Hal yang Perlu Diperhatikan Pasien Anemia Saat Puasa Ramadan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ulfa Rahayu
Tanggal tayang April 24, 2020
7 Cara Pencegahan Anemia yang Utama

7 Cara Pencegahan Anemia yang Utama

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal tayang Februari 26, 2020
Anemia Gravis

Anemia Gravis

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal tayang Januari 16, 2020
3 Manfaat Penting Buah dan Sayur Bagi Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

3 Manfaat Penting Buah dan Sayur Bagi Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal tayang Desember 12, 2019